alexametrics
27.6 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Bawaslu Bali Rekomendasi Tiga TPS di Daerah Dilakukan Coblosan Ulang

DENPASAR-Pascapemungutan suara serentak dan hasil pengawasan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bali akhirnya memutuskan untuk merekomendasikan tiga TPS di tiga kabupaten/kota di Bali dilakukan pencoblosan alias pemungutan suara ulang (PSU).

Seperti disampaikan Ketua Bawaslu Bali I Ketut Ariyani. Dikonfirmasi terkait hasil pengawasan pelaksanaan pemilu serentak 2019 di Bali, ia menyatakan jika ada tiga TPS di tiga kabupaten/kota di Bali yang direkomendasikan untuk menggelar PSU.

“Iya, berdasar pengawasan, kami merekomendasikan PSU di Jembrana, Tabanan dan Denpasar. Dan saat ini sedang diproses,” Ariyani, Kamis kemarin (14/4).

Dikatakan, rekomendasi agar tiga TPS menggelar PSU, itu yakni  untuk Kabupaten Tabanan, diduga anggota KPPS di TPS 29, Banjar Pangkung merusak surat suara calon DPRD Kabupaten.

Baca Juga:  Almarhum Dikenal Saleh & Tawaduk, Kerap Salat Tahajud Sambil Menangis

Sehingga saat ini sedang dilakukan penanganan bersama sentragakkumdu dan sedang dilakukan penelitian dan pemeriksaan untuk diputuskan menjadi rekomendasi PSU.

Sedangkan Di Kota Denpasar, Bawaslu Bali merekomendasikan untuk menggelar PSU di TPS 5, Dauh Puri karena terdapat satu pemilih mencoblos menggunakan e-KTP dari luar Bali tanpa formulir A-5.

Terakhir yakni di Kabupaten Jembrana, kata Ariyani, PSU direkomendasikan di TPS 4, Keluarahan Loloan Timur Jembrana, karena adanya temuan dua orang pemilih yang menggunakan e-KTP dari luar daerah (luar Jembrana) tanpa membawa formulir A-5 yang diberikan memilih oleh KPPS. “Untuk tindak lanjut, [ihak pengawas TPS sudah memberikan rekomendasi ke KPPS agar dilakukan pemungutan suara ulang,”tukasnya. 

Baca Juga:  Banyak Warga Lapas Kerobokan Terancam Tak Ikut Pemilu, Ini Respon KPU


DENPASAR-Pascapemungutan suara serentak dan hasil pengawasan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bali akhirnya memutuskan untuk merekomendasikan tiga TPS di tiga kabupaten/kota di Bali dilakukan pencoblosan alias pemungutan suara ulang (PSU).

Seperti disampaikan Ketua Bawaslu Bali I Ketut Ariyani. Dikonfirmasi terkait hasil pengawasan pelaksanaan pemilu serentak 2019 di Bali, ia menyatakan jika ada tiga TPS di tiga kabupaten/kota di Bali yang direkomendasikan untuk menggelar PSU.

“Iya, berdasar pengawasan, kami merekomendasikan PSU di Jembrana, Tabanan dan Denpasar. Dan saat ini sedang diproses,” Ariyani, Kamis kemarin (14/4).

Dikatakan, rekomendasi agar tiga TPS menggelar PSU, itu yakni  untuk Kabupaten Tabanan, diduga anggota KPPS di TPS 29, Banjar Pangkung merusak surat suara calon DPRD Kabupaten.

Baca Juga:  Terima Driver Online, Togar Siap Melayani dan Perjuangkan Keadilan

Sehingga saat ini sedang dilakukan penanganan bersama sentragakkumdu dan sedang dilakukan penelitian dan pemeriksaan untuk diputuskan menjadi rekomendasi PSU.

Sedangkan Di Kota Denpasar, Bawaslu Bali merekomendasikan untuk menggelar PSU di TPS 5, Dauh Puri karena terdapat satu pemilih mencoblos menggunakan e-KTP dari luar Bali tanpa formulir A-5.

Terakhir yakni di Kabupaten Jembrana, kata Ariyani, PSU direkomendasikan di TPS 4, Keluarahan Loloan Timur Jembrana, karena adanya temuan dua orang pemilih yang menggunakan e-KTP dari luar daerah (luar Jembrana) tanpa membawa formulir A-5 yang diberikan memilih oleh KPPS. “Untuk tindak lanjut, [ihak pengawas TPS sudah memberikan rekomendasi ke KPPS agar dilakukan pemungutan suara ulang,”tukasnya. 

Baca Juga:  Caleg Muda Anti-Politik Uang, Gaet Pemilih Bermodal Program

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/