27.6 C
Denpasar
Tuesday, January 31, 2023

Gelar Razia Rutan Jembrana Malam Hari, Ini Temuannya….

NEGARA – Sejumlah barang yang dilarang dibawa masuk ke dalam blok hunian rumah tahanan negara (Rutan) Kelas II B Negara, Selasa (29/11) malam. Tidak hanya kamar hunian yang digeledah, semua warga binaan pemasyarakatan (WBP) digeledah.

Kepala Rutan Kelas II B Negara Lilik Subagiyono mengatakan, penggeledahan kamar hunian rutan dilakukan dalam rangka upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di dalam rutan. Sebanyak 24 orang petugas pengamanan rutan dilibatkan dalam pengeledahan.

Petugas yang sudah dibagi sesuai blok, menyisir area open camp dan blok hunian WBP. Kegiatan diawali dengan Penggeledahan badan WBP sebelum mensterilkan area blok hunian guna mencegah adanya barang-barang terlarang yang terselip dalam pakaian maupun badan. “Kegiatan yang kita laksanakan malam ini guna meminimalisir barang-barang terlarang dari kamar warga binaan yang mungkin saja dapat mengakibatkan gangguan kantib,” ujarnya.

Baca Juga:  Rutan Beri Fasilitas Layanan Besuk Virtual Bagi Napi Berkelakuan Baik

Dijelaskan, pengeledahan sengaja dilakukan secara mendadak di malam hari. Dari hasil penggeledahan secara mendetail, ditemukan berbagai barang terlarang ditemukan, seperti benda tajam berupa gunting, cutter, paku, sendok-garpu, obeng, serta barang pecah belah. “Barang-barang tersebut langsung disita dari dalam kamar hunian untuk selanjutnya dimusnahkan,” jelasnya.

Selain barang yang dilarang masuk blok hunian, ditemukan kartu remi, kabel dan kartu domino. Sedangkan untuk alat komunikasi dan juga barang terlarang seperti miras dan narkoba tidak ditemukan dalam penggeledahan tersebut. (m.basir/radar bali)



NEGARA – Sejumlah barang yang dilarang dibawa masuk ke dalam blok hunian rumah tahanan negara (Rutan) Kelas II B Negara, Selasa (29/11) malam. Tidak hanya kamar hunian yang digeledah, semua warga binaan pemasyarakatan (WBP) digeledah.

Kepala Rutan Kelas II B Negara Lilik Subagiyono mengatakan, penggeledahan kamar hunian rutan dilakukan dalam rangka upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di dalam rutan. Sebanyak 24 orang petugas pengamanan rutan dilibatkan dalam pengeledahan.

Petugas yang sudah dibagi sesuai blok, menyisir area open camp dan blok hunian WBP. Kegiatan diawali dengan Penggeledahan badan WBP sebelum mensterilkan area blok hunian guna mencegah adanya barang-barang terlarang yang terselip dalam pakaian maupun badan. “Kegiatan yang kita laksanakan malam ini guna meminimalisir barang-barang terlarang dari kamar warga binaan yang mungkin saja dapat mengakibatkan gangguan kantib,” ujarnya.

Baca Juga:  Sembunyi Berbulan-bulan, Terpidana Pencabulan Menyerah, Ternyata…

Dijelaskan, pengeledahan sengaja dilakukan secara mendadak di malam hari. Dari hasil penggeledahan secara mendetail, ditemukan berbagai barang terlarang ditemukan, seperti benda tajam berupa gunting, cutter, paku, sendok-garpu, obeng, serta barang pecah belah. “Barang-barang tersebut langsung disita dari dalam kamar hunian untuk selanjutnya dimusnahkan,” jelasnya.

Selain barang yang dilarang masuk blok hunian, ditemukan kartu remi, kabel dan kartu domino. Sedangkan untuk alat komunikasi dan juga barang terlarang seperti miras dan narkoba tidak ditemukan dalam penggeledahan tersebut. (m.basir/radar bali)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru