Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Wapres Gibran Janjikan Tol Gilimanuk-Mengwi Lelang Tahun Ini

Dhian Harnia Patrawati • Senin, 16 Februari 2026 | 15:00 WIB
Ilustrasi - Gerbang Tol Mengwi di Badung.
Ilustrasi - Gerbang Tol Mengwi di Badung.

RADAR BALI - Pemerintah pusat memberikan sinyal hijau terhadap kelanjutan proyek infrastruktur strategis di Pulau Dewata.

Salah satunya penegasan Wapres Gibran Rakabuming Raka yang menegaskan proyek tol terpanjang di Bali itu tidak akan mangkrak.

Indikasinya adalah rencana Kementerian PU melakukan tender ulang proyek tol tersebut setelah selesai melakukan kajian business proposal.

"Tahun ini (Tol Gilimanuk-Mengwi) dilelang," kata Gibran dalam rekaman video saat bertemu 72 pelaku industri pariwisata di Poltek Pariwisata Jimbaran akhir pekan lalu.   

Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster juga melakukan pendekatan pada Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy dan Menteri Pekerjaan Umum untuk memastikan pembangunan jalan tol sepanjang 96,84 kilometer tersebut.

"Kami butuh kepastian keberlanjutan pembangunan jalan tol ini karena sangat penting untuk mengurai kemacetan," jelas Koster kepada suami mantan Menlu Retno Pambudy tersebut.

Deputi Bidang Perencanaan Makro Pembangunan Kementerian PPN Eka Chandra Buana mengonfirmasi bahwa proyek tol tersebut telah masuk dalam agenda perencanaan nasional.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari komitmen pemerintah, termasuk arahan Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk memulai proses lelang proyek ini pada tahun ini.

Strategi Pemerataan Infrastruktur

Selain jalan tol, pemerintah provinsi Bali juga menitikberatkan pada pemerataan infrastruktur di wilayah Bali bagian utara, timur, dan barat.

Poin penting yang diusulkan adalah penguatan struktur jalan di Kabupaten Buleleng, Karangasem, dan Tabanan.

Selain itu, Koster juga mendorong pengurangan beban logistik di jalan raya dengan mengalihkan angkutan barang ke jalur laut melalui tiga pelabuhan utama;

Pelabuhan Celukan Bawang (Buleleng) diharapkan dapat menerima kendaraan logistik dari Ketapang yang bertujuan ke Bali Utara.

Pelabuhan Amed di Karangasem untuk melayani wilayah Bali timur.

Pelabuhan Kusamba di Klungkung untuk mendukung distribusi logistik wilayah Bali selatan dan timur.

Koster menilai upaya pengalihan logistik ke jalur laut dianggap sebagai solusi jangka panjang yang efektif.

Dengan beroperasinya pelabuhan-pelabuhan tersebut secara maksimal, kendaraan berat tidak lagi menumpuk di jalur utama Gilimanuk-Denpasar.

"Ini akan mengurai kemacetan yang biasanya terjadi akibat tingginya mobilitas angkutan logistik," ungkap Koster.

Dengan pembangunan infrastruktur tersebut, diharapkan kemacetan dapat terurai dan pertumbuhan ekonomi Bali tidak terkonsentrasi di Bali selatan.***

Editor : Ibnu Yunianto
#kementerian pekerjaan umum #bappenas #logistik bali #KemenPU #pelabuhan celukan bawang #kementerian pu #Rachmat Pambudy #wakil presiden #pembangunan bali #infrastruktur bali #Tol Gilimanuk Mengwi #Gibran Rakabuming #wayan koster