Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pengaruh Energi Dalam Hidup

Rosihan Anwar • Minggu, 25 Agustus 2024 | 17:33 WIB
Santy Sastra
Santy Sastra

Oleh: Santy Sastra

(Mindset Motivator dan Hipnoterapist) 

 

ENERGI adalah sebuah kekuatan yang tidak dapat dilihat. Ada dua energi yang bersisian dalam kehidupan, yaitu energi positif dan energi negatif.

Energi positif mengacu pada sikap yang memberi semangat, produktif, dan bermanfaat . Orang yang menunjukkan energi positif ini sering kali melakukannya dengan: Bersikap baik dan murah hati. Percaya bahwa hal-hal baik akan terjadi sejalan dengan hukum tarik-menarik

Lingkungan yang membuat  tidak nyaman mungkin digambarkan memiliki energi negatif. Self-talk adalah aliran pemikiran yang sebagian besar tidak terucapkan di kepala. Pikiran negatif dapat membahayakan kesehatan dan kesejahteraan seseorang. Orang yang berpikiran positif tidak mudah terserang flu dan memiliki kesehatan jantung yang lebih baik.

Pikiran manusia adalah magnet untuk menghasilkan energi, Ada dua jenis pola pikir pada manusia yaitu pola pikir positif (energi positif) dan pola pikir negatif (energi negatif).

Sebagai contoh energi positif pada manusia yaitu jujur, percaya, lemah lembut, sabar, peduli, kreatif, memaafkan, tidak egois, rajin, bersyukur, murah hati, semangat, periang, dan bertanggung jawab.

Sementara bentuk energi negatif seperti mengeluh, dendam, malas, pembohong, egois, pelit, putus asa, murung, iri hati, takut, sombong, bimbang, khawatir, curiga, serakah, bingung, dan tidak sabar.

Pada keduanya bagaimana setiap individu mengarahkan magnet-magnet tersebut agar dapat menghasilkan energi di dalam pikiran manusia. Seseorang yang berpikir positif cenderung memusatkan hal-hal yang positif pula terhadap dirinya dan orang lain.

Dan demikian sebaliknya, energi negatif yang cenderung memunculkan perasaan cemas, takut, atau pesimis, energi positif menguatkan jiwa dan pikiran untuk mencapai potensi terbaiknya.

Cara meningkatkan jumlah aliran energi positif dalam hidup adalah dengan memahami bahwa energi positif dan negatif tersimpan dalam tubuh manusia. Baik yang memiliki energi positif maupun negatif di dalam tubuh, membawa serta energi tersebut, yang memengaruhi semua orang yang ditemui.

Meskipun energi manusia  merupakan kombinasi dari masa lalu, pola pikir, pikiran dominan, dan persepsi seseorang terhadap dunia, pada titik tertentu,  perlu bertanggung jawab atas masa kini dan, jika perlu, berupaya mengubah energi diri. 

Tingkatkan jumlah aliran energi positif dalam hidup  dengan mengelilingi diri dengan orang-orang yang membangkitkan semangat.

Meskipun tidak ada orang yang bahagia sempurna, orang-orang dengan pandangan positif memancarkan lebih banyak energi positif dan lebih mudah bergaul daripada orang-orang yang berenergi rendah.

Musik adalah salah satu cara termudah untuk mengubah energi dengan cepat. Buat daftar putar "Good Vibes" pribadi yang berisi lagu-lagu yang  selalu dapat meningkatkan suasana hati. (ss/han)

 

 

Editor : Rosihan Anwar