alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

Ini Alasan Pecalang Gadungan Itu Dekati Kapolda dan Minta Foto Selfie

DENPASAR – Deklarasi Pecalang dan Bhabinkamtibmas se – Bali dalam rangka Pilkada Damai 2018 di Lapangan Niti Mandala Renon, Rabu (23/5) kemarin, berlangsung tegang.

Ketegangan dipicu ulah oknum penyusup bernama Putu Wibawa alias Canga, 43, yang secara tiba-tiba di tengah keramaian ingin selfie bareng Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose.

Dengan terpaksa penyusup itu diamankan oleh anggota Brimob dan diserahkan ke Ditreskrumum Polda Bali untuk diperiksa lebih lanjut.

Dari hasil pengembangan, Canga mengaku bahwa ia sebenarnya sedang lari pagi di Lapangan Renon.

Ketika melihat Kapolda, pria berparas sangar berkulit sawo matang dan berbadan kekar ini berinisiatif untuk foto bareng Kapolda.

Dan kenapa ia mengaku dari pecalanag? Menurut sumber, agar dirinya tidak diinterogasi oleh Kapolda dan sejumlah anggota yang ada di lokasi apel.

Baca Juga:  Pantau Rumjab Pejabat Elite, Kapolda: Tak Boleh Lagi Ada Laskar-laskar

“Pengakuan awal seperti ini, tapi ada kejanggalan, masak lari pagi kok pakai kamben, nggak masuk akal. Diduga ada keinginan yang bersangkutan mempolitisir hal tersebut dengan cara seperti ini.

Kapolda kami ngak mungkin foto dengan orang yang menggunakan pakaian seperti itu. Diduga dia relawan dari Mantra-Kerta.

Kami akan telusuri terkait ada apa dibalik ini. Kalau dia nggak waras ya nggak apa, tapi kalau waras maka kami akan dalami lagi,” tutup sumber.

Kabidhumas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja membenarkan terkait diamankannya oknum diduga penyusup dalam kegiatan apel Deklarasi Pecalang dan Bhabinkamtibmas se Bali.

“Benar, anggota masih dalami keterangannya. Pria yang mengaku berasal dari Banjar, Lebah, Klungkung. Kami masih dalami keterangannya,” kata Kombes Hengky

Baca Juga:  Pak Kapolda Tersesat Mencitrakan Orang Bali


DENPASAR – Deklarasi Pecalang dan Bhabinkamtibmas se – Bali dalam rangka Pilkada Damai 2018 di Lapangan Niti Mandala Renon, Rabu (23/5) kemarin, berlangsung tegang.

Ketegangan dipicu ulah oknum penyusup bernama Putu Wibawa alias Canga, 43, yang secara tiba-tiba di tengah keramaian ingin selfie bareng Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose.

Dengan terpaksa penyusup itu diamankan oleh anggota Brimob dan diserahkan ke Ditreskrumum Polda Bali untuk diperiksa lebih lanjut.

Dari hasil pengembangan, Canga mengaku bahwa ia sebenarnya sedang lari pagi di Lapangan Renon.

Ketika melihat Kapolda, pria berparas sangar berkulit sawo matang dan berbadan kekar ini berinisiatif untuk foto bareng Kapolda.

Dan kenapa ia mengaku dari pecalanag? Menurut sumber, agar dirinya tidak diinterogasi oleh Kapolda dan sejumlah anggota yang ada di lokasi apel.

Baca Juga:  Dosen Stikes Buleleng Kompak Bikin APD Pelindung Wajah Bagi Tim Medis

“Pengakuan awal seperti ini, tapi ada kejanggalan, masak lari pagi kok pakai kamben, nggak masuk akal. Diduga ada keinginan yang bersangkutan mempolitisir hal tersebut dengan cara seperti ini.

Kapolda kami ngak mungkin foto dengan orang yang menggunakan pakaian seperti itu. Diduga dia relawan dari Mantra-Kerta.

Kami akan telusuri terkait ada apa dibalik ini. Kalau dia nggak waras ya nggak apa, tapi kalau waras maka kami akan dalami lagi,” tutup sumber.

Kabidhumas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja membenarkan terkait diamankannya oknum diduga penyusup dalam kegiatan apel Deklarasi Pecalang dan Bhabinkamtibmas se Bali.

“Benar, anggota masih dalami keterangannya. Pria yang mengaku berasal dari Banjar, Lebah, Klungkung. Kami masih dalami keterangannya,” kata Kombes Hengky

Baca Juga:  Aneh…Periksa 70 CCTV, Penyerang Anggota Brimob Tak Tersentuh

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/