alexametrics
25.4 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Gerindra Ngotot Rai Mantra Cagub, Tak Ada Alternatif Lain, Titik

DENPASAR – Tekad Partai Gerindra mengusung Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, sebagai Cagub Bali ‎sudah bulat.

Sikap Gerindra ini setali tiga uang dengan anggota Koalisi Rakyat Bali (KRB) yang menginginkan paket Dharma–Kerta tidak boleh diutak-atik lagi.

Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Bali Nyoman Suyasa, di ruang Komisi I DPRD Bali, Senin (11/12) kemarin.

Politikus asal Karangsem itu menegaskan, Partai Gerindra tidak bisa mengutak-atik lagi paket yang akan diusung.

Bahkan, jika Golkar ngotot terus menolak Dharma – Kerta, Golkar harus berpikir calon lawan yang akan dihadapi (Koster – Ace) memiliki basis massa kuat.

Baca Juga:  Titiek Soeharto: Pendidikan, Kunci Menuju Kemandirian Bangsa

“Kalau ingin menang paket yang diusung KRB adalah Dharma-Kerta bukan Kerta-Dharma,” tegas Suyasa kembali.

‎Ditambahkan Suyasa, sikap Gerindra ini juga sesuai dengan keputusan Demokrat yang sepakat untuk mengunci nama paket Dharma – Kerta.

Suyasa sendiri tak mempermasalahkan survei yang dilakukan Golkar. Dia yakin survei LSI Denny J.A tetap memenangkan paket Dharma – Kerta.

Suyasa mengakui, sampai saat ini Golkar masih mempertahankan nama Ketut Sudikerta sebagai calon gubernur yang akan diusung dan didukung partai koalisi.

Bahkan, dia menyebut hasil survei paket Kerta-Dharma jauh di bawah. “Seharusnya Golkar legowo dengan paket Dharma-Kerta,” cetusnya.

Hal senada disampaikan anggota Fraksi Demokrat DPRD Bali, Ngakan Made Samudra. Menurut Ngakan, Made Samudra paket Dharma-Kerta sudah dikunci oleh partai Demokrat dan Gerindra.

Baca Juga:  Waktunya Kembali Berolahraga Setelah Lebaran

Partai Demokrat, ketika akan menentukan pilihan baik sebagai pengusung maupun sebagai pendukung bakal calon gubernur dan wakil gubernur tentunya sudah dengan berbagai kajian dan pertimbangan.

“Pilihan Demokrat sudah pasti dan bersisfat final mendukung IB Rai Mantra dan Ketut Sudikerta yang kita kenal dengan paket Dharma-Kerta,” terang Ngakan



DENPASAR – Tekad Partai Gerindra mengusung Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, sebagai Cagub Bali ‎sudah bulat.

Sikap Gerindra ini setali tiga uang dengan anggota Koalisi Rakyat Bali (KRB) yang menginginkan paket Dharma–Kerta tidak boleh diutak-atik lagi.

Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Bali Nyoman Suyasa, di ruang Komisi I DPRD Bali, Senin (11/12) kemarin.

Politikus asal Karangsem itu menegaskan, Partai Gerindra tidak bisa mengutak-atik lagi paket yang akan diusung.

Bahkan, jika Golkar ngotot terus menolak Dharma – Kerta, Golkar harus berpikir calon lawan yang akan dihadapi (Koster – Ace) memiliki basis massa kuat.

Baca Juga:  Jadi Penasehat Mantra – Kerta, Bukti Winasa Punya Pengaruh Besar

“Kalau ingin menang paket yang diusung KRB adalah Dharma-Kerta bukan Kerta-Dharma,” tegas Suyasa kembali.

‎Ditambahkan Suyasa, sikap Gerindra ini juga sesuai dengan keputusan Demokrat yang sepakat untuk mengunci nama paket Dharma – Kerta.

Suyasa sendiri tak mempermasalahkan survei yang dilakukan Golkar. Dia yakin survei LSI Denny J.A tetap memenangkan paket Dharma – Kerta.

Suyasa mengakui, sampai saat ini Golkar masih mempertahankan nama Ketut Sudikerta sebagai calon gubernur yang akan diusung dan didukung partai koalisi.

Bahkan, dia menyebut hasil survei paket Kerta-Dharma jauh di bawah. “Seharusnya Golkar legowo dengan paket Dharma-Kerta,” cetusnya.

Hal senada disampaikan anggota Fraksi Demokrat DPRD Bali, Ngakan Made Samudra. Menurut Ngakan, Made Samudra paket Dharma-Kerta sudah dikunci oleh partai Demokrat dan Gerindra.

Baca Juga:  Sssttt…Ketemu di Jakarta, Paket Dharma - Kerta Tinggal Selangkah Lagi

Partai Demokrat, ketika akan menentukan pilihan baik sebagai pengusung maupun sebagai pendukung bakal calon gubernur dan wakil gubernur tentunya sudah dengan berbagai kajian dan pertimbangan.

“Pilihan Demokrat sudah pasti dan bersisfat final mendukung IB Rai Mantra dan Ketut Sudikerta yang kita kenal dengan paket Dharma-Kerta,” terang Ngakan


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/