alexametrics
24.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Buru TSK Pembunuh Janda, Kirim Sampel Darah dan Sidik Jari ke Labfor

SINGARAJA – Belum terungkapnya pelaku pembunuhan dengan dugaan aksi perampokan yang menewaskan Putu Sekar, 51 warga Dusun Dauh Pura, Desa Depeha, Kubutambahan, Buleleng, terus didalami aparat kepolisian.

Dibantu aparat Satreskrim Polres Buleleng, Tim Buser Polres Kubutambahan berusaha mengungkap identitas dan ciri pelaku. Polisi mengirim sejumlah sampel darah ke Labfor Polda Bali.

“Ada darah kami temukan di senjata tajam di TKP yang identik dengan darah manusia. Darah itu akan kami uji sampel ke Labfor Polda Bali,” kata Kasatreskrim Polres Buleleng AKP Vicky Tri Haryanto didampingi Kasubbid Kimia dan Biologi Bid Labfor Polda Bali AKBP Ngurah Wijaya Putra.

Menurut AKP Vicky, selain darah yang diuji sampel ke Labfor Polda Bali, juga ada sidik jari yang ada di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Lima Anggota Polres Klungkung Berprestasi Terima Penghargaan

Hasil dari pengujian sampel inilah yang nantinya akan dibandingkan atau dicocok dengan penemuan barang bukti di lokasi kejadian.  

Pihaknya juga saat ini masih mendalami pemeriksaan terhadap saksi-saksi dari keluarga korban. “Jadi, kasus ini masih pada tahap penyidikan. Mudah-mudah dari hasil beberapa sampel yang diuji dapat terungkap siapa pelakunya,” tungkasnya.

Sementara itu, Kasubbid Kimia dan Biologi Bid Labfor Polda Bali AKBP Ngurah Wijaya Putra menambahkan, kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti di TKP.

Namun, untuk sampel masih dilakukan pengujian secara kimia dan biologi di Labfor Polda Bali.

“Kami juga belum bisa memberikan keterangan jelas soal hal ini. Karena polisi juga masih mencari bukti tambahan dan keterangan saksi,” pungkasnya.

Baca Juga:  Bupati Gianyar: Saya Juga Sudah Cek Ijazah Doktornya

Sebelumnya, seorang janda desa yang berasal dari Dusun Dauh Pura, Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan  ini ditemukan tak bernyawa dengan kondisi tubuhnya bersimbah darah, Senin (13/7) lalu sekitar pukul 16.00 Wita.

Polisi menyebutkan korban pertama kalinya ditemukan oleh kakaknya Desak Made Liarni, 51 yang hendak belanja ke toko korban.

Korban pun diduga menjadi aksi perampokan pada toko miliknya. Hingga sekarang kasus ini belum terungkap siapa dibalik korban pembunuhan sadis tersebut.



SINGARAJA – Belum terungkapnya pelaku pembunuhan dengan dugaan aksi perampokan yang menewaskan Putu Sekar, 51 warga Dusun Dauh Pura, Desa Depeha, Kubutambahan, Buleleng, terus didalami aparat kepolisian.

Dibantu aparat Satreskrim Polres Buleleng, Tim Buser Polres Kubutambahan berusaha mengungkap identitas dan ciri pelaku. Polisi mengirim sejumlah sampel darah ke Labfor Polda Bali.

“Ada darah kami temukan di senjata tajam di TKP yang identik dengan darah manusia. Darah itu akan kami uji sampel ke Labfor Polda Bali,” kata Kasatreskrim Polres Buleleng AKP Vicky Tri Haryanto didampingi Kasubbid Kimia dan Biologi Bid Labfor Polda Bali AKBP Ngurah Wijaya Putra.

Menurut AKP Vicky, selain darah yang diuji sampel ke Labfor Polda Bali, juga ada sidik jari yang ada di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Susah Cari Uang, Tiga Wanita Nekat Jadi Bandar dan Pengedar Narkoba

Hasil dari pengujian sampel inilah yang nantinya akan dibandingkan atau dicocok dengan penemuan barang bukti di lokasi kejadian.  

Pihaknya juga saat ini masih mendalami pemeriksaan terhadap saksi-saksi dari keluarga korban. “Jadi, kasus ini masih pada tahap penyidikan. Mudah-mudah dari hasil beberapa sampel yang diuji dapat terungkap siapa pelakunya,” tungkasnya.

Sementara itu, Kasubbid Kimia dan Biologi Bid Labfor Polda Bali AKBP Ngurah Wijaya Putra menambahkan, kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti di TKP.

Namun, untuk sampel masih dilakukan pengujian secara kimia dan biologi di Labfor Polda Bali.

“Kami juga belum bisa memberikan keterangan jelas soal hal ini. Karena polisi juga masih mencari bukti tambahan dan keterangan saksi,” pungkasnya.

Baca Juga:  Adu Jangkrik di Jalur Singaraja-Amlapura, Mobil BPBD Buleleng Ringsek

Sebelumnya, seorang janda desa yang berasal dari Dusun Dauh Pura, Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan  ini ditemukan tak bernyawa dengan kondisi tubuhnya bersimbah darah, Senin (13/7) lalu sekitar pukul 16.00 Wita.

Polisi menyebutkan korban pertama kalinya ditemukan oleh kakaknya Desak Made Liarni, 51 yang hendak belanja ke toko korban.

Korban pun diduga menjadi aksi perampokan pada toko miliknya. Hingga sekarang kasus ini belum terungkap siapa dibalik korban pembunuhan sadis tersebut.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/