RADAR BALI - Setelah video syurnya tersebar dan viral di media sosial, Bu Guru Salsabila ternyata benar-benar menjalani kehidupan normalnya.
Dia memutuskan untuk menikah dengan guru PNS yang mengajar di sebuah SMP di Jember bernama Luqman Hakim.
Bu Guru Salsa ternyata juga lolos seleksi Aparatur Sipil Negara sebagai seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Jember.
Meski demikian, Bu Guru Salsa belum menjalankan tugasnya karena surat keputusan pengangkatannya sebagai PPPK baru akan diterbitkan pada 1 Maret 2026.
Sepekan setelah mengunggah video klarifikasi dan permintaan maaf di akun media sosialnya, Bu Guru Salsa sempat melakukan live di akun TikTok @sissalsaa pada Minggu, 9 Maret 2025.
Dia melakukan live saat main bareng/mabar Mobile Legend.
Seorang pria berkaus kuning terlihat mendampingi Bu Guru Salsa saat dia live TikTok.
Bu Salsa tampak cantik dengan jilbab coklat, berkacamata, dan menggunakan headset.
Penonton di live-nya pun membeludak. Awalnya, live-nya Bu Guru Salsa hanya ditonton sekitar 3 ribu orang.
Namun, jumlah penonton live-nya perlahan bertambah menjadi 10 ribu orang karena link-nya viral di media sosial.
Link tersebut juga dibagikan di sejumlah WA grup. Jumlah orang yang membagikan link-nya bahkan mencapai 2,8 ribu orang. Tak heran, penontonnya terus bertambah karena mengundang rasa penasaran.
Netizen pun heboh dan memberi beragam komentar.
Ada yang mendukung Bu Salsa dengan memberi dukungan moral dan semangat.
Namun, ada yang komen negatif. ”nj*rrr kuat amat mentalnya," kata satu warga net.
"bikin video lagi ama pak lukman buk," kata warganet lain.
"njir live mabar,” sahut netizen lain.
”Ternyata orangnya cantik ya,” salah satu komentar di grup whatsapp.
Setelah live Mobile Legend berakhir, Bu Gusu Salsa kembali live di akun TikTok bermain bermain game merangkai kata-kata Zen Word.
Di game ini, penonton live Bu Guru Salsa hanya ditonton 5.4 ribu penonton.
Live-nya Bu Salsa di akun TikToknya ini seakan-akan meledek polisi Polres Jember yang memanggilnya untuk dimintai keterangan.
Meski demikian, Salsa hingga kini belum memenuhi panggilan polisi.
Kasat Reskrim Polres Jember AKP Angga Riatma saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu mengatakan belum mempunyai materi apa-apa terkait kasus Bu Salsa.
”Bagaimana kami bisa memeriksa handphonenya kalau dia belum kami periksa,” ujarnya seperti dikutip Radar Semarang.
Sementara itu, Kepala Dusun Krajan, Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Jember, Suyono mengakui dirinya sempat ditelpon aparat Polsek Ambulu untuk mendampingi penyidik ke rumah perempuan bernama lengkap Salsabila Rahma tersebut.
Namun, Suyono tidak bisa mengantarkan karena ada keperluan lain.
“Tapi saat itu saya tidak bisa mengantar, jadi tidak tahu polisi ke sana apa tidak,” ujar Suyono.
”Entah polisi udah ke rumah salsa atau belum,” lanjutnya seperti dkutip Radar Semarang.
Suyono mengaku sejak video syurnya viral, Bu Salsa jarang terlihat di rumahnya.
”Salsa sempat meminta surat pengantar nikah setelah videonya viral,” ujarnya.
Ia mengakui kasus video syur itu memang membuat warga geger dan tentunya bukanlah contoh yang baik bagi seorang guru.
Namun, ia juga menyadari bahwa perempuan di dalam video itu adalah korban dari orang tak bertanggung jawab di internet.
Sejauh yang ia ketahui, Salsabila berasal dari keluarga yang agamis.
Ayahnya sering mengikuti acara keagamaan, meskipun tak aktif dalam kegiatan desa.
Ayah Bu Guru Salsa juga memiliki bengkel serta showroom kendaraan bermotor.
Sedangkan ibunya merupakan seorang kepala sekolah.
Suyono mengakui bahwa di tengah kasus viral video syur yang melibatkan Salsabila, keluarganya meminta surat pengantar nikah.
Namun, akad nikah berlangsung secara tertutup dan tidak mengundang seluruh warga termasuk kepala dusun.
“Saya tidak diundang saat akad nikah,” ujarnya.
Bu Guru Salsa diketahui menikah dengan guru asal Lumajang bernama Luqman Hakim. ***
Editor : Ibnu Yunianto