alexametrics
26.5 C
Denpasar
Saturday, May 21, 2022

Jadi Tangkapan Terbesar Sejak 2019, Besok Puluhan BB Penyu Dilepas

PANGKALAN TNI AL (Lanal) Denpasar berhasil menggagalkan upaya penangkapan dan penyelundupan 32 ekor satwa penyu hijau (Chelonia mydas) di sekitar pantai dan perairan Serangan, Denpasar, Bali, pada Kamis (30/12).

Selain mengamankan satwa langka dan dilindungi, TNI AL juga mengamankan 21 ABK, tiga jukung, dan juga peralatan melaut.

 

DIDIK D.PRAPTONO, Denpasar

KOMANDAN Pangkalan T Lantamal V Surabaya Laksamana Pertama TNI Yoos Suryono Hadi.,M.Tr (Han).,M.Tr.Opsla.,CHRMP., saat jumpa pers, Jumat (31/12) menegaskan, keberhasilan jajaran Lanal Denpasar menggagalkan upaya penangkapan dan penyelundupan penyu hijau ini merupakan tangkapan terbesar sepanjang 2021.

Pihaknya pun mengapresiasi dengan prestasi dan kerja keras jajaran Koarmada II (Lanal Denpasar) dalam pengungkapan ini.

“Pengungkapan ini menjadi hadiah besar yang bertepatan dengan momentum HUT ke-72 Lantamal V. Selain itu, penggagalan upaya penyelundupan ini juga menjadi prestasi di penghujung tahun 2021,”tegas Laksma Yoos Suryono didampingi Komandan Lanal Denpasar Kolonel Laut (P) I Komang Teguh Ardana, S.T., M.A.P dan  Asops Danlantamal V Surabaya Kolonel Laut (P) Hreesang Wisanggeni di Pulau Serangan, Denpasar Selatan.

Baca Juga:  Belasan Warga Asing Terlibat, Bali Darurat Narkoba..!!
- Advertisement -

Lebih lanjut, Laksma Yoos Suryono menjelaskan, penangkapan penyu hijau, ini merupakan tangkapan besar kali kedua yang dilakukan jajaran TNI AL di Bali dalam kurun waktu 2019-2021.

Pasalnya sebelumnya, pada tanggal 17 Maret 2019, jajaran Lanal Denpasar Bali juga menggagalkan upaya penangkapan dan penyelundupan penyu di Dusun Banyuwedang, Desa Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali.

Sementara itu, Komandan Lanal Denpasar olonel Laut (P) I Komang Teguh Ardana, S.T., M.A.P menambakan, dari hasil penyelidikan sementara, dari keterangan para tersangka, puluhan penyu yang disita itu merupakan tangkapan semalam. “Dugaan sementara mereka sengaja mencari penyu hijau itu untuk permintaan. Dan 32 ekor (penyu hijau) itu hanya ditangkap dalam waktu semalam,”ungkapnya.

Baca Juga:  Didakwa Pasal Mati, Thailand Penyelundup Narkotika Masih Bisa Senyum..

Hanya saja, terkait jaringan, pemasan dan lainnya, pihaknya menyatakan masih dalam proses penyelidikan.

Sementara itu, terkait 31 ekor penyu hijau ukuran besar dan sedang, dari rencana, puluhan penyu itu, Sabtu (1/1/2022) besok akan dilepas ke perairan bersama BKSDA Bali dan  Yayasan Turtle Conservation Education Center (TCEC) untuk menghindari agar penyu tidak mati dan bisa kembali ke habitat asalnya.

Namun sebelum dilepas liarkan, para penyu tersebut terlebih dahulu dipasangi logam penanda (tangging) di bagian flipper-nya

 

 

- Advertisement -

PANGKALAN TNI AL (Lanal) Denpasar berhasil menggagalkan upaya penangkapan dan penyelundupan 32 ekor satwa penyu hijau (Chelonia mydas) di sekitar pantai dan perairan Serangan, Denpasar, Bali, pada Kamis (30/12).

Selain mengamankan satwa langka dan dilindungi, TNI AL juga mengamankan 21 ABK, tiga jukung, dan juga peralatan melaut.

 

DIDIK D.PRAPTONO, Denpasar

KOMANDAN Pangkalan T Lantamal V Surabaya Laksamana Pertama TNI Yoos Suryono Hadi.,M.Tr (Han).,M.Tr.Opsla.,CHRMP., saat jumpa pers, Jumat (31/12) menegaskan, keberhasilan jajaran Lanal Denpasar menggagalkan upaya penangkapan dan penyelundupan penyu hijau ini merupakan tangkapan terbesar sepanjang 2021.

Pihaknya pun mengapresiasi dengan prestasi dan kerja keras jajaran Koarmada II (Lanal Denpasar) dalam pengungkapan ini.

“Pengungkapan ini menjadi hadiah besar yang bertepatan dengan momentum HUT ke-72 Lantamal V. Selain itu, penggagalan upaya penyelundupan ini juga menjadi prestasi di penghujung tahun 2021,”tegas Laksma Yoos Suryono didampingi Komandan Lanal Denpasar Kolonel Laut (P) I Komang Teguh Ardana, S.T., M.A.P dan  Asops Danlantamal V Surabaya Kolonel Laut (P) Hreesang Wisanggeni di Pulau Serangan, Denpasar Selatan.

Baca Juga:  Ngeri...Bus Maut Picu Tabrakan Beruntun di GWK, Satu Tewas

Lebih lanjut, Laksma Yoos Suryono menjelaskan, penangkapan penyu hijau, ini merupakan tangkapan besar kali kedua yang dilakukan jajaran TNI AL di Bali dalam kurun waktu 2019-2021.

Pasalnya sebelumnya, pada tanggal 17 Maret 2019, jajaran Lanal Denpasar Bali juga menggagalkan upaya penangkapan dan penyelundupan penyu di Dusun Banyuwedang, Desa Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali.

Sementara itu, Komandan Lanal Denpasar olonel Laut (P) I Komang Teguh Ardana, S.T., M.A.P menambakan, dari hasil penyelidikan sementara, dari keterangan para tersangka, puluhan penyu yang disita itu merupakan tangkapan semalam. “Dugaan sementara mereka sengaja mencari penyu hijau itu untuk permintaan. Dan 32 ekor (penyu hijau) itu hanya ditangkap dalam waktu semalam,”ungkapnya.

Baca Juga:  Belasan Warga Asing Terlibat, Bali Darurat Narkoba..!!

Hanya saja, terkait jaringan, pemasan dan lainnya, pihaknya menyatakan masih dalam proses penyelidikan.

Sementara itu, terkait 31 ekor penyu hijau ukuran besar dan sedang, dari rencana, puluhan penyu itu, Sabtu (1/1/2022) besok akan dilepas ke perairan bersama BKSDA Bali dan  Yayasan Turtle Conservation Education Center (TCEC) untuk menghindari agar penyu tidak mati dan bisa kembali ke habitat asalnya.

Namun sebelum dilepas liarkan, para penyu tersebut terlebih dahulu dipasangi logam penanda (tangging) di bagian flipper-nya

 

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/