alexametrics
27.6 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Mantra – Kerta Wajib Cuti, Koster Mengundurkan Diri dari Kursi DPR RI

DENPASAR – Suasana politik pemilihan Kepala Daerah Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018 mulai terasa.

Untuk pendaftaran calon dimulai 8 Januari mendatang. Nah, bagi calon  yang berasal dari Walikota, ataupun Bupati diberikan tenggang waktu hingga 60 hari setelah resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengajukan surat cuti.

Hal itu sesuai dengan Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 tentang pemilihan Gubernur, Walikota, dan Bupati untuk Pilgub Bali mendatang diberikan keringanan untuk cuti selama masa kampanye dan Pemilihan kepala daerah mendatang. 

Ketua KPU Kota Denpasar I Gede John Darmawan mengatakan, sesuai Undang-undang harus melakukan masa cuti setelah resmi mendaftarkan diri ke KPU.

Menurut John, saat ini posisi Rai Mantra belum resmi menyandang status calon karena masih dalam tahap pencarian pasangan.

Baca Juga:  Airlangga Beri Motivasi Mahasiswa UIR Ciptakan UMKM Baru

Rai Mantra harus mengajukan pendaftaran secara resmi dengan pasangannya yang diberikan tenggang waktu pendaftaran dari tanggal 8-10 Januari 2018.

“Rai Mantra ketika resmi mendaftar dia diberikan tenggang pengajuan cuti 60 hari setelah resmi mendaftar dan ditembuskan kepada Dewan.

Jadi, jika belum maka dianggap administrasi pencalonan tidak lengkap karena tidak mengikuti peraturan yang ada,” jelas John.

Untuk pihak Legislatif  seperti I Wayan Koster yang saat menjabat sebagai anggota DPR RI Perwakilan Bali, sudah dipastikan harus berhenti.

Karena, kata John, pihak partai sudah mendeklarasikan bahwa Koster sebagai calon Cagub 2018.

“Koster harus sudah memberikan ancang-ancang untuk pengajuan pemberhentian di DPR RI yang ditujukan ke Ketua Dewan sesuai dengan ketentuan setelah resmi pendaftaran ke KPU sebagai Cagub Bali,” jelasnya.

Baca Juga:  Bukan Sarjana Teknik, Karyanya Disenangi Pecinta Motor Dunia

Selain itu, I Ketut Sudikerta yang  saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur  yang juga digadang-gadang akan maju dalam masa akhir periode,

juga masih memiliki masa cuti kampanye karena kata John masa bakti dari Sudikerta hingga Agustus 2018 mendatang.

 “Kalau jadi maju, masih ada masa cuti kampanye sebelum masa bakti habis per Agustus 2018 mendatang.

Jadi yang memiliki masa cuti adalah Rai Mantra dan Sudikerta. Sedangkan Koster harus berhenti dari jabatannya sesuai ketentuan perundang-undangan,” tandasnya. 



DENPASAR – Suasana politik pemilihan Kepala Daerah Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018 mulai terasa.

Untuk pendaftaran calon dimulai 8 Januari mendatang. Nah, bagi calon  yang berasal dari Walikota, ataupun Bupati diberikan tenggang waktu hingga 60 hari setelah resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengajukan surat cuti.

Hal itu sesuai dengan Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 tentang pemilihan Gubernur, Walikota, dan Bupati untuk Pilgub Bali mendatang diberikan keringanan untuk cuti selama masa kampanye dan Pemilihan kepala daerah mendatang. 

Ketua KPU Kota Denpasar I Gede John Darmawan mengatakan, sesuai Undang-undang harus melakukan masa cuti setelah resmi mendaftarkan diri ke KPU.

Menurut John, saat ini posisi Rai Mantra belum resmi menyandang status calon karena masih dalam tahap pencarian pasangan.

Baca Juga:  Ngarit Perdana Usai Libur Tiga Bulan, Dikenal Sebagai Sosok Sederhana

Rai Mantra harus mengajukan pendaftaran secara resmi dengan pasangannya yang diberikan tenggang waktu pendaftaran dari tanggal 8-10 Januari 2018.

“Rai Mantra ketika resmi mendaftar dia diberikan tenggang pengajuan cuti 60 hari setelah resmi mendaftar dan ditembuskan kepada Dewan.

Jadi, jika belum maka dianggap administrasi pencalonan tidak lengkap karena tidak mengikuti peraturan yang ada,” jelas John.

Untuk pihak Legislatif  seperti I Wayan Koster yang saat menjabat sebagai anggota DPR RI Perwakilan Bali, sudah dipastikan harus berhenti.

Karena, kata John, pihak partai sudah mendeklarasikan bahwa Koster sebagai calon Cagub 2018.

“Koster harus sudah memberikan ancang-ancang untuk pengajuan pemberhentian di DPR RI yang ditujukan ke Ketua Dewan sesuai dengan ketentuan setelah resmi pendaftaran ke KPU sebagai Cagub Bali,” jelasnya.

Baca Juga:  Berawal dari Chat WA, Berlanjut ke Video Call Bugil, Terancam 6 Tahun

Selain itu, I Ketut Sudikerta yang  saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur  yang juga digadang-gadang akan maju dalam masa akhir periode,

juga masih memiliki masa cuti kampanye karena kata John masa bakti dari Sudikerta hingga Agustus 2018 mendatang.

 “Kalau jadi maju, masih ada masa cuti kampanye sebelum masa bakti habis per Agustus 2018 mendatang.

Jadi yang memiliki masa cuti adalah Rai Mantra dan Sudikerta. Sedangkan Koster harus berhenti dari jabatannya sesuai ketentuan perundang-undangan,” tandasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/