alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, May 17, 2022

Pindang Tongkol Vakum Menuju Daya Saing Global

PENGEMASAN merupakan instrumen penting dalam industri global. Dengan pengemasan dan sarana penyimpanan yang sesuai, maka hasil bahan pangan termasuk ikan pindang tongkol terjamin mutu dan kualitasnya. Pengemasan melindungi produk dari penyebab kerusakan seperti cahaya, oksigen, kelembaban, mikroba atau serangga sehingga mampu mempertahankan mutu dan nilai gizi serta memperpanjang umur simpan. Bentuk, ukuran, dan desain grafis pengemasan yang estetik akan menarik pembeli.

 

Kemasan tak hanya dituntut memenuhi fungsi-fungsi dasar sebagai wadah, perlindungan dan pengawetan, media komunikasi, serta kemudahan dalam penggunaannya, tetapi juga dituntut ramah lingkungan dan turut aktif memberikan perlindungan produk (active packaging) serta cerdas dalam memberikan informasi kondisi produk yang dikemasnya (intelligent packaging). Yang pasti konsumen mendapat berbagai informasi dan masa kedaluarsa.

 

Kemasan hanya dapat menghambat atau mengurangi derajat daya perusak dari unsur perusak luar. Bila unsur perusaknya seperti mikroba-mikroba pembusuk yang menyebabkan proses kimia atau biokimia berlanjut, maka kemasan tidak dapat berbuat banyak. Kemasan juga tidak dapat melindungi kerusakan produk yang memerlukan sarana penyimpanan dingin atau beku. Untuk itu sarana  penyimpanan dingin dapat berupa refrigerator atau penyimpanan beku yaitu freezer.

Baca Juga:  Tetap Aktif Olah Tubuh saat Pandemi Covid-19

 

Teknologi pengemasan dengan metode vakum berfungsi menghilangkan udara dari produk dan kemudian menguncinya. Teknologi ini dapat memperpanjang umur simpan dengan menghambat pertumbuhan mikroorganisme dan mengembangkan higienitas dengan mengurangi kemungkinan adanya kontaminasi silang. Pengemasan vakum juga menjaga rasa dan melindungi dari dehidrasi serta kehilangan berat. Keuntungan dari pengemasan vakum adalah teknologinya mudah, mampu mengontrol kelembaban produk, mampu menghambat pertumbuhan bakteri aerob, harga lebih mudah dibanding menggunakan kontainer seperti kaleng, serta mampu memperpanjang umur simpan dari produk.

 

Pindang ikan tongkol produksi Sentra Pemindangan Ikan Desa Kusamba disortir terlebih dahulu dengan ukuran panjang rata-rata 26 cm dan berat 200 gram, utuh, tanpa cacat. Pindang ikan tongkol, dilakukan penyiangan dengan membuang bagian kepalanya, dibelah jadi 2 bagian, lalu dibuang isi perut serta tulang vertebra. Selanjutnya disegel dengan mesin vakum sealer. Produk pindang tongkol vakum dan non vakum disimpan pada suhu kamar, suhu dingin dengan refrigerator (50 C), dan suhu beku dengan freezer (-180 C). Pengamatan dilakukan pada hari 0, 7, 14, 21, dan 28,  meliputi kadar histamin, kadar air, kadar total volatile bases; jumlah bakteri, coliform, dan E. coli; serta organoleptik.

Baca Juga:  GKPD BPOM Wujudkan Desa Pangan Aman di Bali

 

Mutu pindang tongkol tanpa pengemasan memiliki masa simpan pada suhu kamar selama 1 hari, sedang yang dikemas vakum memiliki daya simpan lebih dari 7 hari. Suhu penyimpanan menyebabkan pertumbuhan dan perkembangbiakan bakteri. Kemasan produk dalam kondisi yang kembung dapat juga mengindikasikan makanan tersebut sudah tidak aman untuk dikonsumsi. Masa simpan pindang tongkol vakum pada suhu 50 C sampai hari ke-28 masih memiliki mutu yang baik. Pengemasan vakum pindang tongkol pada suhu beku mampu memiliki masa simpan sampai hari ke-28, sangat layak sesuai SNI 2717.1:2009. Pengemasan Vakum dapat menghambat pertumbuhan bakteri pembusuk aerob karena kondisi lingkungan anaerob mampu menekan pertumbuhan bakteri.

*) Penulis merupakan guru besar FP Unwar dan Kepala Badan Penjaminan Mutu (BPM) Unwar.

- Advertisement -

- Advertisement -

PENGEMASAN merupakan instrumen penting dalam industri global. Dengan pengemasan dan sarana penyimpanan yang sesuai, maka hasil bahan pangan termasuk ikan pindang tongkol terjamin mutu dan kualitasnya. Pengemasan melindungi produk dari penyebab kerusakan seperti cahaya, oksigen, kelembaban, mikroba atau serangga sehingga mampu mempertahankan mutu dan nilai gizi serta memperpanjang umur simpan. Bentuk, ukuran, dan desain grafis pengemasan yang estetik akan menarik pembeli.

 

Kemasan tak hanya dituntut memenuhi fungsi-fungsi dasar sebagai wadah, perlindungan dan pengawetan, media komunikasi, serta kemudahan dalam penggunaannya, tetapi juga dituntut ramah lingkungan dan turut aktif memberikan perlindungan produk (active packaging) serta cerdas dalam memberikan informasi kondisi produk yang dikemasnya (intelligent packaging). Yang pasti konsumen mendapat berbagai informasi dan masa kedaluarsa.


 

Kemasan hanya dapat menghambat atau mengurangi derajat daya perusak dari unsur perusak luar. Bila unsur perusaknya seperti mikroba-mikroba pembusuk yang menyebabkan proses kimia atau biokimia berlanjut, maka kemasan tidak dapat berbuat banyak. Kemasan juga tidak dapat melindungi kerusakan produk yang memerlukan sarana penyimpanan dingin atau beku. Untuk itu sarana  penyimpanan dingin dapat berupa refrigerator atau penyimpanan beku yaitu freezer.

Baca Juga:  Cara Efektif Cegah Penyakit Jantung dengan Olahraga

 

Teknologi pengemasan dengan metode vakum berfungsi menghilangkan udara dari produk dan kemudian menguncinya. Teknologi ini dapat memperpanjang umur simpan dengan menghambat pertumbuhan mikroorganisme dan mengembangkan higienitas dengan mengurangi kemungkinan adanya kontaminasi silang. Pengemasan vakum juga menjaga rasa dan melindungi dari dehidrasi serta kehilangan berat. Keuntungan dari pengemasan vakum adalah teknologinya mudah, mampu mengontrol kelembaban produk, mampu menghambat pertumbuhan bakteri aerob, harga lebih mudah dibanding menggunakan kontainer seperti kaleng, serta mampu memperpanjang umur simpan dari produk.

 

Pindang ikan tongkol produksi Sentra Pemindangan Ikan Desa Kusamba disortir terlebih dahulu dengan ukuran panjang rata-rata 26 cm dan berat 200 gram, utuh, tanpa cacat. Pindang ikan tongkol, dilakukan penyiangan dengan membuang bagian kepalanya, dibelah jadi 2 bagian, lalu dibuang isi perut serta tulang vertebra. Selanjutnya disegel dengan mesin vakum sealer. Produk pindang tongkol vakum dan non vakum disimpan pada suhu kamar, suhu dingin dengan refrigerator (50 C), dan suhu beku dengan freezer (-180 C). Pengamatan dilakukan pada hari 0, 7, 14, 21, dan 28,  meliputi kadar histamin, kadar air, kadar total volatile bases; jumlah bakteri, coliform, dan E. coli; serta organoleptik.

Baca Juga:  Penindakan Obat Tradisional Ilegal

 

Mutu pindang tongkol tanpa pengemasan memiliki masa simpan pada suhu kamar selama 1 hari, sedang yang dikemas vakum memiliki daya simpan lebih dari 7 hari. Suhu penyimpanan menyebabkan pertumbuhan dan perkembangbiakan bakteri. Kemasan produk dalam kondisi yang kembung dapat juga mengindikasikan makanan tersebut sudah tidak aman untuk dikonsumsi. Masa simpan pindang tongkol vakum pada suhu 50 C sampai hari ke-28 masih memiliki mutu yang baik. Pengemasan vakum pindang tongkol pada suhu beku mampu memiliki masa simpan sampai hari ke-28, sangat layak sesuai SNI 2717.1:2009. Pengemasan Vakum dapat menghambat pertumbuhan bakteri pembusuk aerob karena kondisi lingkungan anaerob mampu menekan pertumbuhan bakteri.

*) Penulis merupakan guru besar FP Unwar dan Kepala Badan Penjaminan Mutu (BPM) Unwar.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/