alexametrics
29.8 C
Denpasar
Sunday, May 22, 2022

Kasus Pidana di Klungkung Meningkat, Narkoba Paling Mendominasi

SEMARAPURA – Polres Klungkung menangani lebih banyak kasus tindak pidana di tahun 2021 dibandingkan dengan tahun 2020. Adapun kasus narkoba mendominasi di tahun 2021.


Kapolres Klungkung AKBP I Made Dhanuardana, Kamis (30/12) membeberkan, Polres Klungkung menangani sebanyak 113 kasus tindak pidana di tahun 2021. Jika dibandingkan tahun 2020, terjadi peningkatan kasus sekitar 21,5 persen atau sebanyak 20 kasus.

 

“Kejahatan konvensional didominasi kasus narkoba sebanyak 23 kasus, curat 17 kasus, penganiayaan 11 kasus, cubis (pencurian biasa) 9 kasus dan KDRT sebanyak 5 kasus. Kemudian Kejahatan Kekayaan Negara berupa penggelapan dalam jabatan ditemukan sebanyak 3 Kasus,” bebernya.

Adapun kasus yang menonjol di tahun 2021, yakni kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur. Yang mana tersangkanya merupakan orang dekat korban. Yakni seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Klungkung yang merupakan kekasih dari ibu korban.

Baca Juga:  Diamankan Sebulan, Wanita Ukraina dan Balitanya Akhirnya Dideportasi

 

- Advertisement -

Sementara satu kasus pencabulan lainnya dilakukan oleh seorang ayah angkat hingga korban hamil.

 

“Kasus yang menonjol di tahun 2021, yakni kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur,” jelasnya.

Lebih lanjut dari 113 kasus tersebut, diungkapkannya sebanyak 111 kasus atau 98,2 telah diselesaikan oleh Polres Klungkung di tahun 2021.

 

“Begitu juga Kecelakaan Lalu Lintas di wilayah Kabupaten Klungkung mengalami kenaikan kasus dari 86 kasus di tahun lalu menjadi 99 kasus di tahun ini,” tandasnya.

- Advertisement -

SEMARAPURA – Polres Klungkung menangani lebih banyak kasus tindak pidana di tahun 2021 dibandingkan dengan tahun 2020. Adapun kasus narkoba mendominasi di tahun 2021.


Kapolres Klungkung AKBP I Made Dhanuardana, Kamis (30/12) membeberkan, Polres Klungkung menangani sebanyak 113 kasus tindak pidana di tahun 2021. Jika dibandingkan tahun 2020, terjadi peningkatan kasus sekitar 21,5 persen atau sebanyak 20 kasus.

 

“Kejahatan konvensional didominasi kasus narkoba sebanyak 23 kasus, curat 17 kasus, penganiayaan 11 kasus, cubis (pencurian biasa) 9 kasus dan KDRT sebanyak 5 kasus. Kemudian Kejahatan Kekayaan Negara berupa penggelapan dalam jabatan ditemukan sebanyak 3 Kasus,” bebernya.

Adapun kasus yang menonjol di tahun 2021, yakni kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur. Yang mana tersangkanya merupakan orang dekat korban. Yakni seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Klungkung yang merupakan kekasih dari ibu korban.

Baca Juga:  Kasus Warga Bali Terkatung-katung di Turki, Gubernur Surati Kemenlu

 

Sementara satu kasus pencabulan lainnya dilakukan oleh seorang ayah angkat hingga korban hamil.

 

“Kasus yang menonjol di tahun 2021, yakni kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur,” jelasnya.

Lebih lanjut dari 113 kasus tersebut, diungkapkannya sebanyak 111 kasus atau 98,2 telah diselesaikan oleh Polres Klungkung di tahun 2021.

 

“Begitu juga Kecelakaan Lalu Lintas di wilayah Kabupaten Klungkung mengalami kenaikan kasus dari 86 kasus di tahun lalu menjadi 99 kasus di tahun ini,” tandasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/