alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Dikenal Licin, Pelaku Sering Pura-Pura Jadi Penghuni Kos Baru

Imam Rafli Afli alias Rafli, 18, Buron kasus pencurian spesialis kos-kosan oleh Unit Reskrim Polsek Kota (Polsekta) Singaraja akhirnya tertangkap.

 

Rafli ditangkap di rumahnya di Jalan Anggur Nomor. 7 Singaraja, Kelurahan Kampung Bugis, Buleleng, Rabu (14/10) sekitar pukul 14.00 WITA lalu.

 

Lalu bagaimana sepak terjang dari pemuda asal kampong Bugis, Buleleng ini?

 

===========

 

Mengenakan baju tahanan warna oranye, wajah Rafli terus tertunduk saat dirinya digelandang petugas polisi di halanan Mapolsekta Singaraja, Jumat (30/10).

 

Bahkan, saat dipamerkan ke publik, pemuda dengan rambut dicat pirang itu tampak lesu menahan malu.

 

Kapolsek Kota Singaraja Kompol I Made Santika mengatakan, sebelum tertangkap, Rafli dikenal sebagai spesialis maling kosan mahasiswa memang sudah lama menjadi incaran polisi.

Baca Juga:  Mimih…Gelap Mata Diputus Pacar, Gadis Cantik Ini Pilih Akhiri Hidup

 

Bahkan kata Kompol Santika, Rafi juga dikenal lihai dan lincah. “Dia selalu lolos berulang kali melakukan aksi pencurian di beberapa TKP yang rata-rata kos-kosan mahasiswa,”terang Kompol Santika. 

 

Setiap melakukan aksinya, imbuh Kompol Santika, pelaku selalu melakukan pengintaian.

 

Memanfaatkan situasi sepi, baru setelah larut malam, pelaku biasa beraksi.

 

“Biasanya dia (pelaku Rafli) beraksi ketika para mahasiswa merasa lelah tertidur usai bermain game online. Saat ketiduran mahasiswa yang tidak mengunci pintu kamar mereka hanya menutup biasa. Pelaku ini masuk ke kamar mahasiswa,”jelasnya. 

 

Selain itu, modus lainnya, untuk mempermudah aksinya, pelaku juga sering berpura-pura sebagai penghuni kos baru.

Baca Juga:  Ngawur…Mobil Hard Top Main Potong Jalan, Pemotor Tewas Tertabrak

 

“Setelah itu baru memasuki kos mahasiswa mengambil barang-barang mahasiswa. Antara lain handphone, speaker aktif, dompet, jam tangan dan pakaian mahasiswa,” ungkapnya Kompol Santika

 

Bahkan, imbuhnya, pelaku tak hanya mencuri barang elektronik seperti handphone. Namun pelaku juga mencuri perabot seperti tabung gas elpiji dan sebagainya.

 

“Untuk hasil barang curian pelaku jual dan uangnya digunakan untuk berfoya-foya dengan membeli minuman keras bersama temannya sekaligus untuk kebutuhan sehari-hari,”pungkasnya.



Imam Rafli Afli alias Rafli, 18, Buron kasus pencurian spesialis kos-kosan oleh Unit Reskrim Polsek Kota (Polsekta) Singaraja akhirnya tertangkap.

 

Rafli ditangkap di rumahnya di Jalan Anggur Nomor. 7 Singaraja, Kelurahan Kampung Bugis, Buleleng, Rabu (14/10) sekitar pukul 14.00 WITA lalu.

 

Lalu bagaimana sepak terjang dari pemuda asal kampong Bugis, Buleleng ini?

 

===========

 

Mengenakan baju tahanan warna oranye, wajah Rafli terus tertunduk saat dirinya digelandang petugas polisi di halanan Mapolsekta Singaraja, Jumat (30/10).

 

Bahkan, saat dipamerkan ke publik, pemuda dengan rambut dicat pirang itu tampak lesu menahan malu.

 

Kapolsek Kota Singaraja Kompol I Made Santika mengatakan, sebelum tertangkap, Rafli dikenal sebagai spesialis maling kosan mahasiswa memang sudah lama menjadi incaran polisi.

Baca Juga:  Duh! Tokoh Desa Pengambengan Penolak Limbah Medis Dipolisikan

 

Bahkan kata Kompol Santika, Rafi juga dikenal lihai dan lincah. “Dia selalu lolos berulang kali melakukan aksi pencurian di beberapa TKP yang rata-rata kos-kosan mahasiswa,”terang Kompol Santika. 

 

Setiap melakukan aksinya, imbuh Kompol Santika, pelaku selalu melakukan pengintaian.

 

Memanfaatkan situasi sepi, baru setelah larut malam, pelaku biasa beraksi.

 

“Biasanya dia (pelaku Rafli) beraksi ketika para mahasiswa merasa lelah tertidur usai bermain game online. Saat ketiduran mahasiswa yang tidak mengunci pintu kamar mereka hanya menutup biasa. Pelaku ini masuk ke kamar mahasiswa,”jelasnya. 

 

Selain itu, modus lainnya, untuk mempermudah aksinya, pelaku juga sering berpura-pura sebagai penghuni kos baru.

Baca Juga:  Langgar Kode Etik, AWK: Kalau Disanksi karena Bela Umat kan Gak Apa

 

“Setelah itu baru memasuki kos mahasiswa mengambil barang-barang mahasiswa. Antara lain handphone, speaker aktif, dompet, jam tangan dan pakaian mahasiswa,” ungkapnya Kompol Santika

 

Bahkan, imbuhnya, pelaku tak hanya mencuri barang elektronik seperti handphone. Namun pelaku juga mencuri perabot seperti tabung gas elpiji dan sebagainya.

 

“Untuk hasil barang curian pelaku jual dan uangnya digunakan untuk berfoya-foya dengan membeli minuman keras bersama temannya sekaligus untuk kebutuhan sehari-hari,”pungkasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/