Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Naik 7 Persen, Ribuan Pemudik di Padangbai, Karangasem Pilih Menyeberang Malam Hari

Zulfika Rahman • Rabu, 18 Maret 2026 | 10:43 WIB

LEBIH BANYAK YANG MENYEBERANG MALAM : Antrean pemudik yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Padangbai menuju Lembar,Lombok,NTB, Selasa (17/3/2026). (zulfika rahman/radar bali)
LEBIH BANYAK YANG MENYEBERANG MALAM : Antrean pemudik yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Padangbai menuju Lembar,Lombok,NTB, Selasa (17/3/2026). (zulfika rahman/radar bali)

 

KARANGASEM, Radar Bali.id – Arus mudik menuju Pelabuhan Lembar, NTB, melalui Pelabuhan Padangbai mulai menunjukkan eskalasi signifikan, namun tetap terkendali.

Senin malam (16/3/2026), ribuan penumpang dan kendaraan memadati area pelabuhan, menandai puncak lonjakan awal dalam periode mudik tahun ini.

Dominasi Roda Dua dan Pilihan Waktu Malam

Berdasarkan data Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Pelabuhan Padangbai, tren kenaikan penumpang sejatinya sudah terasa sejak Jumat (13/3/2026). Hingga Senin malam, tercatat sebanyak 7.352 penumpang telah menyeberang, dengan kendaraan roda dua masih mendominasi pergerakan sebanyak 2.479 unit.

Menariknya, para pemudik cenderung memadati pelabuhan pada malam hari untuk menghindari terik matahari.

"Kalau siang antrenya panas, apalagi sekarang sedang puasa. Jadi lebih nyaman jalan malam bersama keluarga," ungkap Nurfahyatin, salah seorang pemudik di lokasi.

Potong Waktu  Bongkar Muat

 Mengantisipasi antrean panjang, pihak ASDP dan BPTD Padangbai bergerak cepat dengan menerapkan skenario khusus. Kepala Satuan Pelayanan (Satpel) BPTD Padangbai, I Ketut Sugiartono, menjelaskan bahwa pihaknya kini mempercepat ritme operasional kapal.

"Kami menambah jumlah perjalanan dari 13 trip menjadi 15 trip. Selain itu, waktu bongkar muat yang biasanya 2,5 jam kini dipangkas menjadi hanya 1,5 jam," ujar Sugiartono.

Pihak otoritas telah menyiapkan tiga skema pelayanan: Normal, Padat, dan Sangat Padat. Dengan pemberlakuan skema padat saat ini, penambahan trip dan percepatan durasi di dermaga terbukti ampuh mengurai penumpukan kendaraan.

Prediksi Kenaikan 7 Persen

Meski situasi terpantau padat merayap, koordinasi antarinstansi memastikan arus mudik tetap terkendali. Ketua Gapasdap Pelabuhan Padangbai, I Ketut Purwita, memprediksi bahwa total volume penumpang dan kendaraan pada musim mudik tahun ini mengalami kenaikan di kisaran angka 7 persen dibandingkan tahun lalu.

Sejauh ini, fasilitas penunjang di pelabuhan dan kesiapan armada kapal diklaim dalam kondisi prima untuk melayani lonjakan pemudik hingga hari raya tiba.[*]

Editor : Hari Puspita
#mudik Lebaran 1447 Hijriah #pelabuhan padangbai #penyeberangan #Selat Lombok