alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Tertimpa Tembok Gudang CV Niki Bali, Buruh Asal NTT Tewas Mengenaskan

DENPASAR – Nahas benar nasib seorang buruh kasar bernama Yosep Boy Balan, 45. Pria asal Nunhila, Nusa Tenggara Timur (NTT), ini, meregang nyawa

setelah tertimba reruntuhan tembok Gudang CV.  Niki Bali, di Jalan Cargo Kenanga Denpasar, tepatnya di utara GOR Merpati, Sabtu (28/11) sekitar pukul 11.40.
Kepada Jawa Pos Radar Bali, Kasubaghumas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi menyatakan, kepolisian langsung memintai keterangan sejumlah buruh, rekan korban.

Berdasar pemeriksaan sementara, kejadian bermula ketika korban yang beralamat di Jalan Saridana No 10, Denpasar berada di TKP bersama dua temannya.

Sedangkan puluhan teman lain berada terpisah dengannya, yakni di dalam gudang. Tiba – tiba sejumlah saksi mendengar bunyi reruntuhan.

Baca Juga:  2 Hari Hilang, Lapas Kerobokan Tak Temukan Celah Gede Loka Bisa Kabur

Setelah dicek ternyata tembok gudang bagian selatan roboh ke arah selatan. Setalah itu rekan kerja korban berjumlah kurang lebih 20 orang keluar gudang.

Mereka lantas menanyakan keberadaan korban Yosep Boy kepada Joko dan Frans yang saat itu bekerja di selatan gudang.

“Joko dan Frans terkejut. Setelah dilihat ke reruntuhan tembok ternyata Boy tertindih tembok yang roboh,” timpal Iptu Sukadi kemarin.

Joko awalnya melihat kaki Boy. Sebab kepalanya di sebelah utara tertimpa tembok roboh itu. Selanjutnya korban di tolong dengan membongkar reruntuhan tembok dan sepintas saksi melihat korban mengalami luka pada kepala.

“Boy langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Di RS Wangaya pihak medis menyatakan bahwa Boy meninggal dunia,” tuturnya.
Iptu I Ketut Sukadi menjelaskan, dari hasil olah TKP, panjang tembok yang roboh lebih kurang 15 meter dengan ketinggian lebih kurang 4 meter.

Baca Juga:  Kades Tianyar Barat Dkk yang Diduga Korupsi Bedah Rumah segera Diadili

Tembok roboh ke arah selatan (tanah kosong). “Tembok roboh karena tanah labil dan pondasi terkikis air hujan. Korban rencananya akan di bawa ke kampung halamannya di Kupang untuk dimakamkan,” tutupnya. 



DENPASAR – Nahas benar nasib seorang buruh kasar bernama Yosep Boy Balan, 45. Pria asal Nunhila, Nusa Tenggara Timur (NTT), ini, meregang nyawa

setelah tertimba reruntuhan tembok Gudang CV.  Niki Bali, di Jalan Cargo Kenanga Denpasar, tepatnya di utara GOR Merpati, Sabtu (28/11) sekitar pukul 11.40.
Kepada Jawa Pos Radar Bali, Kasubaghumas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi menyatakan, kepolisian langsung memintai keterangan sejumlah buruh, rekan korban.

Berdasar pemeriksaan sementara, kejadian bermula ketika korban yang beralamat di Jalan Saridana No 10, Denpasar berada di TKP bersama dua temannya.

Sedangkan puluhan teman lain berada terpisah dengannya, yakni di dalam gudang. Tiba – tiba sejumlah saksi mendengar bunyi reruntuhan.

Baca Juga:  Ibu Pembunuh Bayi Kembar di Toilet Segera Disidang

Setelah dicek ternyata tembok gudang bagian selatan roboh ke arah selatan. Setalah itu rekan kerja korban berjumlah kurang lebih 20 orang keluar gudang.

Mereka lantas menanyakan keberadaan korban Yosep Boy kepada Joko dan Frans yang saat itu bekerja di selatan gudang.

“Joko dan Frans terkejut. Setelah dilihat ke reruntuhan tembok ternyata Boy tertindih tembok yang roboh,” timpal Iptu Sukadi kemarin.

Joko awalnya melihat kaki Boy. Sebab kepalanya di sebelah utara tertimpa tembok roboh itu. Selanjutnya korban di tolong dengan membongkar reruntuhan tembok dan sepintas saksi melihat korban mengalami luka pada kepala.

“Boy langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Di RS Wangaya pihak medis menyatakan bahwa Boy meninggal dunia,” tuturnya.
Iptu I Ketut Sukadi menjelaskan, dari hasil olah TKP, panjang tembok yang roboh lebih kurang 15 meter dengan ketinggian lebih kurang 4 meter.

Baca Juga:  Pengacara Terdakwa Korupsi Aci-aci Ajukan Pledoi Setebal 284 Halaman

Tembok roboh ke arah selatan (tanah kosong). “Tembok roboh karena tanah labil dan pondasi terkikis air hujan. Korban rencananya akan di bawa ke kampung halamannya di Kupang untuk dimakamkan,” tutupnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/