alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, July 7, 2022

OMG, Wanita di Buleleng Dibui Gegara Tilep Uang Rp537 Juta Untuk Judi

SINGARAJA– Taruhan judi online memakan korban.

Kali ini, demi obsesi menang taruran judi online, seorang perempuan muda bernama Ni Putu Ari Susanti, 32, warga Desa Panji Anom, gelap mata dan menilep uang perusahaan tempatnya bekerja hingga ratusan juta.

Apesnya, selain uang habis untuk bermain judi online, ia juga berakhir di balik jeruji.

Aksi tersebut diduga telah dilakukan sepanjang tahun 2021 ini. Namun pihak perusahaan baru melaporkannya pada 15 Desember lalu.

Begitu menerima laporan tersebut, dalam hitungan hari polisi langsung menetapkan tersangka.

Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto mengatakan, aksi itu dilakukan oleh tersangka Ari Susanti pada 13 Desember 2021 lalu.

Pada 11 Desember 2021 lalu, tersangka mendatangi salah satu outlet ponsel di wilayah Kelurahan Banyuning.

Tersangka menagih uang langganan pembelian pulsa. Uang itu ternyata tidak disetorkan ke perusahaan. Melainkan disetor ke rekening pribadi suami tersangka. Saat itu uang yang disetor ke rekening pribadi mencapai Rp 300 juta.

Selanjutnya pada 13 Desember, hal serupa kembali dilakukan. Kali ini uang yang disetorkan ke rekening pribadi mencapai Rp 338 juta. Uang itu kemudian digunakan kembali oleh tersangka untuk kepentingan pribadinya.

“Jadi sebagian uang yang diterima itu dipergunakan untuk bermain judi online. Uang sebesar Rp 537 juta ditarik tunai oleh pelaku dan suaminya. Sisanya yang Rp 115 juta telah disita oleh penyidik,” kata Andrian saat memberikan keterangan pers di Mapolres Buleleng pada Rabu (29/12).

Selanjutnya, atas perbuatannya, kata AKBP Andrian tersangka dijerat Pasal 372 KUHP juncto Pasal 374 KUHP tentang Tindak Pidana Penggelapan di dalam perusahaan, dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. 



SINGARAJA– Taruhan judi online memakan korban.

Kali ini, demi obsesi menang taruran judi online, seorang perempuan muda bernama Ni Putu Ari Susanti, 32, warga Desa Panji Anom, gelap mata dan menilep uang perusahaan tempatnya bekerja hingga ratusan juta.

Apesnya, selain uang habis untuk bermain judi online, ia juga berakhir di balik jeruji.

Aksi tersebut diduga telah dilakukan sepanjang tahun 2021 ini. Namun pihak perusahaan baru melaporkannya pada 15 Desember lalu.

Begitu menerima laporan tersebut, dalam hitungan hari polisi langsung menetapkan tersangka.

Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto mengatakan, aksi itu dilakukan oleh tersangka Ari Susanti pada 13 Desember 2021 lalu.

Pada 11 Desember 2021 lalu, tersangka mendatangi salah satu outlet ponsel di wilayah Kelurahan Banyuning.

Tersangka menagih uang langganan pembelian pulsa. Uang itu ternyata tidak disetorkan ke perusahaan. Melainkan disetor ke rekening pribadi suami tersangka. Saat itu uang yang disetor ke rekening pribadi mencapai Rp 300 juta.

Selanjutnya pada 13 Desember, hal serupa kembali dilakukan. Kali ini uang yang disetorkan ke rekening pribadi mencapai Rp 338 juta. Uang itu kemudian digunakan kembali oleh tersangka untuk kepentingan pribadinya.

“Jadi sebagian uang yang diterima itu dipergunakan untuk bermain judi online. Uang sebesar Rp 537 juta ditarik tunai oleh pelaku dan suaminya. Sisanya yang Rp 115 juta telah disita oleh penyidik,” kata Andrian saat memberikan keterangan pers di Mapolres Buleleng pada Rabu (29/12).

Selanjutnya, atas perbuatannya, kata AKBP Andrian tersangka dijerat Pasal 372 KUHP juncto Pasal 374 KUHP tentang Tindak Pidana Penggelapan di dalam perusahaan, dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/