Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

BNN Gerebek Laboratorium Narkoba Geng Rusia di Gianyar

Andre Sulla • Jumat, 6 Maret 2026 | 16:33 WIB

TERLARANG - ilustrasi narkoba jenis mephedrone yang diproduksi labolatorium klandestin di sebuah vila di Gianyar, Bali.
TERLARANG - ilustrasi narkoba jenis mephedrone yang diproduksi labolatorium klandestin di sebuah vila di Gianyar, Bali.

RADAR BALI – Tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Polda Bali, dan Bea Cukai berhasil membongkar pabrik narkoba rahasia di Villa De Bale Mercapada, Jalan Padat Karya, Banjar Banda, Desa Saba, Gianyar.

Dalam penggerebekan yang berlangsung Jumat (6/3/2026) dini hari tersebut, petugas mengamankan seorang perempuan warga negara Rusia bernama Natalia (30).

Operasi yang dipimpin Kombes Pol Lilik Tribhawono ini mengungkap keberadaan laboratorium clandestine yang diduga kuat digunakan untuk memproduksi narkotika sintetis jenis mephedrone.

Natalia ditangkap tanpa perlawanan saat petugas menggeledah vila yang terletak di pemukiman padat tersebut.

Temuan Laboratorium Rahasia di Dalam Kamar

Hasil penggeledahan mengungkap fakta mengejutkan mengenai aktivitas di dalam vila.

Petugas menemukan berbagai jerigen berisi cairan kimia yang disimpan langsung di kamar terduga pelaku.

Berdasarkan pemeriksaan awal tim Laboratorium Forensik BNN, cairan tersebut diidentifikasi sebagai cannabinoid sintetis.

Selain bahan baku utama, tim gabungan juga menyita berbagai bahan kimia pendukung dan peralatan laboratorium profesional.

Antara lain, methanol, ethyl acetate, methylamine, hydrobromic acid, hingga citric acid.

Selain itu, terdapat sejumlah peralatan yakni erlenmeyer, timbangan digital, syringe (suntikan), filter, masker respirator, hingga alat pengering.

Pengembangan dari Kasus Sukawati

Penggerebekan ini merupakan hasil pengembangan dari pengungkapan kasus narkotika sebelumnya yang terjadi di sebuah vila di kawasan Jalan Wisata, Kecamatan Sukawati, Gianyar.

Kuat dugaan bahwa laboratorium di Banjar Banda ini merupakan bagian dari jaringan peredaran narkoba internasional yang melibatkan warga negara asing.

Sejumlah pejabat teras kepolisian terpantau turun langsung ke lokasi untuk memastikan proses penyelidikan.

Kapolres Gianyar AKBP Candra C. Kusuma tiba di lokasi pada pagi hari, disusul oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Bali Kombes Pol Radiant untuk memantau olah TKP yang dilakukan Tim Inafis dan Labfor.

Pemeriksaan Intensif

Saat ini, Natalia masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap jaringan besar di baliknya.

Tim Labfor Polda Bali juga telah mengambil sampel seluruh zat kimia untuk diuji secara ilmiah guna memastikan kandungan presisinya.

Mengenai detail lebih lanjut, BNN RI dijadwalkan akan menggelar konferensi pers secara resmi pada Sabtu (7/3/2026) langsung di lokasi kejadian.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy menyatakan masih akan melakukan pengecekan lebih lanjut terkait perkembangan kasus ini.***

Editor : Ibnu Yunianto
#Mephedrone #laboratorium narkoba #Villa De Bale Mercapada #sukawati #bea cukai #Kriminal Bali #Penangkapan WNA #polda bali #bnn #narkoba #Laboratorium Clandestine #bali #gianyar #geng rusia