alexametrics
29.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

Heboh, Tahanan Wanita Kasus Pencurian Meninggal Saat Hendak Sidang

GIANYAR-Tuminahiyah, 26, tahanan yang juga terdakwa kasus pencurian ini, Selasa (30/11)  bikin geger.

Tahanan Pengadilan Negeri (PN) Gianyar yang dititip di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Gianyar, ini mendadak meninggal dunia saat hendak mengikuti sidang daring pada Selasa (30/11).

Kasi Intel Kejari Gianyar, I Gede Ancana yang ikut melihat kondisi korban di RSUD Sanjiwani Gianyar, enggan berbicara terkait kematian tahanan kasus pencurian di rumah dokter.

“Yang bersangkutan baru akan sidang pertama. Statusnya tahanan pengadilan. Jadi kami tidak bisa berkomentar,” ujarnya.

Mengenai nasib barang bukti, pihaknya juga menantikan keputusan dari pengadilan. “Kami tunggu pengadilan. Apa keputusan hakim, itu yang kami jalankan,” terangnya.

Baca Juga:  Lulus Sekolah, Bobol Toko HP di Mengwi, Pelaku Diciduk di Rumah Pacar

Sementara itu, menurut Direktur RSUD Sanjiwani Gianyar, dr. Nyoman Bayu Widhiartha pasien tiba pada Selasa pukul 11.20, dalam keadaan tidak sadar. “Langsung dilakukan pemeriksaan dokter, nadi tidak teraba, oksigen nol, tekanan darah tidak bisa diukur,” ujarnya.

Selain itu, dari hasil pemeriksaan, kata dr Batu, pupil korban tampak membesar.

“Sehingga pasien dinyatakan meninggal 11.45 WITA. Kami sudah lakukan resuitasi jantung paru, tidak ada respon dari pasien,” jelasnya.

Meski diketahui tanda fisik, namun pihak rumah sakit belum bisa memastikan penyebab kematian korban.

“Penyebab pasti korban meninggal, harus dilakukan otopsi. Tapi itu harus dilakukan di (RSUP) Sanglah. Namun yang jelas, tidak ada kekerasan atau keracunan,” tegasnya.

Baca Juga:  Dongkol Divonis 20 Tahun, Residivis Narkoba Ogah Salami Hakim

 


GIANYAR-Tuminahiyah, 26, tahanan yang juga terdakwa kasus pencurian ini, Selasa (30/11)  bikin geger.

Tahanan Pengadilan Negeri (PN) Gianyar yang dititip di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Gianyar, ini mendadak meninggal dunia saat hendak mengikuti sidang daring pada Selasa (30/11).

Kasi Intel Kejari Gianyar, I Gede Ancana yang ikut melihat kondisi korban di RSUD Sanjiwani Gianyar, enggan berbicara terkait kematian tahanan kasus pencurian di rumah dokter.

“Yang bersangkutan baru akan sidang pertama. Statusnya tahanan pengadilan. Jadi kami tidak bisa berkomentar,” ujarnya.

Mengenai nasib barang bukti, pihaknya juga menantikan keputusan dari pengadilan. “Kami tunggu pengadilan. Apa keputusan hakim, itu yang kami jalankan,” terangnya.

Baca Juga:  Dosen Selingkuhan Jaksa Sebar Video Wik Wik, Agus: Saat Itu Saya Jatuh

Sementara itu, menurut Direktur RSUD Sanjiwani Gianyar, dr. Nyoman Bayu Widhiartha pasien tiba pada Selasa pukul 11.20, dalam keadaan tidak sadar. “Langsung dilakukan pemeriksaan dokter, nadi tidak teraba, oksigen nol, tekanan darah tidak bisa diukur,” ujarnya.

Selain itu, dari hasil pemeriksaan, kata dr Batu, pupil korban tampak membesar.

“Sehingga pasien dinyatakan meninggal 11.45 WITA. Kami sudah lakukan resuitasi jantung paru, tidak ada respon dari pasien,” jelasnya.

Meski diketahui tanda fisik, namun pihak rumah sakit belum bisa memastikan penyebab kematian korban.

“Penyebab pasti korban meninggal, harus dilakukan otopsi. Tapi itu harus dilakukan di (RSUP) Sanglah. Namun yang jelas, tidak ada kekerasan atau keracunan,” tegasnya.

Baca Juga:  Dibobol Maling, Laptop, Kamera dan Tabungan Siswa SDN 3 Kerobokan Raib

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/