alexametrics
28.7 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Cok Ibah – Gek Rani Belum Final, Nasdem Inginkan Cok Ibah-Gus Gaga

RadarBali.com – Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Gianyar menginginkan ada perubahan formasi terhadap paket sementara Cokorda “Ibah” Kertiyasa-Pande Istri Maharani (Cok Ibah-Gek Rani).

Nasdem lebih menginginkan wakil Cok Ibah adalah Ida Bagus Gaga Adisaputra yang tak lain mantan sekda Gianyar yang sudah diberhentikan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ketua DPD Nasdem Gianyar Made Kariasa menyatakan, partainya masih menginginkan mendukung pasangan Tjokorda Raka Kertiyasa-Ida Bagus Gaga Adi Saputra (Cok Ibah-Gus Gaga) sebagai lawan tanding paket Aman dari PDIP.

“Di internal partai kami masih konsisten dukung Cok Ibah-Gus Gaga,” ujar Made Kariasa kemarin. Meski tidak berada di Koalisi Gianyar Bangkit (KGB) yang terdiri

dari Golkar, Demokrat, Gerindra dan PKPI yang mengusung Cok Ibah-Gek Rani, Nasdem tetap berusaha untuk merubah formasi itu.

Harapannya supaya bisa mengusung Cok Ibah-Gus Gaga. Keinginan Nasdem merubah formasi dari KGB, karena pasangan dari KGB tersebut belum mendapatkan rekomendasi dari induk partai.

Baca Juga:  Disebut Kandidat Paling Kaya, Gek Rani Ngaku Hanya Punya Rp 2 Miliar

Tentu Cok Ibah-Gus Gaga masih ada peluang. “Sebelum Cok Ibah-Gek Rani mengantongi rekomendasi dari partai pengusung, masih ada peluang untuk mengusung Cok Ibah-Gus Gaga,” ungkapnya.

Lanjut Kariasa, partainya terus melakukan lobi-lobi dengan partai yang tergabung dalam KGB maupun Hanura.

“Kita terus lakukan lobi dan komunikasi dengan beberapa partai. Mudah-mudahan ada kesepakatan dan bisa mengusung Cok Ibah-Gus Gaga,” ujarnya.

Ditanya seandainya tidak bisa mengusung Cok Ibah-Gus Gaga, Kariasa mengatakan akan mendukung salah satu pasangan.

Bisa bergabung dengan PDIP atau bisa juga ke KGB. “Bisa saja mendung Cok Ibah. Tapi belum ada keputusan, kita masih lakukan komunikasi,” tukasnya.

Sementara itu, partai yang sampai kini belum menentukan sikap dukungan, Hanura Gianyar menunggu instruksi pusat.

Baca Juga:  Obsesi Made Indra untuk Terus Bermusik Kini Jadi Amanah Navicula

Ketua DPC Hanura Gianyar Dewa Alit Budiana mengungkapkan, Partai Hanura terus menjalin komunikasi dengan beberapa partai.

Tapi, sampai saat ini belum menentukan arah dukungan. “Kami terus lakukan penjajakan dengan beberapa partai, tetapi belum ada titik temu,” jelasnya.

Untuk Pilkada Gianyar, pihaknya masih menunggu instruksi dari DPD Hanura Bali. Karena, Hanura Gianyar akan mengikuti arah dukungan dari DPD pada Pilgub Gianyar yang pelaksanaan berbarengan.

“Kami masih menunggu instruksi dari DPD,” ujarnya Kalau ingin kerja maksimal, tentunya kata Budiana, dukungan Hanura Gianyar harus linear dengan dukungan DPD.

Hal ini akan memudahkan saat kampanye  an turun ke masyarakat. “Kalau arah dukungan pada Pilkada Bali dan Pilkada Gianyar tak sejalan, maka akan menjadi kendala saat turun ke masyarakat,” tukasnya.



RadarBali.com – Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Gianyar menginginkan ada perubahan formasi terhadap paket sementara Cokorda “Ibah” Kertiyasa-Pande Istri Maharani (Cok Ibah-Gek Rani).

Nasdem lebih menginginkan wakil Cok Ibah adalah Ida Bagus Gaga Adisaputra yang tak lain mantan sekda Gianyar yang sudah diberhentikan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ketua DPD Nasdem Gianyar Made Kariasa menyatakan, partainya masih menginginkan mendukung pasangan Tjokorda Raka Kertiyasa-Ida Bagus Gaga Adi Saputra (Cok Ibah-Gus Gaga) sebagai lawan tanding paket Aman dari PDIP.

“Di internal partai kami masih konsisten dukung Cok Ibah-Gus Gaga,” ujar Made Kariasa kemarin. Meski tidak berada di Koalisi Gianyar Bangkit (KGB) yang terdiri

dari Golkar, Demokrat, Gerindra dan PKPI yang mengusung Cok Ibah-Gek Rani, Nasdem tetap berusaha untuk merubah formasi itu.

Harapannya supaya bisa mengusung Cok Ibah-Gus Gaga. Keinginan Nasdem merubah formasi dari KGB, karena pasangan dari KGB tersebut belum mendapatkan rekomendasi dari induk partai.

Baca Juga:  Ini Pesan Capres Prabowo Subianto untuk Paket Mantra - Kerta

Tentu Cok Ibah-Gus Gaga masih ada peluang. “Sebelum Cok Ibah-Gek Rani mengantongi rekomendasi dari partai pengusung, masih ada peluang untuk mengusung Cok Ibah-Gus Gaga,” ungkapnya.

Lanjut Kariasa, partainya terus melakukan lobi-lobi dengan partai yang tergabung dalam KGB maupun Hanura.

“Kita terus lakukan lobi dan komunikasi dengan beberapa partai. Mudah-mudahan ada kesepakatan dan bisa mengusung Cok Ibah-Gus Gaga,” ujarnya.

Ditanya seandainya tidak bisa mengusung Cok Ibah-Gus Gaga, Kariasa mengatakan akan mendukung salah satu pasangan.

Bisa bergabung dengan PDIP atau bisa juga ke KGB. “Bisa saja mendung Cok Ibah. Tapi belum ada keputusan, kita masih lakukan komunikasi,” tukasnya.

Sementara itu, partai yang sampai kini belum menentukan sikap dukungan, Hanura Gianyar menunggu instruksi pusat.

Baca Juga:  Pandemi Covid-19 dari Perspektif Linguistik

Ketua DPC Hanura Gianyar Dewa Alit Budiana mengungkapkan, Partai Hanura terus menjalin komunikasi dengan beberapa partai.

Tapi, sampai saat ini belum menentukan arah dukungan. “Kami terus lakukan penjajakan dengan beberapa partai, tetapi belum ada titik temu,” jelasnya.

Untuk Pilkada Gianyar, pihaknya masih menunggu instruksi dari DPD Hanura Bali. Karena, Hanura Gianyar akan mengikuti arah dukungan dari DPD pada Pilgub Gianyar yang pelaksanaan berbarengan.

“Kami masih menunggu instruksi dari DPD,” ujarnya Kalau ingin kerja maksimal, tentunya kata Budiana, dukungan Hanura Gianyar harus linear dengan dukungan DPD.

Hal ini akan memudahkan saat kampanye  an turun ke masyarakat. “Kalau arah dukungan pada Pilkada Bali dan Pilkada Gianyar tak sejalan, maka akan menjadi kendala saat turun ke masyarakat,” tukasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/