alexametrics
25.4 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Jenderal Gatot: Jangan Ada yang Berniat Ubah Pancasila

RadarBali.com – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengingatkan agar masyarakat Indonesia tetap bersatu, tidak sampai terpecah-pecah.  Yang besar mengayomi yang kecil, dan kecil menghargai yang besar. Hal itu disampaikan Jenderal Gatot saat menggelar ceramah kebangsaan di Taman Bhagawan, Jalan Pratama Nomor 70, Benoa, Kuta Selatan, Badung,  Jumat (4/8) malam.

Jenderal Gatot mengingatkan, siapapun tidak boleh mengubah Pancasila. Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa sudah merupakan suatu kesepakatan para pendiri bangsa, termasuk para pemuka agama.

Pancasila sebagai dasar negara sudah final dan siapapun tidak boleh mengubahnya. Jadi, kalau ada yang mengajak untuk mengubah Pancasila, jangan mau mengikuti dan jangan percaya.

Baca Juga:  Teliti Simantri, Raih Gelar Doktor ke-50 Fakultas Pertanian Unud

“Dalam kesempatan ini saya mengingatkan, NKRI didirikan atas dasar kebhinekaan suku, agama, ras, dan adat istiadat yang harus dipertahankan karena di situlah letak kebesaran bangsa Indonesia,” kata Jenderal Gatot.

Banyak suku dan budaya dari Sabang sampai Merauke, dan banyak tunas agama Islam, Kristen, Hindu, dan Budha bersatu dalam Bhinneka Tunggal Ika.

Maka  wajib menjaga jangan sampai terbelah oleh pihak lain dan jangan sampai mau diadu domba.

 “Peran pemuka agama dalam mendirikan dan melanggengkan NKRI sangat besar. Dasar negara, yakni Pancasila juga sudah disepakati oleh para pendiri bangsa, termasuk pemuka agama di dalamnya,” tuturnya.



RadarBali.com – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengingatkan agar masyarakat Indonesia tetap bersatu, tidak sampai terpecah-pecah.  Yang besar mengayomi yang kecil, dan kecil menghargai yang besar. Hal itu disampaikan Jenderal Gatot saat menggelar ceramah kebangsaan di Taman Bhagawan, Jalan Pratama Nomor 70, Benoa, Kuta Selatan, Badung,  Jumat (4/8) malam.

Jenderal Gatot mengingatkan, siapapun tidak boleh mengubah Pancasila. Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa sudah merupakan suatu kesepakatan para pendiri bangsa, termasuk para pemuka agama.

Pancasila sebagai dasar negara sudah final dan siapapun tidak boleh mengubahnya. Jadi, kalau ada yang mengajak untuk mengubah Pancasila, jangan mau mengikuti dan jangan percaya.

Baca Juga:  Sambut Kedatangan Wisman, Kapolri Minta Sinergitas TNI-Polri

“Dalam kesempatan ini saya mengingatkan, NKRI didirikan atas dasar kebhinekaan suku, agama, ras, dan adat istiadat yang harus dipertahankan karena di situlah letak kebesaran bangsa Indonesia,” kata Jenderal Gatot.

Banyak suku dan budaya dari Sabang sampai Merauke, dan banyak tunas agama Islam, Kristen, Hindu, dan Budha bersatu dalam Bhinneka Tunggal Ika.

Maka  wajib menjaga jangan sampai terbelah oleh pihak lain dan jangan sampai mau diadu domba.

 “Peran pemuka agama dalam mendirikan dan melanggengkan NKRI sangat besar. Dasar negara, yakni Pancasila juga sudah disepakati oleh para pendiri bangsa, termasuk pemuka agama di dalamnya,” tuturnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/