alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 20, 2022

Beraksi di 3 Pulau di Indonesia, Bule Pelaku Skimming di Bekuk di Bali

DENPASAR – Direktorat Kriminal Khusus Polda Bali Subdit V Unit Cyber berhasil menangkap dua orang WNA asal Bulgaria pelaku skimming.

Mereka yang ditangkap yakni Metodi Angelev Nikolov, dan Yanko Naydenov Barisov, 34. Mereka diketahui sebagai pelaku skimming yang beraksi di Bali, Surabaya – Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Wadirreskrimsus Polda Bali AKBP Bambang Tertianto di Mapolda Bali mengatakan, dalam melakukan aksiya para tersangka memasang peralatan berupa satu set router yang diselipkan disamping modem mesin nomor ATM.

Fungsi alat tersebut yakni untuk mengambil data nasabah. Selain itu, para pelaku juga memasang kamera tersembunyi yang ditempel di samping letak tombol pin untuk mengetahui pin ATM korban.

Baca Juga:  Ditangkap, Oknum Kelian Bumi Asri Ngaku Beri Diskon Uang Tebusan KTP

“Sejumlah alat-alat itu dibawa mereka dari luar negeri,” terang AKBP Bambang Tertianto, Rabu (29/1) kemarin.

Kasus ini terungkap bermula dari banyaknya laporan dari korban yang sebagian besar warga negara asing (WNA) mengaku kehilangan uang dari rekening mereka secara tiba-tiba.

Kemudian unit Subdit V Cyber Reskrimsus Polda Bali yang dipimpin Kasubdit V Dit Reskrimsus AKBP Ayu Suinaci bersama Satgas CTOC Polda Bali melakukan penyelidikan. 

Dari penyelidikan tersebut, Jumat (17/1) lalu, satu tersangka bernama Metodi Angelev Nikolov beraksi di wilayah Canggu, Kuta Utara, Badung.

Dia ditangkap di salah satu ATM saat hendak melepas kamera tersembunyi yang telah dimodifikasi seperti Tap Cash e-money ATM BNI di mesin ATM.

Baca Juga:  Bantah Kabur, Pihak Sudikerta Berdalih Ke Jakarta Untuk Temui Pelapor

Dari penangkapan itu, polisi melakukan pengembangan. “Dari pengembangan itu, kami menangkap satu tersangka lagi di daerah Seminyak, Kuta, Badung,” ujar AKBP Bambang Tertianto.

Dari interogasi terhadap kedua pelaku keduanya hanya bertugas memasang dan melepas kamera tersembunyi.

Sedangkan orang yang menarik uang korban di mesin ATM dilakukan kelompok lain yang kini masih buron. “Dari pengakuannya masih ada yang lain masih kami cari juga,” tandasnya.

Dari penangkapan ini polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti uang tunai dan alat perekam data nasabah hingga kamera tersembunyi berukuran kecil. 



DENPASAR – Direktorat Kriminal Khusus Polda Bali Subdit V Unit Cyber berhasil menangkap dua orang WNA asal Bulgaria pelaku skimming.

Mereka yang ditangkap yakni Metodi Angelev Nikolov, dan Yanko Naydenov Barisov, 34. Mereka diketahui sebagai pelaku skimming yang beraksi di Bali, Surabaya – Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Wadirreskrimsus Polda Bali AKBP Bambang Tertianto di Mapolda Bali mengatakan, dalam melakukan aksiya para tersangka memasang peralatan berupa satu set router yang diselipkan disamping modem mesin nomor ATM.

Fungsi alat tersebut yakni untuk mengambil data nasabah. Selain itu, para pelaku juga memasang kamera tersembunyi yang ditempel di samping letak tombol pin untuk mengetahui pin ATM korban.

Baca Juga:  Viral, Giliran Akun Twitter @LisaAmartatara3 Diduga Hina Bali dan PDIP

“Sejumlah alat-alat itu dibawa mereka dari luar negeri,” terang AKBP Bambang Tertianto, Rabu (29/1) kemarin.

Kasus ini terungkap bermula dari banyaknya laporan dari korban yang sebagian besar warga negara asing (WNA) mengaku kehilangan uang dari rekening mereka secara tiba-tiba.

Kemudian unit Subdit V Cyber Reskrimsus Polda Bali yang dipimpin Kasubdit V Dit Reskrimsus AKBP Ayu Suinaci bersama Satgas CTOC Polda Bali melakukan penyelidikan. 

Dari penyelidikan tersebut, Jumat (17/1) lalu, satu tersangka bernama Metodi Angelev Nikolov beraksi di wilayah Canggu, Kuta Utara, Badung.

Dia ditangkap di salah satu ATM saat hendak melepas kamera tersembunyi yang telah dimodifikasi seperti Tap Cash e-money ATM BNI di mesin ATM.

Baca Juga:  Respon Komitmen Kapolda Baru, Polres Klungkung Langsung Gerebek Tajen

Dari penangkapan itu, polisi melakukan pengembangan. “Dari pengembangan itu, kami menangkap satu tersangka lagi di daerah Seminyak, Kuta, Badung,” ujar AKBP Bambang Tertianto.

Dari interogasi terhadap kedua pelaku keduanya hanya bertugas memasang dan melepas kamera tersembunyi.

Sedangkan orang yang menarik uang korban di mesin ATM dilakukan kelompok lain yang kini masih buron. “Dari pengakuannya masih ada yang lain masih kami cari juga,” tandasnya.

Dari penangkapan ini polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti uang tunai dan alat perekam data nasabah hingga kamera tersembunyi berukuran kecil. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/