Rabu, 26 Jan 2022
Radar Bali
Home / Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Dari Tewasnya Wisatawan Asal Mojokerto

Sebelum Meninggal, Korban Sempat Minta Tolong Dibelikan Air Minum

29 November 2021, 19: 45: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

Sebelum Meninggal, Korban Sempat Minta Tolong Dibelikan Air Minum

Petugas kepolisian dari Polsek Kuta Utara bersama tim medis saat melakukan olah TKP dan pemeriksaan jenazah Wahyu Wibowo di vila (Istimewa)

Share this      

FAKTA baru terungkap dari heboh meninggalnya wisatawan domestik (Wsidom) asal Mojokerto, Jawa Timur (Jatim) Wahyu Wibowo.

Niat berlibur ke Pulau Dewata Bali, Wahyu malah pulang ke kampung halamanya dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Kini di tengah polisi melakukan penyelidikan atas penyebab kematian korban, ada cerita di balik meninggalnya korban yang mendadak. Seperti apa?

Baca juga: Pengeroyokan Geng Motor Berakhir setelah Warga Datang Bawa Kayu

MARCELL PAMPURS, Mangupura

HIDUP mati seseorang tak pernah tahu. Seperti juga yang dialami Wahyu Wibowo. Niat ingin liburan ke Bali, pria 34 tahun ini malah ditemukan meninggal di vila tempatnya menginap.

Korban ditemukan oleh Saksi IGA Putu Wira, salah satu karyawan vila di Jalan Batu Belig, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, Sabtu (27/11/2021).

Bahkan sebelum dinyatakan meninggal dunia, korban juga sempat dikatakan masih bernafas.

Selain itu, masih dari keterangan saksi di TKP, korban juga dikatakan masih bisa berkomunikasi. Bahkan korban sempat meminta tolong saksi untuk dibelikan air minum ke warung.

Singkat cerita, atas permintaan korban, Saksi IGA Putu Wira itu pun keluar vila untuk membelikan air minuman korban.

Usai membelikan air minum, selang beberapa saat kemudian, Saksi Putu Wira kembali ke kamar korban untuk memberikan minuman.

Namun saat memasuki kamar, saksi kaget saat menemukan pria asal Mojokerto, Jawa Timur itu sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri alias pingsan. 

Panik dengan yang dilihatnya, saksi kemudian memanggil warga sekitar dan juga kepala lingkungan hingga petugas medis dari Puskesmas.

Namun dari hasil pemeriksaan medis, korban sudah dinyatakan meninggal dunia "Korban sudah dinyatakan meninggal dunia, sehingga saksi menghubungi lah pihak kepolisian terdekat (Polsek Kuta Utara)," terang Kasi Humas Polres Badung, Iptu Ketut Sudana.

Selanjutnya, usai tiba dan melakukan olah TKP, dengan dibantu petugas medis dan warga, petugas kepolisian kemudian mengevakuasi jasad korban ke RSUP Sanglah Denpasar.

 "Saat ini anggota kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim medis di RSUP Sanglah Denpasar untuk mengetahui secara persis penyebab kematiannya," tukasnya.

(rb/mar/pra/JPR)


 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia