Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nah! Gegara Efisiensi Anggaran, Gubernur Cup Makepung 2026 Batal Digelar

M
Penulis: Muhammad Basir❯
Ilustrasi makepung di Jembrana beberapa waktu lalu. (M.Basir)
Ilustrasi makepung di Jembrana beberapa waktu lalu. (M.Basir)

Advertisement

 

NEGARA, Radar Bali.id – Kebijakan efisiensi anggaran Pemkab Jembrana berdampak langsung pada kalender ajang balapan kerbau tradisional makepung tahun 2026.

Advertisement

Dari empat ajang resmi yang rutin menghiasi kalender balap saban tahun, Pemkab Jembrana hanya mampu memutar satu event tingkat kabupaten. Ajang bergengsi Gubernur Cup tahun ini bahkan terpaksa ditiadakan.

Koordinator Sekaa (paguyuban) Makepung Jembrana I Made Mara menyampaikan, agenda resmi makepung sejatinya diwarnai empat kejuaraan saban musim, yakni Kapolda Cup, Gubernur Cup, Bupati Cup, dan Jembrana Cup. Namun keterbatasan anggaran memaksa pengurus melakukan perampingan jadwal secara drastis.

Bupati Cup dan Jembrana Cup 2026 akhirnya disatukan dalam satu ajang bertajuk Festival Makepung Jembrana. Festival tersebut telah bergulir pada Minggu, 23 Agustus 2026 lalu dengan menyedot 268 peserta—terdiri dari 144 peserta Blok Barat dan 124 peserta Blok Timur. Sayangnya, untuk Gubernur Cup sama sekali tidak bisa diputar.

"Karena tergantung efisiensi anggaran di kabupaten, Jembrana Cup ditiadakan. Hanya satu event saja yang terlaksana, yakni Festival Makepung," ujar Mara.

Mara menambahkan, seri di Sirkuit All In One sejatinya diplot menjadi laga penutup musim makepung 2026. Namun tanpa ajang Jembrana Cup, penutupan musim terpaksa dikemas dalam format pertandingan biasa tanpa perebutan piala bergengsi.

Kendati tanpa kucuran anggaran resmi, para sekaa makepung tetap berinisiatif menggeber pertandingan independen demi merawat tradisi leluhur.

"Tapi sekaa tetap semangat. Walaupun tidak ada anggaran, pertandingan tetap dilaksanakan untuk mempertahankan tradisi dan budaya kita," tegasnya.

Mara berharap pada musim mendatang ajang makepung kembali berjalan penuh dalam 10 putaran resmi dari Juli hingga November. Ia mendorong agar Bupati Cup dan Jembrana Cup kembali dianggarkan secara utuh untuk memelihara gairah kompetisi dan regenerasi pelestari budaya khas Bumi Makepung tersebut. [*]

Advertisement

Artikel Terkait

Evaluasi Pemprov Bali Belum Turun, Proyek Fisik APBD Perubahan Karangasem Terancam Mangkrak

Evaluasi Pemprov Bali Belum Turun, Proyek Fisik APBD Perubahan Karangasem Terancam Mangkrak

APBD Perubahan 2026 Karangasem sejatinya sudah disetujui dalam Rapat Paripurna DPRD Karangasem pada September lalu.

Krisis Armada Damkar Jembrana: Kewalahan Gegara Nyaris Kebakaran Tiap Hari

Krisis Armada Damkar Jembrana: Kewalahan Gegara Nyaris Kebakaran Tiap Hari

Gelombang kebakaran lahan nyaris terjadi setiap hari di Kabupaten Jembrana seiring berkecamuknya musim kemarau.

Tersandung Aturan Permendagri, Proyek Lampu Jalan Karangasem senilai Rp 7,8 Miliar Dipastikan Batal

Tersandung Aturan Permendagri, Proyek Lampu Jalan Karangasem senilai Rp 7,8 Miliar Dipastikan Batal

Padahal, alokasi anggaran jumbo tersebut sudah ketok palu dalam APBD Induk 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer