Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Perak Celuk, Kopi Kintamani, dan Tenun Bali: Rekomendasi Belanja Oleh-oleh di Bali

Dhian Harnia Patrawati • Selasa, 14 Januari 2025 | 23:11 WIB
ARTISTIK ELEGAN - Kerajinan perak khas Celuk di Gianyar yang menjadi salah satu alternatif oleh-oleh khas Bali.
ARTISTIK ELEGAN - Kerajinan perak khas Celuk di Gianyar yang menjadi salah satu alternatif oleh-oleh khas Bali.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Bali yang kaya dengan tempat wisata juga merupakan surga bagi pecinta belanja.

Ukiran kayu yang detil, kain tenun dengan motif khas, hingga perhiasan emas dan perak yang kaya tradisi mencerminkan kreativitas tinggi krama Bali.

Oleh-oleh seperti pie susu hingga kopi Kintamani yang kaya rasa adalah cara sempurna membawa sepotong Bali ke rumah Anda.

Berikut beberapa jenis oleh-oleh yang wajib Anda jadikan buah tangan setelah liburan:

1. Kain Tenun dan Batik Bali

Produk tekstil khas Bali seperti kain tenun dan batik memiliki keunikan tersendiri. Salah satu yang terkenal adalah kain gringsing dari Desa Tenganan.

Proses pembuatannya menggunakan teknik dobel ikat yang rumit dan memakan waktu berbulan-bulan.

Anda bisa menemukan berbagai pilihan kain ini di pasar seni seperti Pasar Sukawati atau butik-butik lokal di Ubud.

2. Perhiasan Perak Desa Celuk

Desa Celuk di Gianyar adalah pusat kerajinan perak terbaik di Bali. Perhiasan seperti gelang, cincin, anting, hingga aksesoris lainnya dibuat dengan detail dan keahlian tinggi.

Banyak galeri di desa ini yang menawarkan pengalaman melihat langsung proses pembuatan perhiasan, sehingga pengunjung dapat merasakan nilai seni di balik setiap karya.

3. Kopi Kintamani

Bagi pecinta kopi, Bali memiliki kopi khas yang terkenal, yaitu kopi Kintamani. Kopi ini memiliki rasa unik dengan sedikit sentuhan citrus yang segar karena ditanam di dataran tinggi Kintamani.

Banyak wisatawan membawanya pulang sebagai oleh-oleh, baik dalam bentuk biji kopi utuh maupun bubuk. Selain itu, Anda juga bisa menemukan kopi luwak asli Bali yang eksklusif.

4. Pie Susu dan Cemilan Tradisional

Oleh-oleh khas Bali yang paling mudah ditemukan adalah pie susu, camilan manis dengan tekstur renyah di bagian pinggir dan lembut di tengah.

Selain pie susu, Anda juga bisa mencoba aneka camilan tradisional seperti kacang disco, keripik ceker, dan dodol khas Bali.

5. Produk Spa Alami

Bali, yang juga terkenal dengan spa dan relaksasinya, menawarkan produk spa berbahan alami seperti sabun, lulur, minyak esensial, hingga aromaterapi.

Produk-produk ini dibuat dari bahan-bahan lokal seperti kelapa, bunga kenanga, dan cendana.

6. Patung dan Ukiran Kayu

Bali juga identik dengan seni ukiran kayunya. Dari patung berukuran kecil hingga yang besar, karya seni ini sering digunakan sebagai dekorasi rumah. Desa Mas dan Ubud adalah tempat terbaik untuk menemukan kerajinan ukir berkualitas.

7. Kerajinan Anyaman

Produk anyaman dari bambu dan rotan seperti tas, topi, dan tikar juga menjadi oleh-oleh favorit.

Salah satu yang paling populer adalah tas rotan bundar yang kini menjadi tren mode global.

Tempat Terbaik Berburu Oleh-oleh Bali

Pasar Seni Sukawati:

Tempat ini menawarkan berbagai jenis kerajinan tangan, kain, dan aksesori dengan harga yang relatif terjangkau.

Krisna Oleh-oleh:

Salah satu pusat oleh-oleh modern yang menjual berbagai produk khas Bali, mulai dari makanan hingga pakaian.

Jalan Monkey Forest, Ubud:

Kawasan ini dipenuhi toko-toko butik yang menawarkan produk seni dan kerajinan premium.

Pasar Guwang:

Alternatif dari Pasar Sukawati yang lebih sepi, namun tetap menyediakan produk lokal berkualitas.

Tips Berburu Oleh-oleh di Bali


1. Tawar-menawar:


Di pasar tradisional, jangan ragu untuk menawar harga. Biasanya, pedagang memberikan harga lebih tinggi untuk wisatawan.


2. Cek kualitas produk:

Pastikan produk yang Anda beli, terutama kain atau kerajinan tangan, dalam kondisi baik.

3. Belanja di pagi hari:

Beberapa pasar tradisional memiliki tradisi penglaris di mana pedagang lebih ramah memberikan harga terbaik kepada pembeli pertama.

4. Dukung produk lokal:

Prioritaskan belanja produk dari pengrajin lokal untuk membantu melestarikan budaya dan mendukung perekonomian mereka.

Membawa pulang oleh-oleh dari Bali bukan hanya soal membawa barang, tetapi juga membawa cerita dan kenangan.

Pastikan koper Anda dipenuhi dengan produk khas Bali yang akan menjadi pengingat manis dari perjalanan Anda ke pulau dewata.

Editor : Ibnu Yunianto
#oleh oleh #bali