alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, May 17, 2022

Selain Rajin Ibadah, juga Jago Fashion Show dan Sering Video Call Anak

BANYAK sisi lain saat Heather Lois Mack mendekam di dalam LPP Kelas IIA Kerobokan.

Perempuan 25 tahun terpidana kasus pembunuhan sadis terhadap ibu kandung itu dikenal sebagai sosok yang rajin dan aktif mengikuti kegiatan pembinaan di lapas. Seperti apa?

 

MAULANA SANDIJAYA, Kerobokan

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas II A Kerobokan Lili menyebut Heather rajin menjalani ibadah di gereja. Selain itu, Heather juga menjadi salah satu ikon dalam bidang fashion show LPP Kelas IIA Kerobokan. Ia menjadi panutan bagi kawan-kawannya dalam pertunjukan busana.

“Fashion show dia nomor satu. Hasil karya warga binaan lain selalu dia tampilkan. Kalau ada kegiatan-kegiatan, Heather yang nomor satu ikut fashion show,” kata Lili disela-sela pembebasan Heather.

Baca Juga:  Polsek Kuta Utara Buru Penjambret Bule Cewek Ukraina Bermotor N-Max

Selain aktif dalam dunia tata busana, Heather juga dikenal rajin ikut dance atau tari. Ia bersemangat mengajar teman-temannya sesama napi.

Karena keaktifannya itu, Heather telah banyak berubah. Ia menjadi pribadi lebih baik. Selama tujuh tahun lebih di dalam bui, Heather juga cepat belajar bahasa Indonesia dan Bali. Ia pun lancar berbahasa Indonesia dan bahasa Bali.

“Kalau makan dia hobinya makan nasi padang. Dia cinta Indonesia,” tegas Lili.

Terkait komunikasi Heather dengan anaknya yang baru berusia 6 tahun, Lili mengungkapkan selama ini Heather berkomunikasi dengan anaknya via video call. “Kami memang menyediakan fasilitas video call kepada para warga binaan,” imbuhnya.

Heather melahirkan saat tahun pertama menjalani pidana penjara. Sebelum dipenjara Heather sudah hamil duluan. Seperti ibunya, anak bernama Stella itu juga disayangi napi lainnya.

Baca Juga:  Tewas saat Ritual Nampak Pertiwi, Tusukan Keris Penari Kenai Jantung

Namun, karena peraturan PP Nomor 32/1999 mengatur anak umur dua tahun harus dikembalikan ke keluarga atau pihak lain yang dipercayakan ibunya, Heather harus berpisah dengan anaknya.

“Anaknya selalu video call. Anaknya senang bermain di sawah. Karena pandemi, Heather komunikasi melalui video call. Setelah video call, dia selalu bangga dan menceritakan kegiatan anaknya,” tukas Lili.

Lili menegaskan, dengan bebasnya Heather kewenangan atau tanggung jawab sekarang beralih ke pihak imigrasi.

Sebelumnya, Heather dan kekasihnya Tommy Schaefer dinyatakan terbukti bersalah melakukan pemubunuhan terhadap Sheila Von Wiese-Mack. Majelis hakim memvonis Tommy dengan hukuman 18 tahun penjara, dan Heather divonis sepuluh tahun penjara. 

- Advertisement -
- Advertisement -

BANYAK sisi lain saat Heather Lois Mack mendekam di dalam LPP Kelas IIA Kerobokan.

Perempuan 25 tahun terpidana kasus pembunuhan sadis terhadap ibu kandung itu dikenal sebagai sosok yang rajin dan aktif mengikuti kegiatan pembinaan di lapas. Seperti apa?

 


MAULANA SANDIJAYA, Kerobokan

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas II A Kerobokan Lili menyebut Heather rajin menjalani ibadah di gereja. Selain itu, Heather juga menjadi salah satu ikon dalam bidang fashion show LPP Kelas IIA Kerobokan. Ia menjadi panutan bagi kawan-kawannya dalam pertunjukan busana.

“Fashion show dia nomor satu. Hasil karya warga binaan lain selalu dia tampilkan. Kalau ada kegiatan-kegiatan, Heather yang nomor satu ikut fashion show,” kata Lili disela-sela pembebasan Heather.

Baca Juga:  Bebas, WN Libya Terpidana Kasus Penganiayaan Langsung Diusir dari Bali

Selain aktif dalam dunia tata busana, Heather juga dikenal rajin ikut dance atau tari. Ia bersemangat mengajar teman-temannya sesama napi.

Karena keaktifannya itu, Heather telah banyak berubah. Ia menjadi pribadi lebih baik. Selama tujuh tahun lebih di dalam bui, Heather juga cepat belajar bahasa Indonesia dan Bali. Ia pun lancar berbahasa Indonesia dan bahasa Bali.

“Kalau makan dia hobinya makan nasi padang. Dia cinta Indonesia,” tegas Lili.

Terkait komunikasi Heather dengan anaknya yang baru berusia 6 tahun, Lili mengungkapkan selama ini Heather berkomunikasi dengan anaknya via video call. “Kami memang menyediakan fasilitas video call kepada para warga binaan,” imbuhnya.

Heather melahirkan saat tahun pertama menjalani pidana penjara. Sebelum dipenjara Heather sudah hamil duluan. Seperti ibunya, anak bernama Stella itu juga disayangi napi lainnya.

Baca Juga:  Simpan Kokain di CD, Bule Ayu Asal Rusia Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Namun, karena peraturan PP Nomor 32/1999 mengatur anak umur dua tahun harus dikembalikan ke keluarga atau pihak lain yang dipercayakan ibunya, Heather harus berpisah dengan anaknya.

“Anaknya selalu video call. Anaknya senang bermain di sawah. Karena pandemi, Heather komunikasi melalui video call. Setelah video call, dia selalu bangga dan menceritakan kegiatan anaknya,” tukas Lili.

Lili menegaskan, dengan bebasnya Heather kewenangan atau tanggung jawab sekarang beralih ke pihak imigrasi.

Sebelumnya, Heather dan kekasihnya Tommy Schaefer dinyatakan terbukti bersalah melakukan pemubunuhan terhadap Sheila Von Wiese-Mack. Majelis hakim memvonis Tommy dengan hukuman 18 tahun penjara, dan Heather divonis sepuluh tahun penjara. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/