alexametrics
28.7 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Woow….Suami Anggota Polri, Anggota Bhayangkari Ini Nyaleg Lewat Golkar

GIANYAR – Hari terakhir pendaftaran Calon Legislatif (Caleg), ada istri polisi atau bhayangkari yang ikut mendaftar sebagai caleg.

Istri polisi itu, Ida Ayu Ketut Sarwini, datang membawa berkas caleg diiringi bendera dan kader Golkar menuju kantor KPU Gianyar kemarin.

Setelah menulis daftar register di lantai bawah kantor KPU, Ida Ayu Sarwini yang mengenakan kebaya kuning itu langsung menuju lantai atas untuk pendataan caleg.

Dayu Sarwini nyaleg melalui Daerah Pemilihan (Dapil) Ubud. Ketika dikonfirmasi, Dayu Sarwini mengakui saat ini masih sebagai istri salah satu personil yang bertugas di wilayah Polres Gianyar.

“Saya lagi di luar tugas suami, tapi di saat suami tugas, saya akan mendampingi,” ujar Sarwini, kemarin.

Baca Juga:  Padangsambian Kaja Terancam Coblosan Ulang, Ini Penyebabnya…

Saat ini dia maju mengisi kuota caleg perempuan partai Golkar, untuk merebut kursi di gedung DPRD Gianyar.

Sarwini mengaku nekat terjun sebagai caleg dapil Ubud, untuk memperjuangkan aspirasi perempuan.

“Saya terjun ke dunia politik untuk memperjuangkan aspirasi perempuan,” terangnya. Diakuinya, suami dan keluarganya juga telah mendukung penuh rencananya maju bertarung di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Dayu Sarwini menjelaskan, keterlibatannya di partai politik bukan hal yang baru. Dia mengaku sudah berkecimpung di partai sejak 10 tahun yang lalu, tepatnya pada pada 2008.

“Alasan memilih Golkar, karena partai ini adalah beringin yang melindungi seluruh kader dan seluruh lapisan masyarakat,” tukasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Polres Gianyar, Kompol I Nengah Sadiarta mengaku anggota Polri harus netral.

Baca Juga:  Bawaslu Gianyar Usut Dugaan Curi Start Caleg

Namun pendampingnya, baik istri anggota atau suami anggota sesuai ketentuan, diperbolehkan turut serta dalam aktivitas partai politik.

“Boleh dia (terlibat partai politik, red), kalau suaminya itu yang tidak boleh,” ujar Sadiarta.Mengenai munculnya bhayangkari Polres Gianyar maju sebagai caleg, Kompol Sadiarta mengaku belum tahu. “Yang mana itu? Nanti saya cek juga,” tukasnya.



GIANYAR – Hari terakhir pendaftaran Calon Legislatif (Caleg), ada istri polisi atau bhayangkari yang ikut mendaftar sebagai caleg.

Istri polisi itu, Ida Ayu Ketut Sarwini, datang membawa berkas caleg diiringi bendera dan kader Golkar menuju kantor KPU Gianyar kemarin.

Setelah menulis daftar register di lantai bawah kantor KPU, Ida Ayu Sarwini yang mengenakan kebaya kuning itu langsung menuju lantai atas untuk pendataan caleg.

Dayu Sarwini nyaleg melalui Daerah Pemilihan (Dapil) Ubud. Ketika dikonfirmasi, Dayu Sarwini mengakui saat ini masih sebagai istri salah satu personil yang bertugas di wilayah Polres Gianyar.

“Saya lagi di luar tugas suami, tapi di saat suami tugas, saya akan mendampingi,” ujar Sarwini, kemarin.

Baca Juga:  Rebut Simpati Pemilih Milennial, Sandiaga Uno Mendadak Muncul di Bali

Saat ini dia maju mengisi kuota caleg perempuan partai Golkar, untuk merebut kursi di gedung DPRD Gianyar.

Sarwini mengaku nekat terjun sebagai caleg dapil Ubud, untuk memperjuangkan aspirasi perempuan.

“Saya terjun ke dunia politik untuk memperjuangkan aspirasi perempuan,” terangnya. Diakuinya, suami dan keluarganya juga telah mendukung penuh rencananya maju bertarung di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Dayu Sarwini menjelaskan, keterlibatannya di partai politik bukan hal yang baru. Dia mengaku sudah berkecimpung di partai sejak 10 tahun yang lalu, tepatnya pada pada 2008.

“Alasan memilih Golkar, karena partai ini adalah beringin yang melindungi seluruh kader dan seluruh lapisan masyarakat,” tukasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Polres Gianyar, Kompol I Nengah Sadiarta mengaku anggota Polri harus netral.

Baca Juga:  Pilkada Didepan Mata, Kelian Dinas Diminta Netral

Namun pendampingnya, baik istri anggota atau suami anggota sesuai ketentuan, diperbolehkan turut serta dalam aktivitas partai politik.

“Boleh dia (terlibat partai politik, red), kalau suaminya itu yang tidak boleh,” ujar Sadiarta.Mengenai munculnya bhayangkari Polres Gianyar maju sebagai caleg, Kompol Sadiarta mengaku belum tahu. “Yang mana itu? Nanti saya cek juga,” tukasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/