alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Ngaku Tak Tahu Wajah Menpar Wishnutama, Dipikirnya Menteri Pakai Batik

Kunjungan Menteri Pariwisata RI, Wishnutama ke Pasar Seni Guwang, di Kecamatan Sukawati heboh di media sosial. Video salah menyapa menteri menjadi hiburan di tengah pandemi Covid-19.

Perekam video yang juga dosen di Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Cokorda Putra, tidak sengaja dengan kekeliruan itu.

 

IB INDRA PRASETIA, Gianyar

VIDEO berdurasi 3 menit 53 detik yang diunggah oleh akun Facebook Kado Guang mendadak viral di media sosial tanah air.

Dalam video, si perekam, Cokorda Putra, salah menyapa Menteri Pariwisata Wishnutama. Melalui panggilan WhatsApp, Cokorda Putra mengaku awalnya tak sengaja bertemu.

Kebetulan, dari kediamannya dari Desa Guwang, Cok Putra hendak menuju Kampus UNHI di Denpasar. “Di tengah jalan, saya lihat pasar Guwang kok ramai. Padahal kan tutup,” ujar Cok Putra, kemarin.

Pria yang juga menaruh lukisan di pasar Guwang menghampiri satpam pasar. Dia pun sempat melihat jam.

“Waktu itu sekitar jam 12.30, sebelum pak Menteri makan siang di Bebek Tepi Sawah (Ubud, red),” jelasnya.

Baca Juga:  Gemuk Tit Tit Tit

“Saya tanya satpam, dibilang ada menteri ke Guwang. Saya kan biasa live di facebook, saya langsung ambil HP, live,” imbuhnya.

Melihat ada rombongan berjalan kaki, Cok Putra langsung menghampiri rombongan. Bahkan, kamera yang sedang live justru mengarah kepada Direktur ITDC Bali.

“Saya sama sekali nggak tahu wajah menteri. Saya lihat yang pakai batik, langsung saya sapa,” jelasnya.

Ternyata, salah orang. Dalam video, pria berpakaian batik langsung mengarahkan menteri yang sebenarnya.

Menteri Wishnutama dalam video mengenakan kemeja coklat lengan panjang. “Jujur saya tidak tahu, tidak ada maksud apa-apa,” jelasnya.

Meski seorang dosen, namun dia kurang memperhatikan sosok menteri. “Yang saya tahu itu Pudjiastuti (mantan Menteri Kelautan, red).

Kalau zaman dulu ada Harmoko. Sekarang menteri tiap kabinet ganti, jadi kurang hafal wajah,” jelasnya.

Terkait video itu, Cok Putra yang biasa olahraga bersama Wakil Gubernur Bali, Cok Ace Ardana Sukawati, sampai diketawai.

Baca Juga:  Ide Kreatif saat Ibu Kota Lockdown

“Saya ditegur sama Cok Ace, saya kan biasa ajak lari beliau. Masak dosen nggak tahu menteri,” ujarnya menirukan perkataan Cok Ace sambil tertawa.

Diakui, video yang direkam tersebut viral di tingkat nasional. Banyak yang terhibur dengan isi video tersebut. Menteri Pariwisata Wishnutama juga mengomentari video itu.

Bahkan, di akun Instagram Menteri Pariwisata Wishnutama malah mengunggah video kocak itu. Di postingan, Wishnutama memberi judul, Menteri Yang Tertukar.

“Ya pak menteri langsung komentar di wall saya. Saya langsung sapa beliau mohon maaf,” kata Cok Putra lagi.

Cok Putra yang malang melintang di dunia kesenian mengaku spontan saja merekam dan mengajukan unek-unek mengenai pandemi ini.

“Saya selaku masyarakat, waktu itu juga menyampaikan aspirasi. Seperti di video, ya, saya memang jual lukisan di dalam pasar. Tapi begini situasinya. Mudah-mudahan pandemi ini bisa segera berakhir,” pintanya.



Kunjungan Menteri Pariwisata RI, Wishnutama ke Pasar Seni Guwang, di Kecamatan Sukawati heboh di media sosial. Video salah menyapa menteri menjadi hiburan di tengah pandemi Covid-19.

Perekam video yang juga dosen di Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Cokorda Putra, tidak sengaja dengan kekeliruan itu.

 

IB INDRA PRASETIA, Gianyar

VIDEO berdurasi 3 menit 53 detik yang diunggah oleh akun Facebook Kado Guang mendadak viral di media sosial tanah air.

Dalam video, si perekam, Cokorda Putra, salah menyapa Menteri Pariwisata Wishnutama. Melalui panggilan WhatsApp, Cokorda Putra mengaku awalnya tak sengaja bertemu.

Kebetulan, dari kediamannya dari Desa Guwang, Cok Putra hendak menuju Kampus UNHI di Denpasar. “Di tengah jalan, saya lihat pasar Guwang kok ramai. Padahal kan tutup,” ujar Cok Putra, kemarin.

Pria yang juga menaruh lukisan di pasar Guwang menghampiri satpam pasar. Dia pun sempat melihat jam.

“Waktu itu sekitar jam 12.30, sebelum pak Menteri makan siang di Bebek Tepi Sawah (Ubud, red),” jelasnya.

Baca Juga:  Nasabah Tak Bisa Tarik BPKB Kendaraan, Kerap Melawan Hukum di Daerah

“Saya tanya satpam, dibilang ada menteri ke Guwang. Saya kan biasa live di facebook, saya langsung ambil HP, live,” imbuhnya.

Melihat ada rombongan berjalan kaki, Cok Putra langsung menghampiri rombongan. Bahkan, kamera yang sedang live justru mengarah kepada Direktur ITDC Bali.

“Saya sama sekali nggak tahu wajah menteri. Saya lihat yang pakai batik, langsung saya sapa,” jelasnya.

Ternyata, salah orang. Dalam video, pria berpakaian batik langsung mengarahkan menteri yang sebenarnya.

Menteri Wishnutama dalam video mengenakan kemeja coklat lengan panjang. “Jujur saya tidak tahu, tidak ada maksud apa-apa,” jelasnya.

Meski seorang dosen, namun dia kurang memperhatikan sosok menteri. “Yang saya tahu itu Pudjiastuti (mantan Menteri Kelautan, red).

Kalau zaman dulu ada Harmoko. Sekarang menteri tiap kabinet ganti, jadi kurang hafal wajah,” jelasnya.

Terkait video itu, Cok Putra yang biasa olahraga bersama Wakil Gubernur Bali, Cok Ace Ardana Sukawati, sampai diketawai.

Baca Juga:  Menang Asal

“Saya ditegur sama Cok Ace, saya kan biasa ajak lari beliau. Masak dosen nggak tahu menteri,” ujarnya menirukan perkataan Cok Ace sambil tertawa.

Diakui, video yang direkam tersebut viral di tingkat nasional. Banyak yang terhibur dengan isi video tersebut. Menteri Pariwisata Wishnutama juga mengomentari video itu.

Bahkan, di akun Instagram Menteri Pariwisata Wishnutama malah mengunggah video kocak itu. Di postingan, Wishnutama memberi judul, Menteri Yang Tertukar.

“Ya pak menteri langsung komentar di wall saya. Saya langsung sapa beliau mohon maaf,” kata Cok Putra lagi.

Cok Putra yang malang melintang di dunia kesenian mengaku spontan saja merekam dan mengajukan unek-unek mengenai pandemi ini.

“Saya selaku masyarakat, waktu itu juga menyampaikan aspirasi. Seperti di video, ya, saya memang jual lukisan di dalam pasar. Tapi begini situasinya. Mudah-mudahan pandemi ini bisa segera berakhir,” pintanya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/