alexametrics
26.5 C
Denpasar
Friday, August 12, 2022

Terpapar Peluru Senapan Angin, Kondisi Bocah SD Itu Terus Memburuk

DENPASAR  –  I Made Dwiguna Ariasa bocah berusia 9 tahun asal Banjar Yeh Mampeh, Desa Batur Selatan Kecamatan Kintamani, Bangli masih kritis dan tidak sadarkan diri di RS Sanglah.

Bocah yang masih duduk di kelas 3 SD ini harus mendapat perawatan intensif di ruangan anak IGD RS Sanglah.

Kasubbag humas RS Sanglah I Dewa Ketut Kresna mengatakan, kondisi I Made Dwiguna Ariasa benar-benar kritis.

Bahkan, dokter belum berani mengambil tindakan medis seperti operasi dan tindakan medis lainnya karena kondisinya yang terus memburuk.

Bocah tersebut datang sekitar pukul 19.00 diantar dengan menggunakan mobil ambulans RSUD Bangli. Dari keterangan medis yang ada I Made Dwiguna Ariasa terkena peluru senapan angin orang tuanya sendiri.

Baca Juga:  Epilepsi Kambuh, Remaja 15 Tahun Tewas Saat Bermain Futsal

Luka yang dialami bocah Bangli tersebut sangat serius yang berada di bagian pelipis mata sebelah kiri. Bahkan korban mengalami pendarahan saat dirujuk ke RS Sanglah.

Hingga saat ini peluru masih bersarang di bagian pelipis mata korban. “Saat ini I Made Dwiguna Ariasa masih mendapat perawatan intensif di IGD RS Sanglah,” ungkap Dewa.

Keluarga korban yang ditemui di IGD RS Sanglah belum berani memberikan keterangan apapun terkait kronologis kejadian yang menimpa I Made Dwiguna Ariasa.

Karena kejadian menjadi ranah pihak kepolisian. “Jadi, mohon maaf kami belum berani berikan keterangan apapun,” ungkap keluarga korban.



DENPASAR  –  I Made Dwiguna Ariasa bocah berusia 9 tahun asal Banjar Yeh Mampeh, Desa Batur Selatan Kecamatan Kintamani, Bangli masih kritis dan tidak sadarkan diri di RS Sanglah.

Bocah yang masih duduk di kelas 3 SD ini harus mendapat perawatan intensif di ruangan anak IGD RS Sanglah.

Kasubbag humas RS Sanglah I Dewa Ketut Kresna mengatakan, kondisi I Made Dwiguna Ariasa benar-benar kritis.

Bahkan, dokter belum berani mengambil tindakan medis seperti operasi dan tindakan medis lainnya karena kondisinya yang terus memburuk.

Bocah tersebut datang sekitar pukul 19.00 diantar dengan menggunakan mobil ambulans RSUD Bangli. Dari keterangan medis yang ada I Made Dwiguna Ariasa terkena peluru senapan angin orang tuanya sendiri.

Baca Juga:  Sebelum Kejadian, Korban Berencana Pamitan Pulang Kampung ke Suami

Luka yang dialami bocah Bangli tersebut sangat serius yang berada di bagian pelipis mata sebelah kiri. Bahkan korban mengalami pendarahan saat dirujuk ke RS Sanglah.

Hingga saat ini peluru masih bersarang di bagian pelipis mata korban. “Saat ini I Made Dwiguna Ariasa masih mendapat perawatan intensif di IGD RS Sanglah,” ungkap Dewa.

Keluarga korban yang ditemui di IGD RS Sanglah belum berani memberikan keterangan apapun terkait kronologis kejadian yang menimpa I Made Dwiguna Ariasa.

Karena kejadian menjadi ranah pihak kepolisian. “Jadi, mohon maaf kami belum berani berikan keterangan apapun,” ungkap keluarga korban.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/