alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 16, 2022

KPU Kota Denpasar Musnahkan 572 Surat Suara Rusak

DENPASAR – Sebanyak 572 lembar surat suara rusak, Selasa (16/4) siang dimusnahkan di halaman kantor KPU Kota Denpasar.

Ketua KPU Kota Denpasar, I Wayan Arsa Jaya mengatakan, pemusnahan ini dilakukan sesuai aturan surat edaran Nomor 667/PP.10.5.SD/07/IV/2019 tentang Pemusnahan Logistik Pemilu Tahun 2019.

“Bahwasanya logistik yang berlebihan, rusak ataupun cacat wajib dimusnahkan  h-1 pencoblosan,” ujar Arsa. 

Adapun surat suara yang dimusnahkan meliputi, 9 lembar surat suara DPR RI  dan 4 lembar surat suara DPRD Kota Denpasar Dapil rusak. Kategori surat suara yang rusak atau cacat  ini adalah gambarnya tidak jelas, kertas sobek, dan ada bercak tinta.

263 lembar surat suara DPR RI, surat suara DPD Dapil Bali,  110 lembar surat suara DPRD Bali dapil 1 (Kota Denpasar), 31 lembar surat suara DPRD Kota Denpasar dapil 1, 3 lembar surat suara DPRD Kota Denpasar dapil 2, 30 lembar surat suara DPRD Kota Denpasar Dapil 3, 120 lembar surat suara DPRD Kota Denpasar dapil 4, dan 4 lembar surat suara DPRD Kota Dapil 5 adalah surat suara yang berlebih. 

Baca Juga:  Sistem Nirayana Picu Kerancuan Hitung Hari, Gagas Diagram Pengelantaka

“Selama proses distribusi surat suara untuk presiden dan wakil presiden, ternyata surat suara yang kami terima sudah cukup dan pas jumlahnya, yang rusak sudah ditarik oleh pihak percetakan,” ujar Arsa. 

Pemusnahan surat suara selain disaksikan sejumlah komisioner KPU Kota Denpasar, juga hadir dari pihak Bawaslu dan Polresta Denpasar. 



DENPASAR – Sebanyak 572 lembar surat suara rusak, Selasa (16/4) siang dimusnahkan di halaman kantor KPU Kota Denpasar.

Ketua KPU Kota Denpasar, I Wayan Arsa Jaya mengatakan, pemusnahan ini dilakukan sesuai aturan surat edaran Nomor 667/PP.10.5.SD/07/IV/2019 tentang Pemusnahan Logistik Pemilu Tahun 2019.

“Bahwasanya logistik yang berlebihan, rusak ataupun cacat wajib dimusnahkan  h-1 pencoblosan,” ujar Arsa. 

Adapun surat suara yang dimusnahkan meliputi, 9 lembar surat suara DPR RI  dan 4 lembar surat suara DPRD Kota Denpasar Dapil rusak. Kategori surat suara yang rusak atau cacat  ini adalah gambarnya tidak jelas, kertas sobek, dan ada bercak tinta.

263 lembar surat suara DPR RI, surat suara DPD Dapil Bali,  110 lembar surat suara DPRD Bali dapil 1 (Kota Denpasar), 31 lembar surat suara DPRD Kota Denpasar dapil 1, 3 lembar surat suara DPRD Kota Denpasar dapil 2, 30 lembar surat suara DPRD Kota Denpasar Dapil 3, 120 lembar surat suara DPRD Kota Denpasar dapil 4, dan 4 lembar surat suara DPRD Kota Dapil 5 adalah surat suara yang berlebih. 

Baca Juga:  Imbas Pilgub DKI, Bawaslu Khawatir Politisasi Isu SARA di Pemilu 2019

“Selama proses distribusi surat suara untuk presiden dan wakil presiden, ternyata surat suara yang kami terima sudah cukup dan pas jumlahnya, yang rusak sudah ditarik oleh pihak percetakan,” ujar Arsa. 

Pemusnahan surat suara selain disaksikan sejumlah komisioner KPU Kota Denpasar, juga hadir dari pihak Bawaslu dan Polresta Denpasar. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/