alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

Sadis! Istri Siri Dipukuli, Dibenturkan ke Tembok lalu Diinjak-Injak

Heri, 52, suami yang menganiaya istri sirinya berinisial M terbilang sadis. Lelaki asal Probolinggo, Jawa Timur itu tak hanya memukuli korban, juga membenturkan kepala korban ke tembok dan menginjak-injak tubuh korban hingga pingsan.

 

MARCELLUS PAMPURS, Denpasar

 

UMUR Heri memang sudah tak muda lagi. Sudah “kepala lima”. Namun, untuk urusan ranjang, ia masih bergelora.

 

Karena syahwatnya tak terpenuhi istri sirinya berinisial M, ia menganiaya sang istri siri itu hingga babak belur.

 

Diketahui, ia tega secara membabi buta menganiaya M, asal Banyuwangi, lantaran ketika minta berhubungan badan namun ditolak,

 

Kejadian itu berlangsung Sabtu (27/11/2021) sekitar pukul 15.00 Wita. Pada waktu itu, pelaku datang ke kamar kos M di Jalan Gunung Karang III, Gang Cantik, Pemecutan Kelod, Denpasar.

Baca Juga:  Ini Kejanggalan Pemecatan CPNS Pemkot Denpasar yang Berujung Gugatan..

 

“Awalnya pelaku menghubungi korban untuk janjian ketemu,” kata Sukadi, Selasa (30/11/2021).

 

Meski suami istri secara siri, sejak tiga bulan lalu Heri dan M tidak serumah. Mereka berpisah tempat tinggal lantaran sejak tiga bulan bersama kerap bertengkar.

 

Singkat cerita, saat sampai di kamar kos, Heri meminta agar M berhenti dari pekerjaannya sebagai tukang pijat panggilan. Ia cemburu dengan pekerjaan M tersebut. Namun, permintaan itu ditolak M.

 

Selain itu, saat bertemu M, Heri juga sempat minta jatah berhubungan badan. Lagi-lagi, M menolak permintaan Heri.

 

“Setelah ketemu pelaku mengajak korban berhubungan (badan), namun korban menolak,” tandas Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi, Selasa (30/11).

Baca Juga:  Tak Pulang Berhari-hari, Ibu Muda Cantik Dilaporkan Hilang Suaminya

 

Karena permintaannya ditolak korban, Heri pun naik pitam. Seketika amarahnya menggelegak. Korban pun dipukulinya berkali-kali. Bahkan kepala korban dibenturkan ke tembok dinding kamar kos korban.

 

“Pelaku kemudian melakukan penganiayaan dengan cara memukul, menginjak, membenturkan kepala korban ke dinding sampai korban tidak sadarkan diri. Setelah itu pelaku kabur,” tutur Sukadi.

 

Beruntung beberapa saat setelahnya rekan korban datang dan menemukan korban sudah dalam keadaan luka-luka dan berdarah. 

 

Rekan korban lalu membawa korban ke rumah sakit dan melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

 

Heri akhirnya ditangkap di Plabuhan Gilimanuk saat hendak kabur ke Pulau Jawa.

 

“Pelaku sudah ditahan. Sekarang sedang dimintai keterangan,” tandasnya.


Heri, 52, suami yang menganiaya istri sirinya berinisial M terbilang sadis. Lelaki asal Probolinggo, Jawa Timur itu tak hanya memukuli korban, juga membenturkan kepala korban ke tembok dan menginjak-injak tubuh korban hingga pingsan.

 

MARCELLUS PAMPURS, Denpasar

 

UMUR Heri memang sudah tak muda lagi. Sudah “kepala lima”. Namun, untuk urusan ranjang, ia masih bergelora.

 

Karena syahwatnya tak terpenuhi istri sirinya berinisial M, ia menganiaya sang istri siri itu hingga babak belur.

 

Diketahui, ia tega secara membabi buta menganiaya M, asal Banyuwangi, lantaran ketika minta berhubungan badan namun ditolak,

 

Kejadian itu berlangsung Sabtu (27/11/2021) sekitar pukul 15.00 Wita. Pada waktu itu, pelaku datang ke kamar kos M di Jalan Gunung Karang III, Gang Cantik, Pemecutan Kelod, Denpasar.

Baca Juga:  Nekat Beraksi Dekat Polda, Pakai Wig, Korban Mayoritas Warga Asing

 

“Awalnya pelaku menghubungi korban untuk janjian ketemu,” kata Sukadi, Selasa (30/11/2021).

 

Meski suami istri secara siri, sejak tiga bulan lalu Heri dan M tidak serumah. Mereka berpisah tempat tinggal lantaran sejak tiga bulan bersama kerap bertengkar.

 

Singkat cerita, saat sampai di kamar kos, Heri meminta agar M berhenti dari pekerjaannya sebagai tukang pijat panggilan. Ia cemburu dengan pekerjaan M tersebut. Namun, permintaan itu ditolak M.

 

Selain itu, saat bertemu M, Heri juga sempat minta jatah berhubungan badan. Lagi-lagi, M menolak permintaan Heri.

 

“Setelah ketemu pelaku mengajak korban berhubungan (badan), namun korban menolak,” tandas Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi, Selasa (30/11).

Baca Juga:  Usai Disuntik Vaksin, Seorang Siswi di Bali Tumbang

 

Karena permintaannya ditolak korban, Heri pun naik pitam. Seketika amarahnya menggelegak. Korban pun dipukulinya berkali-kali. Bahkan kepala korban dibenturkan ke tembok dinding kamar kos korban.

 

“Pelaku kemudian melakukan penganiayaan dengan cara memukul, menginjak, membenturkan kepala korban ke dinding sampai korban tidak sadarkan diri. Setelah itu pelaku kabur,” tutur Sukadi.

 

Beruntung beberapa saat setelahnya rekan korban datang dan menemukan korban sudah dalam keadaan luka-luka dan berdarah. 

 

Rekan korban lalu membawa korban ke rumah sakit dan melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

 

Heri akhirnya ditangkap di Plabuhan Gilimanuk saat hendak kabur ke Pulau Jawa.

 

“Pelaku sudah ditahan. Sekarang sedang dimintai keterangan,” tandasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/