alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, July 7, 2022

Bawa Sajam di Kafe, Begini Pengakuan Oknum Anggota Ormas ke Polisi..

DENPASAR- Kepolisian resort Kota (Polresta) Denpasar makin gencar melakukan razia ke sejumlah kafe.

 

Setelah sebelumnya sejumlah kafe di kawasan Jalan Sedap Malam, Denpasar Timur di-sweeping, Sabtu (29/9) giliran polisi menyasar tempat hiburan malam di kawasan Gelogor Indah, Kuta.

 

Hasilnya, salah seorang pengunjung kafe bernama Kadek Ariawan diamankan.

 

Pria kelahiran Sangsit, 10 Juli 1983 ini diamankan setelah polisi menemukan sebuah senjata tajam jenis pisau belati dengan gagang kayu dan sarung kayu.

“Kami amankan yang bersangkutan karena membawa sajam,” terang Kasat Reskrim Polresta Depasar, Kompol I Wayan Arta Ariawan, Minggu (30/9).

 

Hasil pemeriksaan, barang bukti pisau belati dengan panjang kurang lebih 30 cm dan lebar 2 cm, yang diamankan polisi diakui pelaku untuk jaga diri.

 “Alasan sementara dia membawa senjata tajam untuk menjaga diri saja,” terang Arta Ariawan

 

Meski begitu, polisi terpaksa tetap harus mengamankan pria tersebut untuk kepentingan penyelidikan, termasuk mendalami keterangannya.

 

 

 

 



DENPASAR- Kepolisian resort Kota (Polresta) Denpasar makin gencar melakukan razia ke sejumlah kafe.

 

Setelah sebelumnya sejumlah kafe di kawasan Jalan Sedap Malam, Denpasar Timur di-sweeping, Sabtu (29/9) giliran polisi menyasar tempat hiburan malam di kawasan Gelogor Indah, Kuta.

 

Hasilnya, salah seorang pengunjung kafe bernama Kadek Ariawan diamankan.

 

Pria kelahiran Sangsit, 10 Juli 1983 ini diamankan setelah polisi menemukan sebuah senjata tajam jenis pisau belati dengan gagang kayu dan sarung kayu.

“Kami amankan yang bersangkutan karena membawa sajam,” terang Kasat Reskrim Polresta Depasar, Kompol I Wayan Arta Ariawan, Minggu (30/9).

 

Hasil pemeriksaan, barang bukti pisau belati dengan panjang kurang lebih 30 cm dan lebar 2 cm, yang diamankan polisi diakui pelaku untuk jaga diri.

 “Alasan sementara dia membawa senjata tajam untuk menjaga diri saja,” terang Arta Ariawan

 

Meski begitu, polisi terpaksa tetap harus mengamankan pria tersebut untuk kepentingan penyelidikan, termasuk mendalami keterangannya.

 

 

 

 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/