alexametrics
28.7 C
Denpasar
Saturday, August 20, 2022

Cagub Rai Mantra Sowan ke Prabowo Subianto, Apa yang Dibicarakan?

DENPASAR – Tidak hanya Sudikerta yang ke Jakarta menjemput rekomendasi. Cagub KRB, IB Rai Dharmawijaya Mantra juga ikut ke Jakarta.

Wali Kota Denpasar itu akan menghadap Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto. Menurut IB Putu Sukarta, Ketua DPD Gerindra Bali, pihaknya mengajak Rai Mantra bertemu Prabowo untuk memantapkan langkah maju sebagai cagub.

Sebab, rekomendasi Gerindra sudah dipastikan untuk paket Mantra – Kerta. “Gus Rai (Rai Mantra, Red) sebagai kandidat yang diusung Gerindra tentu punya etika.

Beliau kebetulan ke Jakarta sekaligus sowan ke tempat Pak Prabowo,” jelas Gus Sukarta dikonfirmasi terpisah.

Politikus asal Sanur itu menambahkan, penyerahan rekomendasi Gerindra sangat simpel. Gerindra tidak perlu acara penyerahan resmi.

Baca Juga:  Paket Mantra – Kerta Digembosi Kader Senior Golkar, Ini Respons Tommy

Rekomendasi untuk Mantra – Kerta pun sudah diteken Prabowo Subianto. Selain meneken rekomendasi untuk Pilgub Bali, Prabowo juga memberikan restu untuk pilkada seluruh Bali.

“Rekomendasi Mantra – Kerta tidak ada masalah. Gianyar dan Klungkung juga rencananya besok (hari ini) diteken bersamaan rekomendasi lain seluruh indonesia,” tuturnya.

Anggota DPR RI itu juga tidak sepakat dengan paradigma Sudikerta sebagai cawagub hanya cadangan cagub.

Menurut dia, wagub juga memiliki peran penting dalam menentukan jalannya pemerintahan.

“Sejarah mencatat, kerajaan Majapahit punya patih Gajah Mada dan raja Hayam Wuruk. Artinya, mau jadi gubernur atau wagub sama saja. Tidak ada nomor satu dan dua,” paparnya.

Gerindra merekomendasikan paket Suwirta – Sukasta (Suwasta) untuk Pilkada Klungkung. Sementara pilkada Gianyar hampir pasti diberikan pada paslon Cok Ibah – Gek Rani.

Baca Juga:  HOT NEWS! Diduga Lakukan Penganiayaan, AWK Dilaporkan ke Polda Bali

Gus Sukarta pun optimistis paket Mantra – Kerta tidak akan berubah. Selain sudah ada komunikasi kedua kandidat, juga sudah ada kesepakatan resmi partai KRB.

“Tiyang sebagai anggota KRB, apa yang diputuskan itu yang kami pegang. Kalau ada perubahan tentu dirapatkan lagi. Kami harus koimtmen dengan keputusan Mantra – Kerta,” tegasnya.



DENPASAR – Tidak hanya Sudikerta yang ke Jakarta menjemput rekomendasi. Cagub KRB, IB Rai Dharmawijaya Mantra juga ikut ke Jakarta.

Wali Kota Denpasar itu akan menghadap Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto. Menurut IB Putu Sukarta, Ketua DPD Gerindra Bali, pihaknya mengajak Rai Mantra bertemu Prabowo untuk memantapkan langkah maju sebagai cagub.

Sebab, rekomendasi Gerindra sudah dipastikan untuk paket Mantra – Kerta. “Gus Rai (Rai Mantra, Red) sebagai kandidat yang diusung Gerindra tentu punya etika.

Beliau kebetulan ke Jakarta sekaligus sowan ke tempat Pak Prabowo,” jelas Gus Sukarta dikonfirmasi terpisah.

Politikus asal Sanur itu menambahkan, penyerahan rekomendasi Gerindra sangat simpel. Gerindra tidak perlu acara penyerahan resmi.

Baca Juga:  Tommy Niat Mundur, Tawarkan Geredeg, Gus Adhi, dan Demer Jadi Cawagub

Rekomendasi untuk Mantra – Kerta pun sudah diteken Prabowo Subianto. Selain meneken rekomendasi untuk Pilgub Bali, Prabowo juga memberikan restu untuk pilkada seluruh Bali.

“Rekomendasi Mantra – Kerta tidak ada masalah. Gianyar dan Klungkung juga rencananya besok (hari ini) diteken bersamaan rekomendasi lain seluruh indonesia,” tuturnya.

Anggota DPR RI itu juga tidak sepakat dengan paradigma Sudikerta sebagai cawagub hanya cadangan cagub.

Menurut dia, wagub juga memiliki peran penting dalam menentukan jalannya pemerintahan.

“Sejarah mencatat, kerajaan Majapahit punya patih Gajah Mada dan raja Hayam Wuruk. Artinya, mau jadi gubernur atau wagub sama saja. Tidak ada nomor satu dan dua,” paparnya.

Gerindra merekomendasikan paket Suwirta – Sukasta (Suwasta) untuk Pilkada Klungkung. Sementara pilkada Gianyar hampir pasti diberikan pada paslon Cok Ibah – Gek Rani.

Baca Juga:  Pemprov dan Pusat Dukung Center for Future of Work UMM di KEK Singhasari

Gus Sukarta pun optimistis paket Mantra – Kerta tidak akan berubah. Selain sudah ada komunikasi kedua kandidat, juga sudah ada kesepakatan resmi partai KRB.

“Tiyang sebagai anggota KRB, apa yang diputuskan itu yang kami pegang. Kalau ada perubahan tentu dirapatkan lagi. Kami harus koimtmen dengan keputusan Mantra – Kerta,” tegasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/