alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

NKRI Terancam, Puri se-Bali Lahirkan Piagam Negara

RadarBali.com – Situasi berbangsa dan bernegara saat ini menjadi perhatian puri se – Bali yang tergabung dalam Paiketan Puri Puri Sejebag Bali (P3SB).

Dalam paruman yang dihadiri puri-puri se Bali, Minggu (23/7) kemarin, disimpulkan untuk melahirkan sebuah statemen dalam bentuk Piagam Negara, Jembrana sebagai respon kondisi bangsa dan negara yang mulai terancam terpecah belah.

Dalam paruman yang berlangsung di Puri Agung Negara kemarin, sejumlah isu terkini dibahas. Mulai dari isu peredaran narkoba di Bali yang sudah semakin banyak sehingga masuk dalam kategori gawat darurat, serta gejolak politik yang mengancam keutuhan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Anak Agung Gde Agung Bagus Sutedja, selaku tuan rumah dan ketua Paiketan Puri Sejebag Bali mengatakan, pertemuan tersebut mengenai peran puri melestarikan adat dan budaya, serta pengayom masyarakat.

Baca Juga:  Ibu Ani Yudhoyono

“Jadi kita tidak boleh berpihak dan kedua kita tidak boleh kita melakukan berpolitik praktis,” ungkapnya.

Fokus bahasan dalam pertemuan tersebut, lanjutnya, untuk menjaga keutuhan NKRI dan kebhinekaan dalam berbangsa dan bernegara.

Hasilnya terangkum dalam bentuk piagam Negara yang sudah dibahas dan diputuskan dalam paruman.

Penglingsir Puri Agung Negara Ida Dalem Semaraputra yang hadir dalam pertemuan tersebut menambahkan, pertemuan paiketan puri-puri sejebag Bali sebenarnya merupakan aktivitas rutin yang dilakukan puri-puri se – Bali.

Namun dalam setiap pertemuan ada isu-isu terkini yang dibahas. Mengingat kondisi Indonesia saat ini, sehingga perlu dikeluarkan pernyataan sikap atau yang disebut Piagam Negara, Jembrana. ”Ini untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara,” ujarnya. 

Baca Juga:  Sempat Khawatir Kalah, Winasa Bangga Setelah Dipastikan Menang


RadarBali.com – Situasi berbangsa dan bernegara saat ini menjadi perhatian puri se – Bali yang tergabung dalam Paiketan Puri Puri Sejebag Bali (P3SB).

Dalam paruman yang dihadiri puri-puri se Bali, Minggu (23/7) kemarin, disimpulkan untuk melahirkan sebuah statemen dalam bentuk Piagam Negara, Jembrana sebagai respon kondisi bangsa dan negara yang mulai terancam terpecah belah.

Dalam paruman yang berlangsung di Puri Agung Negara kemarin, sejumlah isu terkini dibahas. Mulai dari isu peredaran narkoba di Bali yang sudah semakin banyak sehingga masuk dalam kategori gawat darurat, serta gejolak politik yang mengancam keutuhan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Anak Agung Gde Agung Bagus Sutedja, selaku tuan rumah dan ketua Paiketan Puri Sejebag Bali mengatakan, pertemuan tersebut mengenai peran puri melestarikan adat dan budaya, serta pengayom masyarakat.

Baca Juga:  Pengacara Sebut Nova Ganti Tempurung Kepala, Minta Keringanan Waktu Rehab

“Jadi kita tidak boleh berpihak dan kedua kita tidak boleh kita melakukan berpolitik praktis,” ungkapnya.

Fokus bahasan dalam pertemuan tersebut, lanjutnya, untuk menjaga keutuhan NKRI dan kebhinekaan dalam berbangsa dan bernegara.

Hasilnya terangkum dalam bentuk piagam Negara yang sudah dibahas dan diputuskan dalam paruman.

Penglingsir Puri Agung Negara Ida Dalem Semaraputra yang hadir dalam pertemuan tersebut menambahkan, pertemuan paiketan puri-puri sejebag Bali sebenarnya merupakan aktivitas rutin yang dilakukan puri-puri se – Bali.

Namun dalam setiap pertemuan ada isu-isu terkini yang dibahas. Mengingat kondisi Indonesia saat ini, sehingga perlu dikeluarkan pernyataan sikap atau yang disebut Piagam Negara, Jembrana. ”Ini untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara,” ujarnya. 

Baca Juga:  Saham Mayoritas, Dewan Minta Pembobolan Dana Rp 200 M Bank BPD Diusut

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/