alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 20, 2022

Huni Sel Nusa Lembongan, Eks Wagub Sudikerta Dikabarkan Positif Corona

DENPASAR– Mantan Wakil Gubernur (Wagub) Bali I Ketut Sudikerta, 53, yang saat ini menghuni Lapas Kelas IIA Kerobokan dikabarkan positif Covid-19 (Corona).

Politikus Golkar yang dijuluki Tomi Kecil itu, menjadi salah satu diantara 91 warga binaan lapas yang terpapar Covid-19.

Informasi yang beredar, Sudikerta yang selama ini menghuni sel atau Wisma Nusa Lembongan ikut menjalani rapid test bersama warga binaan lainnya. Hasil tes cepat Sudikerta dinyatakan reaktif.

Karena reaktif, mantan Wabup Badung itu harus menjalani tes lanjutan swab test.

Hasilnya, Sudikerta yang harus menjalani pidana penjara selama enam tahun itu dinyatakan positif Covid-19.

Terpidana kasus penipuan terhadap Alim Markus bos PT Maspion Group itu pun harus diisolasi. Informasinya, Sudikerta diisolasi di aula lapas.

Namun, beredar kabar tak sedap kalau politisi asal Pecatu, Kuta Selatan, Badung, itu tidak lagi menghuni aula sebagaimana warga binaan lain yang menjalani isolasi. Sudikerta disebut kembali ke selnya.

Baca Juga:  Lagi, Sudikerta Klaim Sudah Genggam Tandem, Janji Segera Rilis

Sayangnya, terkait kabar Sudikerta positif Covid-19 ini Kalapas Kelas IIA Kerobokan, Yulius Sahruza tidak bisa dikonfirmasi. Beberapa kali dihubungi melalui telepon genggamnya tidak diangkat. 

Lapas Kelas IIA Kerobokan sejak kasus menjadi klaster baru Covid-19 terkesan menutup rapat data. Tidak ada perkembangan data yang disampaikan, terutama hasil tes susulan 132 warga binaan beberapa hari lalu.

Humas Kanwil Hukum dan HAM Bali, I Putu Surya Dharma yang dikonfirmasi terpisah juga mengaku belum mendapat perkembangan data lebih lanjut dari Lapas Kelas IIA Kerobokan. “Sampai sekarang kami belum menerima data terbaru dari lapas,” ujar Surya melalui telepon selulernya kemarin (29/10).

Ditanya informasi Sudikerta positif Covid-19, Surya tidak bisa memberikan komentar. Ia kembali mengaku belum mendapat data dari lapas, sehingga tidak bisa bicara lebih banyak. “Kami masih menunggu data dari lapas,” tukasnya.

Baca Juga:  Polda Bali Belum Temukan Pelaku Pemasang Poster Provokatif Omnibus Law

Sementara itu, Warsa T. Bhuwana, pengacara Sudikerta sekaligus koleganya di partai Golkar saat dikonfirmasi terpisah menyebut Sudikerta dalam keadaan sehat.

Warsa mengaku mendapat informasi dari Ida Ayu Ketut Sri Sumiantini, istri Sudikerta. “Informasi dari Ibu (istri Sudikerta), Bapak (Sudikerta) sehat walafiat,” kata Warsa.

Jadi, Sudikerta tidak positif Covid-19? “Pak Sudikerta sehat walafiat, beliau kesehariannya rutin olahraga pingpong bersama napi lain,” jelasnya.

Saat ditanya istri Sudikerta mendapat informasi dari mana, apakah langsung datang ke lapas, Warsa mengiyakan. “Iya, datang menjenguk ke sana (lapas),” ucapnya.

Hal ini cukup aneh. Pasalnya, sejak lapas mengumumkan 91 warga binaan terpapar Covid-19, lapas langsung mengisolasi diri dengan meniadakan kunjungan. Bahkan, lapas juga tidak menerima tahanan titipan dari kejaksaan.

Terkait hal itu, Warsa menyebut istri Sudikerta mendapat informasi dari sipir lapas. “Istrinya selalu minta informasi dari lapas tentang keadaan suaminya,” dalih Warsa T Buana. 



DENPASAR– Mantan Wakil Gubernur (Wagub) Bali I Ketut Sudikerta, 53, yang saat ini menghuni Lapas Kelas IIA Kerobokan dikabarkan positif Covid-19 (Corona).

Politikus Golkar yang dijuluki Tomi Kecil itu, menjadi salah satu diantara 91 warga binaan lapas yang terpapar Covid-19.

Informasi yang beredar, Sudikerta yang selama ini menghuni sel atau Wisma Nusa Lembongan ikut menjalani rapid test bersama warga binaan lainnya. Hasil tes cepat Sudikerta dinyatakan reaktif.

Karena reaktif, mantan Wabup Badung itu harus menjalani tes lanjutan swab test.

Hasilnya, Sudikerta yang harus menjalani pidana penjara selama enam tahun itu dinyatakan positif Covid-19.

Terpidana kasus penipuan terhadap Alim Markus bos PT Maspion Group itu pun harus diisolasi. Informasinya, Sudikerta diisolasi di aula lapas.

Namun, beredar kabar tak sedap kalau politisi asal Pecatu, Kuta Selatan, Badung, itu tidak lagi menghuni aula sebagaimana warga binaan lain yang menjalani isolasi. Sudikerta disebut kembali ke selnya.

Baca Juga:  WOW, Ini Kata Istri yang Diselingkuhi Suami dari Lapas Kerobokan Denpasar

Sayangnya, terkait kabar Sudikerta positif Covid-19 ini Kalapas Kelas IIA Kerobokan, Yulius Sahruza tidak bisa dikonfirmasi. Beberapa kali dihubungi melalui telepon genggamnya tidak diangkat. 

Lapas Kelas IIA Kerobokan sejak kasus menjadi klaster baru Covid-19 terkesan menutup rapat data. Tidak ada perkembangan data yang disampaikan, terutama hasil tes susulan 132 warga binaan beberapa hari lalu.

Humas Kanwil Hukum dan HAM Bali, I Putu Surya Dharma yang dikonfirmasi terpisah juga mengaku belum mendapat perkembangan data lebih lanjut dari Lapas Kelas IIA Kerobokan. “Sampai sekarang kami belum menerima data terbaru dari lapas,” ujar Surya melalui telepon selulernya kemarin (29/10).

Ditanya informasi Sudikerta positif Covid-19, Surya tidak bisa memberikan komentar. Ia kembali mengaku belum mendapat data dari lapas, sehingga tidak bisa bicara lebih banyak. “Kami masih menunggu data dari lapas,” tukasnya.

Baca Juga:  Tak Halangi Harapan Nasabah, Kejari Pastikan Proses Hukum Jalan Terus

Sementara itu, Warsa T. Bhuwana, pengacara Sudikerta sekaligus koleganya di partai Golkar saat dikonfirmasi terpisah menyebut Sudikerta dalam keadaan sehat.

Warsa mengaku mendapat informasi dari Ida Ayu Ketut Sri Sumiantini, istri Sudikerta. “Informasi dari Ibu (istri Sudikerta), Bapak (Sudikerta) sehat walafiat,” kata Warsa.

Jadi, Sudikerta tidak positif Covid-19? “Pak Sudikerta sehat walafiat, beliau kesehariannya rutin olahraga pingpong bersama napi lain,” jelasnya.

Saat ditanya istri Sudikerta mendapat informasi dari mana, apakah langsung datang ke lapas, Warsa mengiyakan. “Iya, datang menjenguk ke sana (lapas),” ucapnya.

Hal ini cukup aneh. Pasalnya, sejak lapas mengumumkan 91 warga binaan terpapar Covid-19, lapas langsung mengisolasi diri dengan meniadakan kunjungan. Bahkan, lapas juga tidak menerima tahanan titipan dari kejaksaan.

Terkait hal itu, Warsa menyebut istri Sudikerta mendapat informasi dari sipir lapas. “Istrinya selalu minta informasi dari lapas tentang keadaan suaminya,” dalih Warsa T Buana. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/