Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

SP2D Terbit! Ini 3 Jenis Bansos yang Disalurkan Akhir Januari 2026

D
Proses distribusi beras bantuan pangan dari pemerintah pusat pada warga miskin.
Proses distribusi beras bantuan pangan dari pemerintah pusat pada warga miskin.

RADAR BALI - Kabar gembira bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Memasuki akhir Januari 2026, pemerintah secara resmi memulai proses penyaluran berbagai bantuan sosial (bansos).


Advertisement

Berdasarkan informasi terbaru, Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) telah diterbitkan, yang menandakan dana dan bantuan fisik siap didistribusikan ke masyarakat.

Proses penyaluran terpantau mulai berjalan serentak di berbagai wilayah sejak Rabu, 21 Januari 2026. Berikut adalah rincian tiga bantuan yang mulai dicairkan:

1. Bantuan Pangan Susulan (Beras 20 Kg & Minyak Goreng)

Advertisement

Bantuan ini ditujukan bagi KPM yang masuk dalam daftar penerima susulan untuk menuntaskan sisa anggaran tahun 2025.

Isi Bantuan: Beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter.

Status: Surat undangan pengambilan sudah mulai dibagikan oleh perangkat desa atau kelurahan setempat.

Advertisement

Penting: Pastikan Anda membawa surat undangan asli saat mendatangi titik pembagian.

2. Program Indonesia Pintar (PIP)

Pemerintah juga mulai menyalurkan bantuan pendidikan bagi siswa jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK.

Sasaran: Siswa yang telah melakukan aktivasi rekening SimPel (Simpanan Pelajar) pada periode sebelumnya.

Tindakan KPM: Orang tua atau siswa disarankan mengecek saldo rekening secara berkala di bank penyalur atau berkoordinasi dengan pihak sekolah mulai pekan ini.

3. Bantuan Beras 10 Kg (Alokasi Tahun 2026)

Bantuan pangan beras resmi berlanjut di tahun 2026. Penyaluran perdana di awal tahun ini mulai diproses seiring dengan turunnya SP2D.

Ketentuan Baru: Untuk tahun 2026, bantuan akan diberikan sebanyak 4 kali alokasi dengan total 40 kg beras per penerima selama setahun.

Status: Proses distribusi dilakukan secara bertahap di berbagai daerah.

Hal Penting yang Harus Diperhatikan

Agar proses pengambilan bantuan berjalan lancar, pastikan Anda memperhatikan hal-hal berikut:

Dokumen Wajib: Selalu bawa dokumen asli berupa KTP Elektronik dan Kartu Keluarga (KK) saat pengambilan bantuan fisik.

Aktivasi Rekening PIP: Bagi penerima PIP yang belum melakukan aktivasi rekening, segera lapor ke pihak sekolah. Dana yang tidak diaktivasi hingga batas waktu tertentu akan dikembalikan ke kas negara.

Cek Undangan: Pantau informasi dari pengurus RT/RW atau pendamping sosial di wilayah masing-masing terkait jadwal dan lokasi pembagian bantuan beras.

Penyaluran ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat di awal tahun 2026.***

Advertisement
Editor : Ibnu Yunianto
Sumber : Radar Bali

Artikel Terkait

  Terbentur Ongkos, Calon Pekerja Migran Asal Klungkung Diprioritaskan Dapat Bansos untuk Biaya

Terbentur Ongkos, Calon Pekerja Migran Asal Klungkung Diprioritaskan Dapat Bansos untuk Biaya

Berkaitan dengan persoalan itu, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Klungkung berupaya mengatasinya dengan program Bantuan Sosial (Bansos) Biaya Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Desil  Berubah Bikin Resah, Dinas Sosial  Jembrana Minta Warga Manfaatkan Jalur untuk Menyanggah

Desil Berubah Bikin Resah, Dinas Sosial Jembrana Minta Warga Manfaatkan Jalur untuk Menyanggah

Perubahan desil tingkat kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) belakangan ini memicu keresahan di tengah masyarakat Kabupaten Jembrana.

Pedih, Terduga Maling Ayam yang Tewas Dimassa Penerima Bansos, Anak Ditawari Sekolah Rakyat

Pedih, Terduga Maling Ayam yang Tewas Dimassa Penerima Bansos, Anak Ditawari Sekolah Rakyat

Terduga maling ayam di Baturiti tewas dimassa. Almarhum merupakan penerima bansos, anaknya ditawari ke Sekolah Rakyat, dan jenazahnya dikubur akibat salah pati.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer