27.6 C
Denpasar
Tuesday, January 31, 2023

Waduh! Covid-19 Masih Berkecamuk, 22 Januari 2023 Ratusan Wisman Tiongkok Mendarat di Bali

DENPASAR,radarbali.id – Penularan Covid-19 di Tiongkok kembali berkecamuk. Bahkan, negeri tirai bambu ini sempat melakukan isolasi. Namun, faktanya, ada kejutan pada Tahun Baru Imlek karena direncanakan  22 Januari 2023 besok  akan ada penerbangan charter dari Shenzhen ke Bali.

Ini akan menjadi penerbangan charter pertama sejak Covid-19 tiga tahun lalu. Hal tersebut disampaikan oleh, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun  kemarin (20/1). Bagus Cok,sapaan  menyebutkan terdapat sebanyak 210 penumpang yang akan menginap selama 6 hari di Bali sampai 28 Januari mendatang.  “Itu kami dapat informasi dari Deputi Pemasaran Kemenparekraf. Pada 22 Januari  ada Charter flight dari Shenzhen itu. Itu jumlah penumpang 210,” ucapnya.

Namun sayangnya, belum ada penerbangan langsung dari Tiongkok ke Bali secara regular,  karena untuk yang datang besok hanya pesawat charter. “ Tentu tantangannya adalah belum ada direct flight yang secara reguler dari Tiongkok. Nah ini baru Charter-an,” ucapnya.

Baca Juga:  Jun Bintang Kembali Rilis Single Romantis, Bikin Baper, Ini Judulnya…

Dengan kembalinya Wisatawan Tiongkok akan membuat pariwisata Bali semakin hidup. Lebih lanjutnya ia mengatakan, berdasarkan data Perum Angkasa Pura sampai dengan Maret ini akan ada tambahan direct flight atau pesawat yang langsung datang ke Bali sebanyak 13 pesawat. “Tahun ini sampai Bulan Maret sudah ada usulan masuk dari Perum Angkasa Pura kami menyampaikan,“ imbuhnya.

Hingga kini sebanyak 28 maskapai internasional yang beroperasi yakni diantaranya Airasia Berhad, Cebu Pacific, Citilink Indonesia, Emirates, Garuda Indonesia, Indonesia Airasia, Jetstar Airways, Jetstar Asia Airways, KLM Royal Dutch, Korean Air, Malaysia Airlines, Malindo Air atau Batik Air Malaysia, Philippine Airlines, Qantas Airways, Qatar Airways, Scoot Tigerair, Singapore Airlines, Thai Airasia, Thai Airways, Turkish Airlines, Vietjet Air, Virgin Australia, Philippines Air Asia, China Airlines, Eva Air, Air Asia X, Cathay Pasific dan Batik Air (Indonesia).

Baca Juga:  Wisatawan Tiongkok Landing di Bali dan Terus Mengalir, Koster Target 4,5 Juta, Tak Waswas?

Sementara itu Bandara Ngurah Rai juga melayani 23 rute internasional diantaranya ke Perth, Sydney, Melbourne, Brisbane, Darwin, Adelaide, Cairns, Dilli Timor Leste, Singapore, Kuala Lumpur, Manila, Suvarnabhumi (Bangkok), Don Muang (Bangkok), Hon Chi Minh (Vietnam), Hanoi (Vietnam), Taipei (Taiwan), Narita (Jepang), Incheon (Korea Selatan), Dubai (UEA), Doha (Qatar), Istanbul (Turki), Penang (Malaysia) dan Hongkong. (feb/rid)

 



DENPASAR,radarbali.id – Penularan Covid-19 di Tiongkok kembali berkecamuk. Bahkan, negeri tirai bambu ini sempat melakukan isolasi. Namun, faktanya, ada kejutan pada Tahun Baru Imlek karena direncanakan  22 Januari 2023 besok  akan ada penerbangan charter dari Shenzhen ke Bali.

Ini akan menjadi penerbangan charter pertama sejak Covid-19 tiga tahun lalu. Hal tersebut disampaikan oleh, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun  kemarin (20/1). Bagus Cok,sapaan  menyebutkan terdapat sebanyak 210 penumpang yang akan menginap selama 6 hari di Bali sampai 28 Januari mendatang.  “Itu kami dapat informasi dari Deputi Pemasaran Kemenparekraf. Pada 22 Januari  ada Charter flight dari Shenzhen itu. Itu jumlah penumpang 210,” ucapnya.

Namun sayangnya, belum ada penerbangan langsung dari Tiongkok ke Bali secara regular,  karena untuk yang datang besok hanya pesawat charter. “ Tentu tantangannya adalah belum ada direct flight yang secara reguler dari Tiongkok. Nah ini baru Charter-an,” ucapnya.

Baca Juga:  Polda Bali Pastikan Perayaan Imlek 2574 Aman, Simak Skema Pengamanan

Dengan kembalinya Wisatawan Tiongkok akan membuat pariwisata Bali semakin hidup. Lebih lanjutnya ia mengatakan, berdasarkan data Perum Angkasa Pura sampai dengan Maret ini akan ada tambahan direct flight atau pesawat yang langsung datang ke Bali sebanyak 13 pesawat. “Tahun ini sampai Bulan Maret sudah ada usulan masuk dari Perum Angkasa Pura kami menyampaikan,“ imbuhnya.

Hingga kini sebanyak 28 maskapai internasional yang beroperasi yakni diantaranya Airasia Berhad, Cebu Pacific, Citilink Indonesia, Emirates, Garuda Indonesia, Indonesia Airasia, Jetstar Airways, Jetstar Asia Airways, KLM Royal Dutch, Korean Air, Malaysia Airlines, Malindo Air atau Batik Air Malaysia, Philippine Airlines, Qantas Airways, Qatar Airways, Scoot Tigerair, Singapore Airlines, Thai Airasia, Thai Airways, Turkish Airlines, Vietjet Air, Virgin Australia, Philippines Air Asia, China Airlines, Eva Air, Air Asia X, Cathay Pasific dan Batik Air (Indonesia).

Baca Juga:  Pandemi, Vila Bisa Jadi Pilihan Utama, Hotel Bintang 5 Coba Bangkit

Sementara itu Bandara Ngurah Rai juga melayani 23 rute internasional diantaranya ke Perth, Sydney, Melbourne, Brisbane, Darwin, Adelaide, Cairns, Dilli Timor Leste, Singapore, Kuala Lumpur, Manila, Suvarnabhumi (Bangkok), Don Muang (Bangkok), Hon Chi Minh (Vietnam), Hanoi (Vietnam), Taipei (Taiwan), Narita (Jepang), Incheon (Korea Selatan), Dubai (UEA), Doha (Qatar), Istanbul (Turki), Penang (Malaysia) dan Hongkong. (feb/rid)

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru