27.6 C
Denpasar
Tuesday, January 31, 2023

Aniaya ODGJ, Anggota Polisi di Flores-NTT Ditetapkan sebagai Tersangka

OKNUM polisi berinisial SLB alias ID di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap orang dengan gangguan jiwa (OGDJ) bernama Balbo. Balbo sebelumnya dianiaya hingga dilarikan ke rumah sakit (RS) setempat.

“Berdasarkan keterangan para saksi dan pemeriksaan barang bukti, kita tetapkan SLB alias ID sebagai tersangka dalam kasus ini,” kata Kasat Reskrim Polres Lembata I Wayan Pasek Sujana dalam keterangan yang diterima wartawan, dikutip dari Jawa Pos.com (grupradarbali.id) Senin (23/1/2023).

Pasek menambahkan, selain menetapkan tersangka, pada Sabtu (21/1/2023) pekan lalu, pihaknya sudah mengirimkan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan (SP2HP) kepada keluarga dari OGDJ itu.

Di dalam surat itu juga sudah tertera penjelasan dari tim penyidik, bahwa pihaknya sudah memeriksa empat orang saksi berikut bukti-bukti permulaan tindak pidana penganiayaan terhadap Balbo.

Baca Juga:  Bahas Bisnis Sambil Minum Arak, Pemuda Aniaya Pacar Sendiri

Empat orang saksi yang diperiksa oleh penyidik Polres Lembata antara lain Kristoforus Igo Elanor, Petris Daton, Petrus Bulet Diaz, dan Yulianus Basilius Ata Pito Henakin. “Dari hasil pemeriksaan ini yang membuat kami menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka,” ujar dia.

Terkait apakah ada tersangka lain selain SLB, Waya mengatakan, saat ini proses penyelidikan masih terus berlanjut dan ada kemungkinan akan ada tersangka baru dalam kasus itu.

Sebelumnya, Kapolda NTT Irjen Pol Johanis Asadoma sudah menjanjikan akan menindaklanjuti kasus penganiayaan OGDJ yang sebelumnya diduga dilakukan oleh sejumlah oknum polisi yang bertugas di Polres Lembata.

Dia juga meminta agar aparat kepolisian tidak boleh melakukan tindakan kekerasan terhadap warga. “Saya minta agar anggota yang bertugas di NTT tidak boleh melakukan kekerasan terhadap rakyat,” katanya. (jpg)

Baca Juga:  Pelaku 20 Orang, Korban Dipukuli dari Lantai Tiga Hingga Lantai Satu


OKNUM polisi berinisial SLB alias ID di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap orang dengan gangguan jiwa (OGDJ) bernama Balbo. Balbo sebelumnya dianiaya hingga dilarikan ke rumah sakit (RS) setempat.

“Berdasarkan keterangan para saksi dan pemeriksaan barang bukti, kita tetapkan SLB alias ID sebagai tersangka dalam kasus ini,” kata Kasat Reskrim Polres Lembata I Wayan Pasek Sujana dalam keterangan yang diterima wartawan, dikutip dari Jawa Pos.com (grupradarbali.id) Senin (23/1/2023).

Pasek menambahkan, selain menetapkan tersangka, pada Sabtu (21/1/2023) pekan lalu, pihaknya sudah mengirimkan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan (SP2HP) kepada keluarga dari OGDJ itu.

Di dalam surat itu juga sudah tertera penjelasan dari tim penyidik, bahwa pihaknya sudah memeriksa empat orang saksi berikut bukti-bukti permulaan tindak pidana penganiayaan terhadap Balbo.

Baca Juga:  Tak Diakomodir di DPT Pemilihan Perbekel, Warga Bondalem Protes Keras

Empat orang saksi yang diperiksa oleh penyidik Polres Lembata antara lain Kristoforus Igo Elanor, Petris Daton, Petrus Bulet Diaz, dan Yulianus Basilius Ata Pito Henakin. “Dari hasil pemeriksaan ini yang membuat kami menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka,” ujar dia.

Terkait apakah ada tersangka lain selain SLB, Waya mengatakan, saat ini proses penyelidikan masih terus berlanjut dan ada kemungkinan akan ada tersangka baru dalam kasus itu.

Sebelumnya, Kapolda NTT Irjen Pol Johanis Asadoma sudah menjanjikan akan menindaklanjuti kasus penganiayaan OGDJ yang sebelumnya diduga dilakukan oleh sejumlah oknum polisi yang bertugas di Polres Lembata.

Dia juga meminta agar aparat kepolisian tidak boleh melakukan tindakan kekerasan terhadap warga. “Saya minta agar anggota yang bertugas di NTT tidak boleh melakukan kekerasan terhadap rakyat,” katanya. (jpg)

Baca Juga:  Suparmen Klaim Kegiatan Reses, Bantah Ada Kampanye di Pura

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru