JIMBARAN, RadarBali.id- Tak hanya mengingatkan adanya beragam varian narkoba, Kepala Badan Narkotika Nasioal (BNN) RI, Komjen Pol Petrus Reinhard Golose, menuturkan bahwa di kalangan mahasiswa konsumsi narkoba juga meningkat. Yakni dari 1,10 persen pada 2021, menjadi 1,38 persen pada 2022. Hal ini tentu mengkhawatirkan, karena menyangkut keselamatan dan masa depan generasi muda bangsa.
Problema tersebut sebetulnya tak hanya di Indonesia, tetapi seluruh dunia. Karena menurut data, pengguna paling banyak mulai umur 19 tahun ke atas, atau dikenal young adult (masa muda). Masalah ini narkoba kalangan mahasiswa menjadi konsen BNN. "Maka dari itu di Bali jangan sampai ada organize crime yang menjadi backing peredaran gelap narkotika," tandasnya.
Adapun mengenai turnamen tenis meja internasional bertemakan "Melalui Olahraga Tenis Meja Kita Gelorakan Perang Melawan Narkoba Demi Indonesia Bersinar" ini, juga dalam rangka menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2023 pada 26 Juni mendatang.