alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

MIMIH! Pelajar Dibawa Kabur Pria Beristri Itu Ternyata Pencuri Emas

BANGLI – Seorang pelajar SMK di Kabupaten Bangli, Ni Ketut Mar, 16, sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya saat hari raya Galungan Rabu lalu (24/7).

Beberapa hari kemudian, Mar pulang tepat hari Minggu lalu (28/7). Rupanya, Mar dilarikan seorang pria beristri, Wayan Purnayasa, warga Desa Bayunggede, Kecamatan Kintamani.

Yang menarik, ternyata Mar merupakan pelaku pencurian perhiasan emas. Fakta itu diungkap Kasatreskrim Polres Bangli AKP Eka Putra Samosir didampingi Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi.

Mar, warga Kecamatan Susut, yang masih dibawah umur awalnya mencuri perhiasan emas berupa kalung dan cincin milik warga Kecamatan Susut.

“Kemudian dia (Mar, red) dilarikan sama pasangannya (Wayan Purnayasa, red),” jelasnya. Dalam pelariannya, Mar dan Wayan Purnayasa ini sempat menggadaikan perhiasan emas itu seharga Rp 8,7 juta.

Baca Juga:  Sidang Perdana Eka Wiryastuti dan Wiratmaja Digelar Hari Ini

Kemudian, dua pasangan itu indekos di tempat persembunyian mereka di bilangan Gianyar. Kasus yang awalnya ditangani oleh Polsek Susut kini diambil alih oleh Polres Gianyar.

“Karena ini berkaitan dengan anak, kami tarik ke Polres ditangani oleh Unit PPA (Perlindungan Perempuan Anak, red),” jelasnya.

AKP Sulhadi menambahkan, perhiasan emas yang digadaikan tersebut kemudian dipergunakan untuk keperluan mereka. “Untuk kebutuhannya sendiri,” jelasnya.

Wayan Purnayasa yang melarikan anak di bawah umur itu pun ikut terjerat pencurian. “Karena dia turut serta,” terangnya. Purnayasa kini telah diamankan oleh polisi.

Yang unik dari kasus itu, Mar ini menjadi korban sekaligus pelaku. Mar ini dilaporkan hilang oleh keluarganya. Mar dilarikan oleh Wayan Purnayasa.

Baca Juga:  Hujan dan Angin Kencang, Dua Pemotor Tertimpa Pohon, Satu Kritis

Mar juga sekaligus pelaku pencurian perhiasan emas. Sedangkan, Wayan Purnayasa itu berurusan dua kasus. Yakni kasus melarikan Mar yang masih di bawah umur dan kasus turut serta mencuri yang dilakukan Mar.

Lanjut AKP Sulhadi, antara Mar dan Purnayasa ini saling kenal sejak 7 bulan lalu. “Mereka kenalan lewat medsos, lewat facebook. Lalu mereka menjalin hubungan,” terangnya.



BANGLI – Seorang pelajar SMK di Kabupaten Bangli, Ni Ketut Mar, 16, sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya saat hari raya Galungan Rabu lalu (24/7).

Beberapa hari kemudian, Mar pulang tepat hari Minggu lalu (28/7). Rupanya, Mar dilarikan seorang pria beristri, Wayan Purnayasa, warga Desa Bayunggede, Kecamatan Kintamani.

Yang menarik, ternyata Mar merupakan pelaku pencurian perhiasan emas. Fakta itu diungkap Kasatreskrim Polres Bangli AKP Eka Putra Samosir didampingi Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi.

Mar, warga Kecamatan Susut, yang masih dibawah umur awalnya mencuri perhiasan emas berupa kalung dan cincin milik warga Kecamatan Susut.

“Kemudian dia (Mar, red) dilarikan sama pasangannya (Wayan Purnayasa, red),” jelasnya. Dalam pelariannya, Mar dan Wayan Purnayasa ini sempat menggadaikan perhiasan emas itu seharga Rp 8,7 juta.

Baca Juga:  Usai Antar Turis Asing Keliling Kintamani, Mobil VW Safari Terbakar

Kemudian, dua pasangan itu indekos di tempat persembunyian mereka di bilangan Gianyar. Kasus yang awalnya ditangani oleh Polsek Susut kini diambil alih oleh Polres Gianyar.

“Karena ini berkaitan dengan anak, kami tarik ke Polres ditangani oleh Unit PPA (Perlindungan Perempuan Anak, red),” jelasnya.

AKP Sulhadi menambahkan, perhiasan emas yang digadaikan tersebut kemudian dipergunakan untuk keperluan mereka. “Untuk kebutuhannya sendiri,” jelasnya.

Wayan Purnayasa yang melarikan anak di bawah umur itu pun ikut terjerat pencurian. “Karena dia turut serta,” terangnya. Purnayasa kini telah diamankan oleh polisi.

Yang unik dari kasus itu, Mar ini menjadi korban sekaligus pelaku. Mar ini dilaporkan hilang oleh keluarganya. Mar dilarikan oleh Wayan Purnayasa.

Baca Juga:  SAR Stop Pencarian Peneliti Bawah Laut yang Hilang di Gili Tepekong

Mar juga sekaligus pelaku pencurian perhiasan emas. Sedangkan, Wayan Purnayasa itu berurusan dua kasus. Yakni kasus melarikan Mar yang masih di bawah umur dan kasus turut serta mencuri yang dilakukan Mar.

Lanjut AKP Sulhadi, antara Mar dan Purnayasa ini saling kenal sejak 7 bulan lalu. “Mereka kenalan lewat medsos, lewat facebook. Lalu mereka menjalin hubungan,” terangnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/