alexametrics
28.7 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Cok Rat Ingatkan Cagub PDIP Diputuskan DPP

RadarBali.com – Memanasnya pencalonan gubernur 2018, calon yang diusung oleh  Partai PDI Perjuangan Provinsi Bali, belum bisa dipastikan siapa yang akan memperoleh rekomendasi dari Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri.

Menurut Dewan Pertimbangan DPD PDIP Provinsi Bali A.A Ngurah Oka Ratmadi semua itu ditentukan oleh pusat yang berdasarkan  hasil survei yang resmi.

“Nanti kan digodok oleh pusat. Toh, nu joh nu bin satu tahun  (Juga masih panjang penjalanannya, masih satu tahun),” ujar Cok Rat, sapaan akrabnya.

Meski beredar kabar jika calon non kader peluangnya kecil mendapatkan rekomendasi cagub  berdasar Pasal 9 Peraturan PDIP No 4/ 2015, Cok Rat langsung membantah.

Menurutnya, penentuan cagub ditentukan oleh pusat dan hasil survei. Sebab, tidak mungkin yang diusung calon yang tidak tahu berapa persen elektabilitasnya.

Baca Juga:  Cok Rat Sambangi Ponglik Sudiantara, Ternyata Ini yang Dibicarakan…

“Tapi, nanti DPP yang menentukan, tidak persoalan pasal. Nanti kalau yang dicalonkan kader  itu kalah disurvei bagaimana?  Survei kan hampir 80 persen pas,” katanya.

Walaupun ramai bermunculan elektabilitas  I B Rai Dharmawijaya Mantra dan I Wayan Koster diberbagai media sosial  maupun media massa, menurut penglingsir Puri Satria ini, angka-angka itu tak bisa dipercaya kebenarannya.

“ Walau ada poling-poling itu kan gampang, beda dengan survei karena survei ada hitungan dan metode bisa mewakili pemilihan. Lembaga survei punya channel. Survei lebih akurat dari pada polling. Poling kan bisa ngae-ngae (dibuat-buat),” tandasnya. 



RadarBali.com – Memanasnya pencalonan gubernur 2018, calon yang diusung oleh  Partai PDI Perjuangan Provinsi Bali, belum bisa dipastikan siapa yang akan memperoleh rekomendasi dari Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri.

Menurut Dewan Pertimbangan DPD PDIP Provinsi Bali A.A Ngurah Oka Ratmadi semua itu ditentukan oleh pusat yang berdasarkan  hasil survei yang resmi.

“Nanti kan digodok oleh pusat. Toh, nu joh nu bin satu tahun  (Juga masih panjang penjalanannya, masih satu tahun),” ujar Cok Rat, sapaan akrabnya.

Meski beredar kabar jika calon non kader peluangnya kecil mendapatkan rekomendasi cagub  berdasar Pasal 9 Peraturan PDIP No 4/ 2015, Cok Rat langsung membantah.

Menurutnya, penentuan cagub ditentukan oleh pusat dan hasil survei. Sebab, tidak mungkin yang diusung calon yang tidak tahu berapa persen elektabilitasnya.

Baca Juga:  Gerindra Gagal Ikut Pemilu, Bawaslu Mediasi Sore Ini

“Tapi, nanti DPP yang menentukan, tidak persoalan pasal. Nanti kalau yang dicalonkan kader  itu kalah disurvei bagaimana?  Survei kan hampir 80 persen pas,” katanya.

Walaupun ramai bermunculan elektabilitas  I B Rai Dharmawijaya Mantra dan I Wayan Koster diberbagai media sosial  maupun media massa, menurut penglingsir Puri Satria ini, angka-angka itu tak bisa dipercaya kebenarannya.

“ Walau ada poling-poling itu kan gampang, beda dengan survei karena survei ada hitungan dan metode bisa mewakili pemilihan. Lembaga survei punya channel. Survei lebih akurat dari pada polling. Poling kan bisa ngae-ngae (dibuat-buat),” tandasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/