alexametrics
28.7 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Gentle! Ini Pernyataan Cagub Rai Mantra Setelah Gagal Menangi Pilgub

DENPASAR – Hasil hitung cepat (quick count) Pilgub Bali dari lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengunggulkan 

paslon nomor urut 1, Wayan Koster- Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati dengan raihan 58,25 persen dan 41,75 persen untuk paslon nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra- I Ketut Sudikerta.

Lantas, apa reaksi Cagub Rai Mantra? “Menang dan kalah dalam pertarungan itu pasti biasa. Yang paling penting kita menjaga kondusivitas setelah Pilkada ini dan kita harus mengutamakan masyarakat.

Semua ini harus kita serahkan kepada Tuhan dan masyarakat secara umum.  Yang paling penting adalah bagaimana pemilukada ini menjadikan masyarakat lebih baik, lebih paham, dan lebih mengerti pada pendidikan politik,” ucapnya. 

Baca Juga:  Tak Mudah Lahirkan Paket Mantra – Kerta, Rai Mantra; Saya Siap Ngayah

Apapun hasil Pilgub Bali 2018, Rai Mantra mengaku bakal menerima dengan lapang dada. Hal tersebut ungkapnya adalah hasil terbaik dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa 

“Kepada seluruh simpatisan Mantra-Kerta kita harus menerima hasil ini dengan baik. Kita utamakan masalah kedamaian dan persahabatan.

Kita jaga kondusivitas. Kita harus bisa melihat kepentingan yang lebih utama, yaitu menjaga kondusivitas,” tandasnya. 

Apa arti menang dan kalah? Rai Mantra menjawab sama-sama harus terhormat. “Kalau kalah kita harus terhormat dan menang harus bermartabat.

Dalam hal ini itu harus dihargai dengan baik. Ini yang harus menjadi pendidikan politik yang baik. Ini merupakan suatu proses ke depan dan ini merupakan amanah masyarakat

Baca Juga:  Sugawa Sebut Kecil Peluang Sudikerta Jadi Emil Kedua, Ini Dasarnya...

yang tentunya nanti akan berdampak pada masyarakat. Masyarakat di sini yang perlu kita jaga bersama. Itu yang paling penting,” bebernya



DENPASAR – Hasil hitung cepat (quick count) Pilgub Bali dari lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengunggulkan 

paslon nomor urut 1, Wayan Koster- Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati dengan raihan 58,25 persen dan 41,75 persen untuk paslon nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra- I Ketut Sudikerta.

Lantas, apa reaksi Cagub Rai Mantra? “Menang dan kalah dalam pertarungan itu pasti biasa. Yang paling penting kita menjaga kondusivitas setelah Pilkada ini dan kita harus mengutamakan masyarakat.

Semua ini harus kita serahkan kepada Tuhan dan masyarakat secara umum.  Yang paling penting adalah bagaimana pemilukada ini menjadikan masyarakat lebih baik, lebih paham, dan lebih mengerti pada pendidikan politik,” ucapnya. 

Baca Juga:  Ayo ke TPS, Coblos Baju Putih

Apapun hasil Pilgub Bali 2018, Rai Mantra mengaku bakal menerima dengan lapang dada. Hal tersebut ungkapnya adalah hasil terbaik dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa 

“Kepada seluruh simpatisan Mantra-Kerta kita harus menerima hasil ini dengan baik. Kita utamakan masalah kedamaian dan persahabatan.

Kita jaga kondusivitas. Kita harus bisa melihat kepentingan yang lebih utama, yaitu menjaga kondusivitas,” tandasnya. 

Apa arti menang dan kalah? Rai Mantra menjawab sama-sama harus terhormat. “Kalau kalah kita harus terhormat dan menang harus bermartabat.

Dalam hal ini itu harus dihargai dengan baik. Ini yang harus menjadi pendidikan politik yang baik. Ini merupakan suatu proses ke depan dan ini merupakan amanah masyarakat

Baca Juga:  Winasa Punya Pengaruh Besar di Jembrana, Ini yang Dilakukan KRB...

yang tentunya nanti akan berdampak pada masyarakat. Masyarakat di sini yang perlu kita jaga bersama. Itu yang paling penting,” bebernya


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/