alexametrics
27.6 C
Denpasar
Saturday, August 20, 2022

Ditangkap November 2017, PAW Jero Jangol Tak Kunjung Kelar, Kenapa?

DENPASAR – Calon pengganti Jero Komang Swastika alias Jero Jangol sebagai anggota DPRD Bali harus bersabar.

Pasalnya, proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Jero Jangol molor diluar dugaan. Diprediksi PAW sudah kelar dalam

waktu sebulan sejak ditangkap polisi pertengahan November, namun hingga dua bulan berlalu belum ada kejelasan.

Bahkan, Komisi I DPRD Bali sudah mengonsultasikan kembali perihal PAW Jero Jangol ke Kementrian Dalam Negeri.

Namun belum juga ada jawaban. Ketua Komisi I DPRD Bali, Ketut Tama Tenaya, status tersangka yang disandang Jero Jangol menjadi persoalan tersendiri.

Sebab proses hukum di pengadilan belum selesai sehingga pengadilan belum mengeluarkan keputusan tetap atau inkracht.

Ketika kasusnya belum selesai, PAW terhadap mantan politisi Gerindara asal Denpasar itu belum berani dilakukan

Baca Juga:  Airlangga: Pembukaan Keran Ekspor CPO Disertai Pengawasan Ketat

Tama berharap anggota partai Gerindra bisa bersabar. “Kami sudah melakukan konsultasi. Namun hasilnya sampai saat ini belum bisa didapatkan.

Kita tunggu jawaban dari Kementrian Mendagri lagi dua minggu kedepan,” kata Tama Tenaya, kemarin.

Hal senada diungkapkan Ketua Fraksi Golkar  Wayan Gunawan. Politisi asal Kintamani Bangli ini mengatakan, PAW Jero Jangol diperlukan kehati-hatian karena kasusnya berbeda dengan Ketut Mandia.

“Kalau Ketut Mandia mengundurkan diri untuk kepentingan pencalonan Pilkada Klungkung. Sementara Jero Komang Swastika berkaitan dengan kasus hukum,” kata Gunawan.

Dari hasil konsultasi ke Kementrian Dalam Negeri belum ada keputusan final dan DPRD Bali masih menunggu waktu sampai ada jawaban pasti dari Kemendagri.

Baca Juga:  Bagi Sayur Gratis, Singgung JRX SID, Bobby: Semangatnya Terus Mengalir

“Kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari Mendagri,” tukasnya



DENPASAR – Calon pengganti Jero Komang Swastika alias Jero Jangol sebagai anggota DPRD Bali harus bersabar.

Pasalnya, proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Jero Jangol molor diluar dugaan. Diprediksi PAW sudah kelar dalam

waktu sebulan sejak ditangkap polisi pertengahan November, namun hingga dua bulan berlalu belum ada kejelasan.

Bahkan, Komisi I DPRD Bali sudah mengonsultasikan kembali perihal PAW Jero Jangol ke Kementrian Dalam Negeri.

Namun belum juga ada jawaban. Ketua Komisi I DPRD Bali, Ketut Tama Tenaya, status tersangka yang disandang Jero Jangol menjadi persoalan tersendiri.

Sebab proses hukum di pengadilan belum selesai sehingga pengadilan belum mengeluarkan keputusan tetap atau inkracht.

Ketika kasusnya belum selesai, PAW terhadap mantan politisi Gerindara asal Denpasar itu belum berani dilakukan

Baca Juga:  Nama Senator Baru Berseliweran, Diunggulkan, Ini Kata AA Gde Agung…

Tama berharap anggota partai Gerindra bisa bersabar. “Kami sudah melakukan konsultasi. Namun hasilnya sampai saat ini belum bisa didapatkan.

Kita tunggu jawaban dari Kementrian Mendagri lagi dua minggu kedepan,” kata Tama Tenaya, kemarin.

Hal senada diungkapkan Ketua Fraksi Golkar  Wayan Gunawan. Politisi asal Kintamani Bangli ini mengatakan, PAW Jero Jangol diperlukan kehati-hatian karena kasusnya berbeda dengan Ketut Mandia.

“Kalau Ketut Mandia mengundurkan diri untuk kepentingan pencalonan Pilkada Klungkung. Sementara Jero Komang Swastika berkaitan dengan kasus hukum,” kata Gunawan.

Dari hasil konsultasi ke Kementrian Dalam Negeri belum ada keputusan final dan DPRD Bali masih menunggu waktu sampai ada jawaban pasti dari Kemendagri.

Baca Juga:  Kasus Gay, LBH Bali Tuding Satpol PP Badung Lakukan Pelanggaran HAM

“Kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari Mendagri,” tukasnya


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/