Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Astungkara, Empat Warga Klungkung yang Berhasil Bekerja ke Luar Negeri Temui Bupati Suwirta

Hari Puspita • Jumat, 24 Februari 2023 | 00:03 WIB
SEMANGAT TINGGI : 17 dari 55 Anak KK miskin Klungkung segera bekerja di luar negeri. Empat dari mereka bertemu Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. (foto:humas klungkung)
SEMANGAT TINGGI : 17 dari 55 Anak KK miskin Klungkung segera bekerja di luar negeri. Empat dari mereka bertemu Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. (foto:humas klungkung)
SEMARAPURA, Radar Bali.id- Empat Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Klungkung mengunjungi Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta di ruang kerjanya, Rabu (22/2/2023). Mereka adalah empat dari 17 orang PMI berasal dari Kepala Keluarga (KK) miskin Kabupaten Klungkung yang berhasil bekerja di kapal pesiar setelah sebelumnya mengikuti program pelatihan calon PMI oleh Pemkab Klungkung.

“Saya sangat menyambut baik kedatangan adik-adik yang kami didik dengan inovasi berikan kail bukan ikan dengan memberangkatkan anak KK miskin ke kapal pesiar. Setelah rata-rata 8-9 bulan bekerja di kapal akhirnya mereka sudah kembali pulang,” ujar Suwirta dengan penuh rasa gembira.

Menurutnya, anak-anak KK miskin itu telah berhasil menunjukkan semangat untuk keluar dari garis kemiskinan. Sehingga sudah sepantasnya sebagai contoh anak-anak lainnya yang ingin keluar dari garis kemiskinan.

“Semangat mereka sangat tinggi bahkan ada yang meminjam uang sebelum berangkat dan akhirnya sekarang mereka juga ada yang mempunyai tabungan. Nah, pengalaman adik-adik ini saya harapkan dapat menjadi contoh yang lainnya agar nantinya bisa keluar dari garis kemiskinan,” jelasnya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Klungkung, I Wayan Sumarta mengungkapkan, total ada sebanyak 55 anak dari KK miskin mengikuti program pelatihan calon PMI yang digelar Pemkab Klungkung itu. Di mana hingga saat ini baru 17 orang saja yang telah bekerja ke luar negeri.

Di mana beberapa di antaranya adalah keempat anak tersebut. Yakni I Dewa Putu Sugiadnyana asal Desa Getakan Kecamatan Banjarangkan, I Wayan Wahyudi Adi Putra asal Dusun Karang, Desa Pajukutan Kecamatan Nusa Penida, I Wayan Tinggal Yasa asal Desa Gunaksa Kecamatan Dawan dan I Dewa Gde Putra Adipara asal Simpang Lima Kecamatan Klungkung. “Rencananya mereka akan kembali berangkat pada Mei 2023 mendatang,” ungkapnya.

Sementara untuk puluhan anak dari KK miskin lainnya yang belum berangkat bekerja keluar negeri, diungkapkannya ada sejumlah hal yang membuat mereka belum dan tidak berangkat bekerja ke luar negeri. ]

Di antaranya karena belum memenuhi pengalaman kerja satu tahun, belum lulus pra wawancara akibat terkendala Bahasa Inggris, dan ada juga yang sudah bekerja di Bali. Selain itu ada dua orang yang memutuskan untuk mundur dengan alasan sakit dan menikah.

“Yang belum berangkat karena menemui kendala, tetap kami fasilitasi dan monitor perkembangannya. Kami memiliki grup WhatsApp CPMI (calon pekerja migran Indonesia) untuk saling berkomunikasi,” tandasnya.

Salah satu PMI, I Dewa Putu Sugiadnyana mengucapkan terima kasih kepada Bupati Suwirta yang sudah memberikan motivasi dan semangat sehingga dirinya mampu mewujudkan cita-cita bekerja ke kapal pesiar. Sehingga sekarang dia bisa meningkatkan perekonomian keluarga.

"Terima kasih Bapak Bupati yang sudah memotivasi, mendidik dan memberikan kesempatan sehingga saya mampu mewujudkan cita-cita bekerja ke kapal pesiar,” ucapnya. [dewa ayu pitri arisanti/radar bali]

 

 

  Editor : Hari Puspita
#tki #Pekerja Migran asal Klungkung #pekerja migran #PMI klungkung