alexametrics
24.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Duh, Baru Terbentuk, Paket Dewa Terancam Cerai

RadarBali.com – Paket calon bupati dan wakil bupati dari partai Perindo, Made Dana – Dewa Wardana (Dewa), resmi mendaftarkan diri ke sekretariat bersama (Sekber) Koalisi Gianyar Bangkit (KGB), Senin (31/7) dengan diantar puluhan massa.

Dua kader Perindo ini belum tentu utuh dalam penjaringan di KGB yang terdiri dari PKPI, Demokrat, Golkar dan Gerindra itu. Karena di KGB sendiri banyak tokoh kuat yang telah mendaftar.

Usai mendaftarkan diri, bakal calon Bupati Gianyar Made Dana, memberikan sinyal ketidakutuhan paket Dewa.

Namun, Dana tetap menyerahkan sepenuhnya proses penjaringan ke jajaran KGB. “Itu sudah diserahkan, mekanisme semuanya di KGB,” ujar Dana.

Mengenai keberadaan wakil, Dana kembali menyerahkan sepenuhnya ke KGB. “Bahwa kami serahkan proses wakilnya. Siapapun nanti wakilnya yang dipilih, itu sesuai mekanisme. Kami tidak monopoli yang jelas kami datang berdua,” tandasnya.

Dia mengaku siap menerima hasil KGB. “Siapapun yang ditandemkan, kami siap untuk menerima. Yang penting, demi majunya masyarakat Gianyar,” terangnya.

Baca Juga:  Togar: Demo Bukan Cerminan Asli Masyarakat Bali

Apabila tidak terpakai di KGB, Dana dan Wardana mengaku enggan untuk maju lewat jalur independen.

 “Saya tidak akan maju lewat independen. Tapi politik itu harmonis, jadi saya gunakan kesempatan KGB ini untuk maju,” tegasnya.

Yang jelas, lanjut Dana, apabila dia memang terpilih dan didaftarkan KGB ke KPUD Gianyar, siap melawan paket dari PDI Perjuangan.

“Saya bukan sekadar penggembira. Saya siap bertarung dengan calon yang ditelorkan PDIP,” tukasnya.

Selain paket Dewa, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Gianyar, Cokorda Gede Putra Pemayun juga mendaftarkan diri, baik sebagai calon bupati atau calon wakil bupati.

“Untuk hasilnya, saya serahkan ke KGB apakah jadi calon bupati atau wakil, yang penting saya siap untuk maju Pilkada nanti,” terangnya.

Di waktu yang hampir bersamaan, juga mendaftarkan diri, Ni Made Candra Yudi, seorang pensiunan kepala dinas di Pemkab Gianyar.

Baca Juga:  Alit Kelakan Ketua Tim Jokowi – Amin di Bali, Bidik Suara 80 Persen

Hanya saja, Candra Yuni datang dengan diwakilkan oleh Ketua Bidang Perempuan DPD Gerindra Bali, Sabariah.

“Ibu Candra Yuni sedang ada urusan di Jakarta. Saya mewakili beliau untuk menjadi posisi wakil bupati. Saya yakin sepenuhnya wanita dilirik,” tukas Sabariah.

Sementara itu, Ketua Tim Pendaftaran KGB, Artha Rimbawa, menyatakan, proses pendaftaran di KGB ini selanjutnya digodok oleh empat partai koalisi.

Hanya saja, untuk hasilnya belum bisa diputuskan. “Karena dari Demokrat meminta diadakan perpanjangan pendaftaran. Jadi keputusan untuk perpanjangan atau tidak besok (hari ini, red),” jelas Rimbawa.

Ketua DPC Demokrat Gianyar, Cokorda Asmara, mengaku memohon perpanjangan masa pendaftaran di KGB.

“Karena kader kami terbentur hari baik menurut kayakinannya. Orang Bali kental dengan itu. Saya sebagai Ketua DPC mohon mengundurkan pendaftaran kembali,” ujar Cok Asmara.



RadarBali.com – Paket calon bupati dan wakil bupati dari partai Perindo, Made Dana – Dewa Wardana (Dewa), resmi mendaftarkan diri ke sekretariat bersama (Sekber) Koalisi Gianyar Bangkit (KGB), Senin (31/7) dengan diantar puluhan massa.

Dua kader Perindo ini belum tentu utuh dalam penjaringan di KGB yang terdiri dari PKPI, Demokrat, Golkar dan Gerindra itu. Karena di KGB sendiri banyak tokoh kuat yang telah mendaftar.

Usai mendaftarkan diri, bakal calon Bupati Gianyar Made Dana, memberikan sinyal ketidakutuhan paket Dewa.

Namun, Dana tetap menyerahkan sepenuhnya proses penjaringan ke jajaran KGB. “Itu sudah diserahkan, mekanisme semuanya di KGB,” ujar Dana.

Mengenai keberadaan wakil, Dana kembali menyerahkan sepenuhnya ke KGB. “Bahwa kami serahkan proses wakilnya. Siapapun nanti wakilnya yang dipilih, itu sesuai mekanisme. Kami tidak monopoli yang jelas kami datang berdua,” tandasnya.

Dia mengaku siap menerima hasil KGB. “Siapapun yang ditandemkan, kami siap untuk menerima. Yang penting, demi majunya masyarakat Gianyar,” terangnya.

Baca Juga:  Warga Antusias Berfoto Bersama Pak Harto dan Ibu Tien di CFD

Apabila tidak terpakai di KGB, Dana dan Wardana mengaku enggan untuk maju lewat jalur independen.

 “Saya tidak akan maju lewat independen. Tapi politik itu harmonis, jadi saya gunakan kesempatan KGB ini untuk maju,” tegasnya.

Yang jelas, lanjut Dana, apabila dia memang terpilih dan didaftarkan KGB ke KPUD Gianyar, siap melawan paket dari PDI Perjuangan.

“Saya bukan sekadar penggembira. Saya siap bertarung dengan calon yang ditelorkan PDIP,” tukasnya.

Selain paket Dewa, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Gianyar, Cokorda Gede Putra Pemayun juga mendaftarkan diri, baik sebagai calon bupati atau calon wakil bupati.

“Untuk hasilnya, saya serahkan ke KGB apakah jadi calon bupati atau wakil, yang penting saya siap untuk maju Pilkada nanti,” terangnya.

Di waktu yang hampir bersamaan, juga mendaftarkan diri, Ni Made Candra Yudi, seorang pensiunan kepala dinas di Pemkab Gianyar.

Baca Juga:  Kebijakan Masa Pandemi yang Hegemonik Membuat Bali Tak ke Mana-Mana

Hanya saja, Candra Yuni datang dengan diwakilkan oleh Ketua Bidang Perempuan DPD Gerindra Bali, Sabariah.

“Ibu Candra Yuni sedang ada urusan di Jakarta. Saya mewakili beliau untuk menjadi posisi wakil bupati. Saya yakin sepenuhnya wanita dilirik,” tukas Sabariah.

Sementara itu, Ketua Tim Pendaftaran KGB, Artha Rimbawa, menyatakan, proses pendaftaran di KGB ini selanjutnya digodok oleh empat partai koalisi.

Hanya saja, untuk hasilnya belum bisa diputuskan. “Karena dari Demokrat meminta diadakan perpanjangan pendaftaran. Jadi keputusan untuk perpanjangan atau tidak besok (hari ini, red),” jelas Rimbawa.

Ketua DPC Demokrat Gianyar, Cokorda Asmara, mengaku memohon perpanjangan masa pendaftaran di KGB.

“Karena kader kami terbentur hari baik menurut kayakinannya. Orang Bali kental dengan itu. Saya sebagai Ketua DPC mohon mengundurkan pendaftaran kembali,” ujar Cok Asmara.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/