Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ada Ritual Ida Bhatara Turun Kabeh, Aktivitas Pendakian Gunung Agung Disetop 29 Hari, Ini Jadwalnya

Zulfika Rahman • Jumat, 1 Maret 2024 | 20:10 WIB
SETOP SEMENTARA PENDAKIAN : Gunung Agung, terlihat dari kejauhan saat pagi hari. Selama IBTK 2024 berlangsung, Desa Adat Besakih menutup sementara aktivitas pendakian dari semua jalur.(zulfika rahman/
SETOP SEMENTARA PENDAKIAN : Gunung Agung, terlihat dari kejauhan saat pagi hari. Selama IBTK 2024 berlangsung, Desa Adat Besakih menutup sementara aktivitas pendakian dari semua jalur.(zulfika rahman/

AMLAPURA, Radar Bali.id- Aktivitas pendakian ke Gunung Agung akan ditutup selama 29 hari. Penutupan tersebut dilakukan terkait perayaan upacara Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) dan Tawur Labuh Gentuh di Pura Agung Besakih.

Bendesa Adat Besakih Jro Mangku Widiartha mengatakan, bahwa penutupan aktivitas pendakian ke Gunung Agung berlaku untuk semua jalur sejak Minggu 17 Maret hingga 14 April mendatang.

"Akan ditutup selama 29 hari. Tidak ada aktivitas pendakian ke Gunung Agung berkenaan dengan karya IBTK," ujarnya dikonfirmasi Kamis (29/2/2024).

Widiartha menjelaskan, puncak karya IBTK sendiri akan jatuh pada Minggu pada 24 Maret mendatang saat purnama sasih kedasa.

"Penutupan ini memang selalu dilakukan agar pelaksanaan IBTK berjalan lancar. Selain itu untuk menjaga kesucian Pura Agung Besakih selama perayaan IBTK," jelas Widiartha.

 Baca Juga: Pujawali Kelima Pura Pasar Agung, Aktivitas Pendakian Gunung Agung Ditutup Total

Alasan lain kata Widiartha, penutupan aktivitas pendakian untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi. Seperti kecelakaan saat pendakian, pendaki tersesat dan lainnya.

"Ini kan bisa mengganggu jalannya pelaksanaan IBTK," paparnya.

Penutupan ini kata dia, sudah diinformasikan kepada seluruh pemandu yang ada di Gunung Agung serta agen travel bahwa selama 29 hari saat pelaksanaan IBTK itu, Gunung Agung ditutup untuk aktivitas wisatawan. "Kami berharap semua bisa mengerti dan mendukung agar pelaksanaan IBTK ini bisa berjalan lancar. Mari sama-sama menjaga kesucian Pura Agung Besakih," sebutnya.


Apabila ada wisatawan yang nekat melakukan pendakian selama penutupan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.


Sementara itu, terkait dengan Karya IBTK di Pura Agung Besakih tahun 2024, panitia sudah melakukan sejumlah persiapan dengan matang. Seperti jadwal persembahyangan, bebantenan dan lainnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#gunung agung #pendakian #ritual