alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

Khianati KGB di Pilkada Gianyar, Ini Langkah Golkar Tak Didepak

RadarBali.com – Kesolidan Koalisi Gianyar Bangkit (KGB) sedang diuji. Ini menyusul sikap Fraksi Golkar yang berseberangan saat meloloskan anggaran KONI Gianyar sebesar Rp 13 miliar.

Padahal, fraksi lain KGB semua sepakat memberi dana KONI sebesar Rp 7 miliar. ‎Anggota KGB meradang mengetahui sikap Golkar tersebut.

Yang menarik, Golkar mulai keder dengan sikap anggota KGB lainnya. Kini, Golkar Gianyar berusaha mengelus KGB supaya tidak ditinggal, terutama menjelang perhelatan pilkada tahun depan.

Ketua DPD II Golkar Gianyar, Made Dauh Wijana, mengatakan pihaknya tidak ingin masalah antara Golkar dan KGB berlarut-larut.

Dia menginginkan kesolidan KGB dalam menghadapi Pilkada mendatang. Bahkan, pihaknya siap melakukan pertemuan dengan para anggota KGB lainnya untuk membereskan berbagai persoalan yang ada.

Bahkan ia mengajak seluruh elemen parpol KGB bahu-membahu menghadapi pilkada mendatang.

Baca Juga:  Performa Golkar - Gerindra Gianyar Jeblok, Demokrat Tertolong Gus Gaga

“Ayo sama-sama membangun KGB, mensolidkan KGB, memenangkan Pilkada bersama-sama. Ayo sama-sama bersatu,” ucap Dauh Wijana.

Sementara itu, wakil ketua KGB yang juga Ketua DPC Gerindra Gianyar, Made Arta Rimbawa membantah pihaknya memberi syarat dengan meminta jajaran DPD Golkar Bali meminta maaf langsung ke KGB.   Menurut Rimbawa, pihaknya hanya ingin meminta klarifikasi terkait langkah Golkar saat meloloskan anggaran KONI Gianyar, senilai Rp 13 miliar lebih.

“Bukan begitu maksudnya, kami tidak menyuruh seperti itu (meminta maaf). Kami ingin agar mereka menyikapi itu (dana KONI). Kami ingin meminta klarifikasi,” ucap Rimbawa.

Ditambahkan, pihaknya juga tidak menginginkan masalah ini menjadi berlarut-larut. Pihaknya siap apabila diadakan pertemuan lanjutan untuk membereskan masalah yang ada tersebut. ‎

Baca Juga:  Polemik Pasar Gianyar, Dorong Desa Adat dan Pemkab Lakukan Mediasi

“Kami juga nggak ingin ini menjadi berlarut. Kami ingin bersatu,” imbuh Rimbawa.‎ Sekretaris DPD Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry, meminta semua pihak menahan diri.

Sugawa mengimbau  berbagai pihak agar tidak mencari-cari masalah jelang Pilkada Gianyar 2018 mendatang.

Menurutnya masalah KGB di Gianyar sudah selesai dengan permintaan maaf dari jajaran Golkar Gianyar dan Fraksi Golkar DPRD Bali.

“Jangan lah mencari-cari kesalahan. Ini kan sudah clear semua. Kan sudah ada permintaan maaf. Semua harus berpikir tenag,” kata politisi asal Buleleng itu.

Sugawa berharap agar parpol-parpol yang tergabung di dalam KGB yakni Golkar, Demokrat, Gerindra, dan PKPI solid menghadapi Pilkada nanti. Pilkada Gianyar yang semakin dekat memerlukan keoslidan koalisi.



RadarBali.com – Kesolidan Koalisi Gianyar Bangkit (KGB) sedang diuji. Ini menyusul sikap Fraksi Golkar yang berseberangan saat meloloskan anggaran KONI Gianyar sebesar Rp 13 miliar.

Padahal, fraksi lain KGB semua sepakat memberi dana KONI sebesar Rp 7 miliar. ‎Anggota KGB meradang mengetahui sikap Golkar tersebut.

Yang menarik, Golkar mulai keder dengan sikap anggota KGB lainnya. Kini, Golkar Gianyar berusaha mengelus KGB supaya tidak ditinggal, terutama menjelang perhelatan pilkada tahun depan.

Ketua DPD II Golkar Gianyar, Made Dauh Wijana, mengatakan pihaknya tidak ingin masalah antara Golkar dan KGB berlarut-larut.

Dia menginginkan kesolidan KGB dalam menghadapi Pilkada mendatang. Bahkan, pihaknya siap melakukan pertemuan dengan para anggota KGB lainnya untuk membereskan berbagai persoalan yang ada.

Bahkan ia mengajak seluruh elemen parpol KGB bahu-membahu menghadapi pilkada mendatang.

Baca Juga:  Cok Ibah Mental dari Daftar Caleg, Ini Klaim Ketua Golkar Gianyar...

“Ayo sama-sama membangun KGB, mensolidkan KGB, memenangkan Pilkada bersama-sama. Ayo sama-sama bersatu,” ucap Dauh Wijana.

Sementara itu, wakil ketua KGB yang juga Ketua DPC Gerindra Gianyar, Made Arta Rimbawa membantah pihaknya memberi syarat dengan meminta jajaran DPD Golkar Bali meminta maaf langsung ke KGB.   Menurut Rimbawa, pihaknya hanya ingin meminta klarifikasi terkait langkah Golkar saat meloloskan anggaran KONI Gianyar, senilai Rp 13 miliar lebih.

“Bukan begitu maksudnya, kami tidak menyuruh seperti itu (meminta maaf). Kami ingin agar mereka menyikapi itu (dana KONI). Kami ingin meminta klarifikasi,” ucap Rimbawa.

Ditambahkan, pihaknya juga tidak menginginkan masalah ini menjadi berlarut-larut. Pihaknya siap apabila diadakan pertemuan lanjutan untuk membereskan masalah yang ada tersebut. ‎

Baca Juga:  Saat Pertama Divonis Positif Corona, yang Teringat Hanya Kematian

“Kami juga nggak ingin ini menjadi berlarut. Kami ingin bersatu,” imbuh Rimbawa.‎ Sekretaris DPD Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry, meminta semua pihak menahan diri.

Sugawa mengimbau  berbagai pihak agar tidak mencari-cari masalah jelang Pilkada Gianyar 2018 mendatang.

Menurutnya masalah KGB di Gianyar sudah selesai dengan permintaan maaf dari jajaran Golkar Gianyar dan Fraksi Golkar DPRD Bali.

“Jangan lah mencari-cari kesalahan. Ini kan sudah clear semua. Kan sudah ada permintaan maaf. Semua harus berpikir tenag,” kata politisi asal Buleleng itu.

Sugawa berharap agar parpol-parpol yang tergabung di dalam KGB yakni Golkar, Demokrat, Gerindra, dan PKPI solid menghadapi Pilkada nanti. Pilkada Gianyar yang semakin dekat memerlukan keoslidan koalisi.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/