Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Israel Menghadapi Tekanan Diplomasi Berat, Dukungan untuk Palestina Menguat, Ini Prediksi Sikap Benjamin Netanyahu

Admin Radar Bali • Selasa, 23 September 2025 | 02:08 WIB
KERAS KEPALA : Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (X.com/@IsraeliPM)
KERAS KEPALA : Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (X.com/@IsraeliPM)

 

Radar Bali.id- Israel belakangan ini mendapat tekanan diplomasi yang berat dan bertubi-tubi. Ini karena serangannya terhadap Gaza yang tetap membabi buta, meskipun banyak tekanan internasional.

Berdasarkan analisis dari berbagai sumber berita dan pernyataan yang telah dikeluarkan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, berikut adalah analisis mengenai kemungkinan langkah yang akan diambilnya jika dukungan negara-negara di dunia, khususnya dari Eropa, semakin menguat untuk Palestina.

Reaksi Keras dan Penolakan Terbuka

Berdasarkan sejarah dan pernyataan terkini, Netanyahu kemungkinan besar akan menanggapi penguatan dukungan untuk Palestina dengan reaksi keras dan penolakan terbuka.

Ini terlihat dari kritik tajamnya terhadap rencana negara-negara seperti Prancis, Inggris, Kanada, dan Australia yang mengakui negara Palestina.

Ia bahkan menyebut langkah tersebut sebagai "hadiah terbesar untuk teror" dan menolak ide pembentukan negara Palestina di Tepi Barat.

Netanyahu berulang kali menegaskan bahwa selama ia menjabat sebagai perdana menteri, "tidak akan ada negara Palestina." Sikap ini konsisten dengan ideologi politiknya dan kebutuhan untuk mempertahankan koalisi sayap kanan ekstrem yang mendukungnya.

Strategi Diplomasi dan Mobilisasi Dukungan Internal

Meskipun menghadapi tekanan diplomatik, Netanyahu tidak akan "ngawur" dalam artian tanpa strategi. Ia akan mengandalkan strategi yang telah lama ia gunakan untuk menghadapi tekanan internasional:

Tetap Membabi Buta Menyerang Gaza?

Israel biasanya selalu berkilah, menampik, serta mengklaim bahwa setiap serangannya memiliki target dan tujuan yang jelas, terlepas dari kritik internasional atas jumlah korban sipil yang tinggi.

Editor : Hari Puspita
#diplomasi #Israel #gaza #benjamin netanyahu #palestina