alexametrics
24.8 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Jero Jangol Cuci Tangan, Sebut Senpi dan Sajam dari Adik Tiri

RadarBali.com – Hingga kini mantan Wakil Ketua DPRD Bali Jero Gede Komang Swastika alias Jero Jangol masih bungkam mengenai siapa bandar besar dan jaringan narkobanya.

Meski demikian, penyidik tak putus asa dan memutar haluan lalu mencari tahu asal-usul barang bukti lain.
Hanya satu yang diakui pria beristri tiga dan memiliki satu kekasih ini. Jero Jangol bersedia buka-bukaan mengenai dari mana asal-usul senjata api jenis airshaft gun

dan sejumlah sajam yang ditemukan di dalam kamar rumahnya di Jalan Batanta No.70, Denpasar, saat penggerebekan, Sabtu (4/11) lalu. Ada kesan Jero Jangol cuci tangan.

Untuk diketahui, pasca penggerebekan, polisi menemukan peti kayu di dalam kamar milik Jero Jangol yang terletak di lantai dua itu.

Baca Juga:  Aneh! Membahayakan Pengguna Jalan yang Lain, tapi Kasusnya Tak Jelas

Dari dalam peti itu diamankan 1 senpi jenis Baretta, 2 airsoft gun, 5 tabung gas soft gun, 1 sajam berupa senjata api, dan 1 sajam berbentuk tongkat.

Selain itu ditemukan lima peluru airsoft gun di lantai samping ranjang, 1 pisau komando, 5 kotak peluru senapan angin, dan 3 sajam di dalam laci televisi.

“Ya dia sudah mengaku. Katanya senjata api, airshoft gun dan barang bukti lain itu didapat dari saudara, tepatnya dari adik tirinya,” beber sumber.

Lantas, siapa nama adik tiri, dan di mana dia sekarang? “Adik tirinya itu sudah dimintai keterangan penyidik Reskrim Polresta. Kalau mau tahu, langsung konfirmasi ke Poltabes,” tukasnya.

Namun, ada yang menarik dari pernyataan sumber. Menurutnya, sebelum tertangkap Jero Jangol sudah sering keluar dari jendela kamar di lantai dua rumah mewah itu.

Baca Juga:  Jambret Spesialis Bule Cewek Diringkus, Melawan, Terpaksa Dor…Dor…Dor

“Dia mengaku waktu kejadian dia nggak tahu apa. Bahkan, dia keluar sebelum di gerebek. Dari mana dia keluar? Katanya dari jendela karena dia sering keluar dari sana menggunakan tali, lalu terjun ke tanah,” tutur sumber.

Pernyataan itu, lanjut sumber, adalah hak seorang pelaku dalam memberikan keterangan. Apakah benar atau tidak, kata dia, suatu saat akan ketahuan dengan jelas karena polisi punya banyak bukti.

“Dugaan kami, dia ada di rumah. Karena ada penggerebekan, makanya dia kabur dari jendela,” ungkap sumber. 



RadarBali.com – Hingga kini mantan Wakil Ketua DPRD Bali Jero Gede Komang Swastika alias Jero Jangol masih bungkam mengenai siapa bandar besar dan jaringan narkobanya.

Meski demikian, penyidik tak putus asa dan memutar haluan lalu mencari tahu asal-usul barang bukti lain.
Hanya satu yang diakui pria beristri tiga dan memiliki satu kekasih ini. Jero Jangol bersedia buka-bukaan mengenai dari mana asal-usul senjata api jenis airshaft gun

dan sejumlah sajam yang ditemukan di dalam kamar rumahnya di Jalan Batanta No.70, Denpasar, saat penggerebekan, Sabtu (4/11) lalu. Ada kesan Jero Jangol cuci tangan.

Untuk diketahui, pasca penggerebekan, polisi menemukan peti kayu di dalam kamar milik Jero Jangol yang terletak di lantai dua itu.

Baca Juga:  Korban Tewas di Kos Mau Menikah, Aziz – Ical Punya Kedekatan “Khusus”

Dari dalam peti itu diamankan 1 senpi jenis Baretta, 2 airsoft gun, 5 tabung gas soft gun, 1 sajam berupa senjata api, dan 1 sajam berbentuk tongkat.

Selain itu ditemukan lima peluru airsoft gun di lantai samping ranjang, 1 pisau komando, 5 kotak peluru senapan angin, dan 3 sajam di dalam laci televisi.

“Ya dia sudah mengaku. Katanya senjata api, airshoft gun dan barang bukti lain itu didapat dari saudara, tepatnya dari adik tirinya,” beber sumber.

Lantas, siapa nama adik tiri, dan di mana dia sekarang? “Adik tirinya itu sudah dimintai keterangan penyidik Reskrim Polresta. Kalau mau tahu, langsung konfirmasi ke Poltabes,” tukasnya.

Namun, ada yang menarik dari pernyataan sumber. Menurutnya, sebelum tertangkap Jero Jangol sudah sering keluar dari jendela kamar di lantai dua rumah mewah itu.

Baca Juga:  Jambret Spesialis Bule Cewek Diringkus, Melawan, Terpaksa Dor…Dor…Dor

“Dia mengaku waktu kejadian dia nggak tahu apa. Bahkan, dia keluar sebelum di gerebek. Dari mana dia keluar? Katanya dari jendela karena dia sering keluar dari sana menggunakan tali, lalu terjun ke tanah,” tutur sumber.

Pernyataan itu, lanjut sumber, adalah hak seorang pelaku dalam memberikan keterangan. Apakah benar atau tidak, kata dia, suatu saat akan ketahuan dengan jelas karena polisi punya banyak bukti.

“Dugaan kami, dia ada di rumah. Karena ada penggerebekan, makanya dia kabur dari jendela,” ungkap sumber. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/