RADAR BALI - Provinsi Bali dipastikan akan memberangkatkan 698 jemaah haji menuju Embarkasi Surabaya pada 9 Mei 2026 mendatang.
Jemaah haji asal Bali tersebut akan melaksanakan ibadah selama 40 hari dan dijadwalkan tiba kembali di tanah air pada 19 Juni 2026. Penerbangan akan menggunakan Saudia Airlines.
Jemaah asal Bali akan terbagi ke dalam dua kelompok terbang (kloter), yaitu SUB-70 dan SUB-71.
Kloter SUB-70 (376 Jemaah):
Tiba di Embarkasi Surabaya: 9 Mei 2026, pukul 07.05 WIB.
Berangkat ke Jeddah: 10 Mei 2026, pukul 07.05 WIB.
Tiba di Arab Saudi: 10 Mei 2026, pukul 15.50 WAS.
Kepulangan dari Madinah: 19 Juni 2026, pukul 00.55 WAS.
Tiba di Surabaya: 19 Juni 2026, pukul 18.05 WIB.
Kloter SUB-71 (322 Jemaah Bali + 54 Jemaah Jawa Timur):
Tiba di Embarkasi Surabaya: 9 Mei 2026, pukul 08.05 WIB.
Berangkat ke Jeddah: 10 Mei 2026, pukul 08.05 WIB.
Tiba di Arab Saudi: 10 Mei 2026, pukul 16.50 WAS.
Kepulangan dari Madinah: 19 Juni 2026, pukul 02.55 WAS.
Tiba di Surabaya: 19 Juni 2026, pukul 20.05 WIB.
Seluruh jemaah akan didampingi 4 petugas PPIH Kloter yang terdiri dari satu ketua kloter, satu pembimbing ibadah, dan dua petugas kesehatan.
Plt. Kabid Bina Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Bali H. Muhammad Nasihuddin mengatakan, jemaah haji akan tiba di Bali pada 20 Juni 2026 sore setelah menempuh perjalanan darat dari Surabaya.
Percepatan Dokumen dan Visa
Kanwil Kemenhaj Bali saat ini fokus menyelesaikan dokumen dan visa. Seluruh dokumen, paspor, pasfoto, dan bukti rekam Saudi Visa Bio (SVB) telah terkumpul pada 22 Januari 2026.
Kemenhaj juga telah melakukan penyusunan regu dan rombongan sebagai syarat pengajuan visa ke Kedutaan Besar Arab Saudi (KBSA). Satu rombongan ditetapkan maksimal 42 jemaah dan satu regu maksimal 11 jemaah.
Untuk meningkatkan pelayanan, satu regu terdiri dari 3 jemaah lansia dan 2 jemaah disabilitas per rombongan.
Sesuai dengan tagline haji 2026, yaitu "Haji Ramah Lansia dan Disabilitas," Nasihuddin meminta KBIHU dan kantor Kemenhaj kabupaten/kota mematuhi aturan komposisi regu tersebut agar jemaah lansia dan disabilitas mendapatkan pengawalan serta perhatian optimal dari jemaah lainnya.
Total kuota Provinsi Bali untuk musim haji 1447 H / 2026 M mencapai sekitar 700 orang, namun dua jemaah berhalangan berangkat di menit menit akhir.
Kabupaten Jembrana tercatat menyumbang 90 calon jemaah haji yang telah menyelesaikan pelunasan pembayaran.***
Editor : Ibnu Yunianto