alexametrics
23.7 C
Denpasar
Sunday, May 22, 2022

Nahas, Diduga Terseret Ombak, Pemancing Ditemukan Tewas Mengambang

AMLAPURA –Nahas menimpa I Ketut Sadiana, 44.

Pria asal Banjar Dinas Baler Pasar, Desa Rendang, Kecamatan Rendang sudah dalam kondisi meninggal.

Korban ditemukan mengambang di perairan Bukit Asah, Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem Jumat siang (30/7).

Kepala Satuan Kepolisian Perairan (Kasatpolair) Polres Karangasem, AKP I Gusti Bagus Suteja mengungkapkan, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 12.45 Jumat siang.

Dari keterangan saksi mata yakni I Wayan Sudiartawan, 45, yang merupakan rekan korban, sekitar pukul 07.00 ia dan korban bertemu di lokasi kejadian dengan tujuan memancing.

Selanjutnya keduanya memutuskan turun ke pantai untuk memancing. “Akhirnya sambil mancing kedua mengobrol,” ujar Suteja.

Hingga pukul 12.00 siang hari, keduanya tak kunjung mendapatkan ikan.

Baca Juga:  OMG! Diving di Perairan Nusa Penida, Muntah-muntah, Turis Jerman Tewas
- Advertisement -

Sehingga Sudiartawan memutuskan untuk naik ke atas untuk berisitirahat di dalam gua yang dekat dengan lokasi kejadian.

Sementara korban yang seorang pekerja harian lepas ini melanjutkan aktivitas memancingnya seorang diri.

Berselang 15 menit kemudian, saat saksi yang merupakan warga asal Jembrana keluar dari gua, tidak melihat korban lagi.

“Sempat dicari oleh saksi tidak ada. Ditanyakan ke pemilik warung yang berada di dekat lokasi juga tidak diketahui,” kata Suteja.

Selanjutnya, saksi kembali mencari dan beberapa menit kemudian Sadiana dilihat dalam kondisi mengambang.

Sekitar 500 meter dari bibir pantai tempat keduanya memancing. Ia pun melaporkan kejadian itu kepada warga sekitar dan diteruskan ke aparat kepolisian.

Baca Juga:  Tiga Pemuda Digulung¬†Ombak Besar di Pantai Keramas Gianyar

Mendapat laporan itu, Satpol Air Polres Karangasem, BPBD Karangasem dan Basarnas serta Badan Keamanan Laut melakukan evakuasi dengan menggunakan rubber boat.

Kemudian, jenazah langsung dievakuasi ke darat dan dibawa menuju RSUD Karangasem untuk dilakukan pemeriksaan luar.

 “Dari hasil pemeriksaan korban meninggal dunia akibat kekurangan oksigen dan adanya air laut yang masuk ke paru-paru. Pihak keluarga menerima dengan ikhlas kematian korban karena musibah dan selanjutnya jenazah diserahkan kepada pihak keluarga,” tukas Suteja. 

- Advertisement -

AMLAPURA –Nahas menimpa I Ketut Sadiana, 44.

Pria asal Banjar Dinas Baler Pasar, Desa Rendang, Kecamatan Rendang sudah dalam kondisi meninggal.

Korban ditemukan mengambang di perairan Bukit Asah, Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem Jumat siang (30/7).

Kepala Satuan Kepolisian Perairan (Kasatpolair) Polres Karangasem, AKP I Gusti Bagus Suteja mengungkapkan, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 12.45 Jumat siang.

Dari keterangan saksi mata yakni I Wayan Sudiartawan, 45, yang merupakan rekan korban, sekitar pukul 07.00 ia dan korban bertemu di lokasi kejadian dengan tujuan memancing.

Selanjutnya keduanya memutuskan turun ke pantai untuk memancing. “Akhirnya sambil mancing kedua mengobrol,” ujar Suteja.

Hingga pukul 12.00 siang hari, keduanya tak kunjung mendapatkan ikan.

Baca Juga:  Istri Petik Lamtoro, Suami Tewas di Kolam Ikan Bekas Galian Sudirman

Sehingga Sudiartawan memutuskan untuk naik ke atas untuk berisitirahat di dalam gua yang dekat dengan lokasi kejadian.

Sementara korban yang seorang pekerja harian lepas ini melanjutkan aktivitas memancingnya seorang diri.

Berselang 15 menit kemudian, saat saksi yang merupakan warga asal Jembrana keluar dari gua, tidak melihat korban lagi.

“Sempat dicari oleh saksi tidak ada. Ditanyakan ke pemilik warung yang berada di dekat lokasi juga tidak diketahui,” kata Suteja.

Selanjutnya, saksi kembali mencari dan beberapa menit kemudian Sadiana dilihat dalam kondisi mengambang.

Sekitar 500 meter dari bibir pantai tempat keduanya memancing. Ia pun melaporkan kejadian itu kepada warga sekitar dan diteruskan ke aparat kepolisian.

Baca Juga:  Berangkat Mancing Berlima dengan Anak dan Ponakan, Pulang Tinggal Nama

Mendapat laporan itu, Satpol Air Polres Karangasem, BPBD Karangasem dan Basarnas serta Badan Keamanan Laut melakukan evakuasi dengan menggunakan rubber boat.

Kemudian, jenazah langsung dievakuasi ke darat dan dibawa menuju RSUD Karangasem untuk dilakukan pemeriksaan luar.

 “Dari hasil pemeriksaan korban meninggal dunia akibat kekurangan oksigen dan adanya air laut yang masuk ke paru-paru. Pihak keluarga menerima dengan ikhlas kematian korban karena musibah dan selanjutnya jenazah diserahkan kepada pihak keluarga,” tukas Suteja. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/